Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita Daerah

WFH di Jateng Masih Digodok, Gubernur: Jangan Disangka Libur!

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 25 Maret 2026 18:54 WIB
WFH di Jateng Masih Digodok, Gubernur: Jangan Disangka Libur!
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi didampingi Wagub, Taj Yasin memberikan keterangan kepada media usai acara halalbihalal di Kantor Gubernur, Rabu (25/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng masih mengkaji rencana penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait implementasi kebijakan tersebut di lingkungan pemerintahan daerah.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan, penerapan WFH di tingkat daerah tidak bisa disamakan dengan kementerian atau lembaga di pemerintah pusat. Menurutnya, cakupan pelayanan pemerintah daerah jauh lebih kompleks dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dari berbagai lapisan.

“Urusan kita luas, dari bayi lahir sampai masyarakat meninggal. Sehingga mekanismenya harus dikaji betul,” ujar Luthfi saat menghadiri acara Halalbihalal di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu (25/3/2026).

Ia juga mengingatkan agar kebijakan WFH tidak disalahartikan sebagai bentuk kelonggaran kerja. Menurutnya, perubahan pola kerja harus tetap mengedepankan profesionalitas dan tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jangan sampai penerapan WFH ini dimaknai sebagai libur atau tidak bekerja. Itu yang harus kita pahami,” tegasnya.

Tunggu Arahan

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan, hingga kini pihaknya masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat terkait kebijakan tersebut. Hal ini penting agar implementasi di daerah tetap selaras dengan regulasi nasional.

“Untuk kebijakan bekerja dari rumah atau WFH, kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Sampai saat ini belum ada regulasi yang kita tetapkan, karena masih dalam tahap kajian,” jelas Sumarno.

Menurutnya, kajian yang dilakukan tidak hanya mempertimbangkan aspek efisiensi kerja, tetapi juga dampaknya terhadap kualitas layanan publik. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kebijakan apapun yang diambil tidak akan menurunkan standar pelayanan kepada masyarakat.

WFH memang menjadi salah satu opsi fleksibilitas kerja yang mulai banyak diterapkan di berbagai instansi, terutama sejak pandemi beberapa tahun terakhir. Namun, untuk level pemerintah daerah seperti di Jateng, penerapannya membutuhkan penyesuaian yang lebih detail, mengingat banyak layanan yang bersifat langsung dan tidak bisa sepenuhnya dialihkan secara daring.

Dengan proses kajian yang masih berlangsung, Pemprov Jateng menegaskan bahwa keputusan yang diambil nantinya harus mampu menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja ASN dan optimalisasi pelayanan publik. Jangan sampai niat memberi kemudahan justru berujung pada turunnya kualitas layanan.

Untuk sementara, para ASN di lingkungan Pemprov Jateng diminta tetap bekerja seperti biasa sambil menunggu kejelasan kebijakan. Satu hal yang pasti, kalaupun WFH nanti diterapkan, itu bukan berarti santai di rumah, tapi tetap kerja serius, hanya beda lokasi. (tb)

Berita Terbaru

BNPB: Pengungsi Banjir Demak Bertambah Jadi 2.839 Jiwa, Sebar di Sejumlah Titik

NEWSREAL.ID, DEMAK- BNPB melaporkan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Demak terus bertambah dan kini mencapai 2.839 jiwa. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi...

Banjir Demak Meluas, Ahmad Luthfi Dorong Penanganan Terpadu dari Hulu ke Hilir

NEWSREAL.ID, DEMAK- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan penanganan banjir di Kabupaten Demak harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Untuk itu, pihaknya akan segera...

Stok BBM dan LPG Jateng Aman, Warga Diimbau Tak Lakukan Panic Buying

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayahnya dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta tidak melakukan panic buying serta...

Sowan ke Ulama, Agustina Galang Dukungan Sukseskan MTQ Nasional 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 tahun 2026. Salah satunya dilakukan melalui silaturahmi ke...

WFH ASN Diterapkan Tiap Jumat, Pemkot Semarang Fokus Tekan Konsumsi BBM

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat menyusul arahan pemerintah pusat yang mulai...

Sambangi Para Pendahulu, Agustina Dorong Pembangunan Semarang Berkelanjutan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan silaturahmi sekaligus halal bihalal ke sejumlah mantan Wali Kota Semarang dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan kota. Kegiatan yang...

Wali Kota Apresiasi ASN, Semarang Tetap Kondusif Selama Libur Lebaran

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Agustina Wilujeng memberikan apresiasi kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap menjalankan tugas selama masa libur Lebaran, sehingga kondisi Kota...

Haul KH Sholeh Darat Jadi Momentum, Pemkot Semarang Usulkan Gelar Pahlawan Nasional

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pemkot Semarang terus mendorong pengakuan atas jasa ulama besar KH Sholeh Darat dengan mengusulkan beliau sebagai Pahlawan Nasional. Usulan tersebut kini telah disampaikan...

Pemkot Semarang Teken Kerja Sama PSEL Bareng Pemprov dan Pemkab Kendal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya serius Pemkot Semarang dalam menangani persoalan sampah memasuki tahap yang lebih konkret. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja...

Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan, Kunjungan Naik 24,7 Persen dan Hotel Nyaris Penuh

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kawasan Kota Lama Semarang semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit selama libur Lebaran 2026. Lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan turut mendorong tingkat hunian...

Mahakarya & Sesaji Rewanda, Cara Pemkot Semarang Hidupkan Tradisi Goa Kreo

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang menghadirkan perpaduan unik antara seni modern dan tradisi sakral melalui gelaran Mahakarya Goa Kreo dan ritual Sesaji Rewanda di kawasan...

Hujan Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Semarang Perkuat Tanggul Kali Babon

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang kembali memicu banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Tembalang. Mengantisipasi dampak yang lebih luas,...