
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Validasi data yang akurat menjadi kunci keberhasilan dalam penyediaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal itu ditegaskan Dirjen Bidang Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Aziz Andriansyah saat penandatanganan kesepakatan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan 35 kepala daerah se-Jateng.
“Pendataan jadi hal penting, karena dari data tersebut kebijakan bisa diarahkan. Kita bisa mengetahui kemiskinan ekstrem berapa, kebutuhan perumahan, data RTLH berapa, dan siapa yang harus menerima, sehingga tidak salah sasaran dalam penyaluran,” kata Aziz, Jumat (20/6) di Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang.
Menurut Aziz, Kementerian PKP saat ini tengah berupaya menambah kuota rumah subsidi menjadi sekitar 350 ribu unit secara nasional, sebagai bagian dari strategi mengurangi backlog dan meningkatkan akses rumah layak bagi masyarakat.
Upaya tersebut ditindaklanjuti melalui kerja sama multipihak, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan sektor swasta. Salah satu bentuknya adalah program penyediaan rumah bagi MBR dan ASN di Jateng, yang pada 2025 ditargetkan mencakup 20 ribu unit.
Langkah ini disambut antusias oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi. Ia menilai program dari Kementerian PKP sejalan dengan visi daerahnya, yakni “Satu KK Satu Rumah Layak Huni”. Pemprov Jateng menargetkan membangun 17 ribu unit rumah RTLH dari APBD tahun 2025, dan menuntaskan backlog sekitar 310.855 unit.
Validasi Data
“Maka hari ini dengan bupati/wali kota kita melakukan rapat untuk memvalidkan data. Sehingga, tidak hanya kewajiban pemerintah pusat, pemerintah provinsi, semua stakeholder kita libatkan, Baznas, CSR, dan pihak ketiga, semuanya bisa mengikis kebutuhan rumah yang bagian dari unsur miskin ekstrem di tempat kita,” terang Luthfi.
Dukungan dari sektor swasta dan lembaga filantropi seperti CSR Nojorono, Astra, Djarum, Bank Jateng, Yayasan Buddha Tzu Chi, hingga Baznas Jateng, juga telah menyumbang 2.070 unit rumah dari total program penanganan 26.356 unit di 2025.
Cerita warga seperti Nur Cholis, guru honorer dari Kendal, menjadi bukti nyata dampak program ini. Ia akhirnya bisa memiliki rumah sendiri berkat kemudahan skema angsuran rumah subsidi.
“Kalau saya ambil 15 tahun, angsuran per bulan sekitar Rp1,28 juta, masih terjangkau untuk saya,” ujar Nur Cholis yang kini menanti momentum untuk pindah dari kontrakan ke rumah barunya.
Kementerian PKP, dikatakan Aziz, menyebut kolaborasi dan gotong royong lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian target nol rumah tidak layak huni. Muara dari semua itu pada akhirnya akan mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan perumahan yang inklusif dan terarah. (tb)
Warga Bibis Baru Solo Desak STOP Operasional Tower BTS, Diwa : Nyawa dan Keselamatan Warga Lebih Berharga
SOLO,NEWSREAL.id — Kantor Satpol Kota Solo, Jawa Tengah di geruduk belasan warga dari Kampung Bibis Baru, Nusukan RT 01 dan RT 02, RW 24, Banjarsari,...
Soroti Kasus Pencuri Tewas Dikeroyok Massa, Diwa Foundation: Tegakkan Hukum dan Keadilan
DiwaJAKARTA, NEWSREAL.com– Di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian publik, tangis seorang anak menjadi pengingat bahwa setiap tindak kekerasan meninggalkan dampak panjang bagi keluarga yang...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...
Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar
JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...
Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara
JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...
Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini
SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...
Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas
INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...
Perkuat Pendidikan Inklusif, Pemerintah Percepat Revitalisasi SLB hingga Digitalisasi Pembelajaran
KENDAL, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Langkah tersebut menjadi bagian...
4 Juta Anak Belum Sekolah, Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat
JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah terus dipercepat. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan Presiden memberikan...
KPK Bergerak di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Terjaring OTT
SOLO,NEWSREAL.id– Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026). Namun demikian, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif dan belum...
Bupati Kendal Tegaskan Keterbukaan Informasi Wajib Jadi Budaya di Seluruh Sekolah Dasar
KENDAL, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan melalui penguatan budaya keterbukaan informasi di lingkungan sekolah dasar. Bupati Kendal Dyah...