Nasional

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi bagi Warga Pesisir

Tim Redaksi, Wildan Abdul Rahman
Selasa, 7 Juli 2026 16:28 WIB
BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi bagi Warga Pesisir
NEWSREAL.ID - DOK BMKG

JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada 7–10 Juli 2026. Kondisi tersebut diperkirakan berdampak pada keselamatan pelayaran, aktivitas nelayan, hingga masyarakat di wilayah pantai.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra mengatakan potensi peningkatan tinggi gelombang dipengaruhi pola pergerakan angin yang cukup signifikan di wilayah utara maupun selatan Indonesia.

“Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 3-35 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari tenggara dengan kecepatan 4-32 knot,” kata Agie di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurut BMKG, kecepatan angin tertinggi saat ini terpantau di sejumlah perairan strategis, meliputi Samudra Hindia selatan Lampung hingga selatan Jawa Barat, Laut Jawa, Selat Makassar, Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua Barat Daya, Laut Maluku, Laut Banda, serta Laut Arafuru.

Kondisi tersebut memicu potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di berbagai wilayah perairan.

Wilayah yang diprakirakan mengalami gelombang pada kisaran tersebut meliputi Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), Laut Natuna Utara, Selat Karimata, dan Laut Jawa.

Gelombang setinggi 1,25–2,5 meter juga berpotensi terjadi di Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Bali, Laut Sumbawa, Laut Flores, Laut Banda, Samudra Pasifik utara Papua, Laut Seram, hingga Laut Arafuru.

Sementara itu, BMKG juga mendeteksi potensi gelombang yang lebih tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter, di sejumlah wilayah perairan Samudra Hindia.

Daerah yang diperkirakan mengalami gelombang hingga empat meter meliputi Samudra Hindia barat Lampung, kemudian Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua Barat Daya.

BMKG menegaskan kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terhadap keselamatan berbagai jenis pelayaran, mulai dari perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, hingga kapal kargo.

Karena itu, masyarakat pesisir diminta tidak mengabaikan perkembangan cuaca selama beberapa hari ke depan, terutama bagi nelayan dan pelaku transportasi laut yang akan beraktivitas di wilayah perairan terdampak.

Selain memperhatikan kondisi gelombang, warga juga diimbau terus mengikuti informasi cuaca maritim resmi yang dikeluarkan BMKG sebagai dasar dalam menentukan aktivitas di laut maupun kawasan pesisir.

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang kawasan pesisir sekitar area terdampak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan penuh serta terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim resmi,” ujar Agie.

BMKG berharap kewaspadaan masyarakat dapat meminimalkan risiko kecelakaan di laut maupun dampak lain yang mungkin timbul akibat peningkatan tinggi gelombang selama periode 7 hingga 10 Juli 2026. (OBR).

Sumber: Antara

Berita Terbaru

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Gugun Gumilar: Indonesia Emas 2045 Memerlukan Pemuda yang Mampu Merawat Kerukunan

MANADO,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan Peta Jalan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda...

Berantas Korupsi, Diwa : Sinergitas TNI/Polri, Kejaksaan Dijaga demi Bangsa

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, mendorong sinergitas TNI, Polri dan Kejaksaan, untuk memberantas korupsi di Indonesia. Pernyataan itu muncul setelah Diwa, sapaan...

Prabowo dan PM Modi di Prambanan, Sapa Umat Hindu hingga Tinjau Pemugaran Candi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Keakraban Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi terlihat dalam rangkaian kunjungan bersama di kawasan Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026)....