Regional

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 17 Maret 2026 23:24 WIB
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga
NEWSREAL.ID - SAWAH RUSAK: Seorang petani di wilayah selatan Jateng melihat kondisi sawahnya yang rusak akibat kekeringan beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan musim kemarau tahun ini diprakirakan memiliki curah hujan di bawah normal.

“Artinya, kondisi kemarau akan lebih kering dibanding biasanya, sehingga potensi kekeringan perlu diantisipasi sejak dini,” ujarnya. Di wilayah Kabupaten Cilacap, awal musim kemarau diperkirakan mulai pada Mei dasarian kedua. Namun, wilayah pesisir tenggara seperti Binangun dan Nusawungu diprediksi lebih dulu memasuki kemarau pada awal Mei.

Durasi kemarau di Cilacap diperkirakan berlangsung cukup panjang, sekitar 14 hingga 18 dasarian atau setara 140–180 hari. Sementara di Kabupaten Banyumas, awal musim kemarau terjadi bertahap mulai Mei hingga Juni. Wilayah tenggara diprediksi lebih dulu mengalami kemarau, disusul wilayah lain secara bertahap.

Puncak Kekeringan

Durasi kemarau di Banyumas berkisar 110 hingga 180 hari, dengan puncak musim kering diprediksi terjadi pada Agustus 2026. Untuk wilayah Kabupaten Purbalingga, awal kemarau diprakirakan terjadi pada Juni, dengan durasi sekitar 120 hari dan puncaknya juga pada Agustus.

Teguh menjelaskan, kondisi ini berbeda dengan tahun 2025 yang justru memiliki curah hujan di atas normal, bahkan di beberapa wilayah hujan terjadi hampir sepanjang tahun. “Untuk 2026, curah hujan diprakirakan di bawah normal, jadi musim kemarau akan terasa lebih kering,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta waspada saat masa peralihan atau pancaroba yang diperkirakan terjadi pada April hingga Mei 2026. Pada periode tersebut, potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, angin kencang, hingga puting beliung masih bisa terjadi, disertai suhu udara yang terasa lebih panas. (tb)

Berita Terbaru

Demo 26-27 Agustus, Gubernur DKI : Silahkan Demo, tetapi tidak Boleh Anarkis

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Aksi unjuk rasa yang akan dilakukan sekelompok orang di Jakarta, 26–27 Agustus 2026 mendatang mendapat tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Orang nomor...

Pengungsi Bencana di NTT Dapat 954 Ton Bantuan Logistik, Disalurkan BNPB

JAKARTA,NEWSREAL.ID— Sejak 15 hingga 22 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mendistribusikan 954 ton bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di...

Mengejutkan ! Data Pemkab Bandung 1.066 ASN Terindikasi Judi Daring

BANDUNG,NEWSREAL.ID – Ancaman perjudian kian hari kian memprihatinkan. Dikutip dari Antara, sebanyak 1.066 aparatur sipil negara (ASN) terverifikasi data bermain judi daring. Kendati data tersebut...

GKR Hemas Terkesan Kegiatan Diwa Foundation di Yogyakarta, Angkat Inklusivitas dan Kesetaraan

YOGYAKARTA, NEWSREAL.ID— Ketua Pelaksana Suara Inklusi untuk Semua 2026, Diah Warih Anjari bertemu dengan GKR Hemas di Gedung DPD RI, Kamis (20/8/2026) untuk menyampaikan laporan...

Warga Bibis Baru Solo Desak STOP Operasional Tower BTS, Diwa : Nyawa dan Keselamatan Warga Lebih Berharga

SOLO,NEWSREAL.id — Kantor Satpol Kota Solo, Jawa Tengah di geruduk belasan warga dari Kampung Bibis Baru, Nusukan RT 01 dan RT 02, RW 24, Banjarsari,...

Soroti Kasus Pencuri Tewas Dikeroyok Massa, Diwa Foundation: Tegakkan Hukum dan Keadilan

DiwaJAKARTA, NEWSREAL.com– Di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian publik, tangis seorang anak menjadi pengingat bahwa setiap tindak kekerasan meninggalkan dampak panjang bagi keluarga yang...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...

Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar

JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...

Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...

Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini

SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...

Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas

INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...