Humaniora

Kemenag Perkenalkan Reconnect, Pendekatan Keagamaan untuk Rehabilitasi Mantan Napiter

Tim Redaksi, newsreal.id
Kamis, 11 Juni 2026 16:10 WIB
Kemenag Perkenalkan Reconnect, Pendekatan Keagamaan untuk Rehabilitasi Mantan Napiter
NEWSREAL.ID - Direktur Urais dan Binsyar Kemenag, Arsad Hidayat. (Foto Kemenag)

JAKARTA,NEWSREAL.id – Tantangan utama dalam proses kembalinya mantan napiter menjadi warga negara karena minimnya pendekatan berbasis keagamaan yang menyentuh akar rumput.

Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng sejumlah lembaga dalam melakukan mencarikan solusi dengan mengenalkan program baru bernama Religious Counselors Prison Rehabilitation and Community Reintegration (Reconnect).

Program ini menandai pergeseran paradigma dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi mantan napiter dengan mengedepankan pendekatan keagamaan melalui peran penyuluh agama.

“Jadi sengaja namanya pun kami sesuaikan dengan apa yang menjadi tujuan program kami, reconnect. Mengkonekan kembali, mengkonekan kembali mereka yang sudah lepas yaitu para Napiter,” ujar
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag, Arsad Hidayat saat Konferensi Pers Peaceful Muharam 1448 H di Kantor Kemenag Thamrin, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Rangkaian kegiatan Reconnect yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni, 6 Juli, dan 3 Agustus 2026. Rangkaian ini akan diawali dengan dialog kebijakan nasional untuk memetakan kendala lapangan.

Kemenag juga telah menyiapkan proyek percontohan (pilot project) di wilayah Jawa Barat dengan menerjunkan para penyuluh agama sebagai pendamping personal bagi para mantan napiter. Melalui pola satu penyuluh mendampingi satu mantan napiter (one-on-one), diharapkan proses asimilasi di masyarakat dapat berjalan lebih humanis.

“Nah kami mencoba membawa pendekatan keagamaan melalui para penyuluh agama supaya mereka kembali lagi menjadi warga biasa yang mereka bisa dikenal orang dan mereka diperlakukan layaknya warga-warga yang lainnya,” jelasnya.

Selain pendampingan ideologis dan sosial, Kemenag juga tengah mengkaji terobosan regulasi dari sisi filantropi Islam guna mendukung kemandirian ekonomi mantan napiter.

Kemenag membuka ruang diskusi untuk mengkategorikan mantan napiter yang kehilangan hak-hak keperdataannya menjadi bagian dari asnaf yang berhak menerima zakat (mustahik). Langkah ini dipandang krusial untuk menghapus stigma dan mencegah kembalinya mantan napiter ke jaringan lama akibat faktor eksklusi sosial dan ekonomi. (Bun)

Berita Terbaru

Cerita Inspiratif, Pulih Usai Kecelakaan Maut, Diah Warih Tumbuhkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan...

Gugun Gumilar Tekankan Kebebasan Beragama dan Beribadah sebagai Hak Konstitusional

BANDUNG,NEWSREAL.id – Stafsus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menggelar pertemuan dengan Jemaat Rumah Doa Methodis Injili Jemaat...

Stafsus Menag terima Patriot Garda Indonesia Hibahkan Koleksi Buku Kristen ke Perpustakaan Masjid Istiqlal

JAKARTA,NEWSREAL.id-Dalam upaya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dan memperkaya khazanah literasi lintas iman, PGI (Patriot Garda Indonesia) secara resmi menyerahkan bantuan hibah berupa 181 eksemplar...

Stafsus Menteri Agama : Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global

JAKARTA, NEWSREAL.id – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat semangat perubahan, memperluas wawasan, serta menghadirkan kontribusi...

Kunjungi Solo, Ini yang disampaikan Gugun Gumilar

SOLO, NEWSREAL.id – Stafsus Menang Gugun Gumilar mengunjungi Kota Solo, Jumat sore. Tujuan kehadiran Gugun untuk mendengar langsung kondisi lapangan. “Sore hari ini saya tiba...

Perbedaan Sunni – Syiah Bagian Fitrah, Gugun Gumilar : We are brother and sister in Islam. We are Muslim !

JAKARTA,NEWSREAL.id – Staf Khusus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menghadiri Seminar “Al-Qur’an: Kitab Suci Yang Abadi” di...

Stafsus Menag Gugun Gumilar Hadir di GKA Solo, Ajak Umat beragama kompak Jaga Persatuan

SOLO,NEWSREAL.id – Seluruh umat beragama di Indonesia diajak terus mempererat kekompakan untuk merawat dan menjaga persatuan kesatuan bangsa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara...

Pembubaran Ibadah di Bantul DIY, Stafsus Kemenag Siap Turun ke Jogja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Aksi pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026), langsung mendapatkan respons. Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar...

Kisah Ikon Global Haji 2026, Nenek Jumariah yang Sebatang Kara

DADA Jumariah berdebar kencang saat kakinya melangkah memasuki pelataran Masjidil Haram, Minggu (10/5/2026). Di bawah terik langit Makkah, perempuan lanjut usia itu berulang kali mengusap...

Staf Khusus Menag RI Rayakan Hardiknas bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Pembinaan dan Beasiswa

JAKARTA,NEWSREAL.id — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mengunjungi kegiatan belajar anak-anak di Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia...

Disambut Gembira Ria, RUU PPRT Disahkan sebagai Undang-undang

JAKARTA,newsreal.id – DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi Undang-Undang. Pengesahan ini disambut antusias oleh PRT yang...

Peringatan 67 Tahun Pengabdian Sangha Agung Indonesia, Menag : Rumah Ruang Menemukan Ketenangan

JAKARTA,newsreal.id — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya memaknai rumah ibadah sebagai ruang untuk membangun ketenangan batin, refleksi diri, dan pendalaman nilai-nilai spiritual. Hal tersebut...

Leave a comment