
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng masih mengkaji rencana penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait implementasi kebijakan tersebut di lingkungan pemerintahan daerah.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan, penerapan WFH di tingkat daerah tidak bisa disamakan dengan kementerian atau lembaga di pemerintah pusat. Menurutnya, cakupan pelayanan pemerintah daerah jauh lebih kompleks dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dari berbagai lapisan.
“Urusan kita luas, dari bayi lahir sampai masyarakat meninggal. Sehingga mekanismenya harus dikaji betul,” ujar Luthfi saat menghadiri acara Halalbihalal di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu (25/3/2026).
Ia juga mengingatkan agar kebijakan WFH tidak disalahartikan sebagai bentuk kelonggaran kerja. Menurutnya, perubahan pola kerja harus tetap mengedepankan profesionalitas dan tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jangan sampai penerapan WFH ini dimaknai sebagai libur atau tidak bekerja. Itu yang harus kita pahami,” tegasnya.
Tunggu Arahan
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan, hingga kini pihaknya masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat terkait kebijakan tersebut. Hal ini penting agar implementasi di daerah tetap selaras dengan regulasi nasional.
“Untuk kebijakan bekerja dari rumah atau WFH, kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Sampai saat ini belum ada regulasi yang kita tetapkan, karena masih dalam tahap kajian,” jelas Sumarno.
Menurutnya, kajian yang dilakukan tidak hanya mempertimbangkan aspek efisiensi kerja, tetapi juga dampaknya terhadap kualitas layanan publik. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kebijakan apapun yang diambil tidak akan menurunkan standar pelayanan kepada masyarakat.
WFH memang menjadi salah satu opsi fleksibilitas kerja yang mulai banyak diterapkan di berbagai instansi, terutama sejak pandemi beberapa tahun terakhir. Namun, untuk level pemerintah daerah seperti di Jateng, penerapannya membutuhkan penyesuaian yang lebih detail, mengingat banyak layanan yang bersifat langsung dan tidak bisa sepenuhnya dialihkan secara daring.
Dengan proses kajian yang masih berlangsung, Pemprov Jateng menegaskan bahwa keputusan yang diambil nantinya harus mampu menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja ASN dan optimalisasi pelayanan publik. Jangan sampai niat memberi kemudahan justru berujung pada turunnya kualitas layanan.
Untuk sementara, para ASN di lingkungan Pemprov Jateng diminta tetap bekerja seperti biasa sambil menunggu kejelasan kebijakan. Satu hal yang pasti, kalaupun WFH nanti diterapkan, itu bukan berarti santai di rumah, tapi tetap kerja serius, hanya beda lokasi. (tb)
Sampah Tumpah Viral di Jl Sultan Agung, DLH Semarang Minta Maaf: Bersih Kurang dari 1 Jam
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait tumpahan sampah yang berceceran di Jalan Sultan Agung, tepatnya...
Semarang Tetap Terkendali di Tengah Lonjakan Arus Mudik-Balik Lebaran
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Semarang hingga Selasa (24/3) malam terpantau berjalan lancar dan terkendali. Kondisi tersebut tidak lepas dari...
Usai Lebaran, ASN DKI Bisa WFA 50 Persen, Presensi Online Dua Kali Sehari
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan kuota maksimal 50 persen setelah libur Lebaran...
Salat Idulfitri di Simpanglima, Gubernur Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kepedulian
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berbaur dengan ribuan warga saat melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Sabtu (21/3/2026). Luthfi...
Lebaran di Balai Kota Semarang: Ribuan Warga Tumpah, Toleransi Makin Terasa
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kuat di halaman Balai Kota Semarang saat ribuan warga memadati lokasi untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447...
Lebaran, 10 Puskesmas di Semarang Tetap Buka 24 Jam Lengkap IGD
NEWSREAL.ID, SEMARANG– Kabar baik untuk pemudik dan warga, sebanyak 10 puskesmas di Kota Semarang tetap buka selama libur Idul Fitri 2026. Seluruhnya dilengkapi Instalasi Gawat...
BBM dan Listrik di Jateng Dipastikan Aman Saat Lebaran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan pasokan energi di Jawa Tengah aman selama arus mudik dan Idul Fitri 2026. Stok bahan bakar minyak (BBM) hingga listrik disebut...
Pemkot Semarang Gelar Shalat Idulfitri di Halaman Balai Kota
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang siap menggelar Shalat Idulfitri 1447 H/2026 M di halaman Balai Kota, Jalan Pemuda No. 148. Momen ini bakal jadi ajang kumpul...
Cek Posko Mudik, Wali Kota: Jalur Darat Waspada, One Way Siap Diterapkan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti turun langsung memantau sejumlah posko pelayanan mudik bersama Forkopimda, Rabu (18/3/2026), untuk memastikan kesiapan jelang puncak arus...
Safari Ramadan di Polrestabes, Forkopimda Kompak Jaga Kondusivitas Kota
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Safari Ramadan dan Tarawih Keliling Pemerintah Kota Semarang bersama Forkopimda di Masjid Al Hidayah Polrestabes Semarang,...
Plat Merah Masih Wira-Wiri Saat Lebaran? Agustina: Itu Lagi Tugas, Bukan Jalan-Jalan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng angkat bicara soal kemungkinan kendaraan dinas atau mobil pelat merah yang masih terlihat beroperasi saat libur Lebaran 2026....
Kapolrestabes Semarang Tekankan Pelayanan Maksimal Saat Mudik
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kapolrestabes Semarang, M Syahduddi, bersama Dandim 0733/Kota Semarang, Priyo Handoyo, melakukan kunjungan kerja ke Pos Pelayanan (Posyan) di Stasiun Tawang, Senin (16/3/2026) malam....

