YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan akrab aktivis perempuan asal Solo, Jawa Tengah itu, menjadi penyandang disabilitas permanen.
Saat itu Diwa mengalami patah tulang di sembilan bagian tubuh dan pemulihannya menelan waktu panjang. Setelah pulih total, pengalaman pahit itu pun menjadi motivasi kuat baginya untuk membantu sesama. Diwa pun mendirikan melalui DIWA Foundation pada tahun 2022.
Salah satu gerakan kemanusiaan DIWA Foundation adalah aksi bedah rumah bagi warga tak mampu, khususnya penyandang disabilitas.
Baca juga: Rusak Parah, Rumah ODGJ di Yogyakarta Terima Bantuan dari Diwa Foundation
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program bedah rumah bagi keluarga penyandang disabilitas yang resmi dimulai di Kota Yogyakarta, Minggu (5/7/2026) lalu.
Bersama Pemerintah Kota Yogyakarta, Diwa Foundation mengawali gerakan sosial dengan merenovasi dua rumah milik keluarga penyandang disabilitas agar menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan ramah bagi penghuninya.
Bagi Diah, program tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan lahir dari pengalaman hidup yang membentuk kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas.
“Saya mengalami kecelakaan maut 13 tahun lalu. Badan saya patah sembilan. Saya sempat tidak bisa jalan maupun menggerakkan tangan. Saat itu saya berpikir, kalau tidak bisa berjalan, saya difabel,” ujarnya.
Baca juga: 7 Nota Kesepahaman Indonesia-Belarus, Presiden Prabowo: Tonggak Penting di Sektor Strategis
Selama menjalani masa pemulihan, ia merasakan langsung bagaimana hidup dalam keterbatasan. Pengalaman itu membangun empati yang mendalam terhadap perjuangan para penyandang disabilitas yang setiap hari menghadapi tantangan fisik, mental, ekonomi, hingga lingkungan yang belum sepenuhnya mendukung.
“Karena saya sempat mengalami sakit dalam keterbatasan, saya merasakan bagaimana teman-teman difabel menjalani hidup,” katanya.
Mengapa Yogyakarta?
Yogyakarta dipilih sebagai titik awal gerakan tersebut sebelum diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
“Kami hadir di Jogja karena kita mulai dari titik nol. Nanti Jogja kita estafet menuju kota-kota lain,” ujarnya.
Pada tahap pertama, bantuan renovasi diberikan kepada rumah Mursiti di Cokrodiningratan yang dihuni ibu dan anak penyandang disabilitas mental, serta rumah Rohmawati di Prawirodirjan yang memiliki putra penyandang tuna daksa bernama Zaki.
Masing-masing rumah memperoleh bantuan renovasi senilai lebih dari Rp20 juta melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan semangat gotong royong masyarakat.
Menurut Diah, rumah yang layak menjadi kebutuhan mendasar bagi penyandang disabilitas karena tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mendukung kualitas hidup serta kemandirian penghuninya.
“Pengalaman itu membuat saya merasakan bagaimana hidup dalam keterbatasan. Dari situlah muncul keinginan untuk membantu teman-teman difabel agar memiliki kehidupan yang lebih layak,” tuturnya.
Wali Kota Yogyakarta beri apresiasi
Langkah Diwa Foundation mendapat apresiasi dari Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membantu kelompok rentan.
Menurut Hasto, perhatian terhadap penyandang disabilitas tidak hanya ditujukan kepada mereka yang memiliki keterbatasan fisik, tetapi juga penyandang disabilitas mental yang membutuhkan lingkungan tempat tinggal yang aman dan layak.
“Rumahnya sudah jebol. Kalau roboh tentu membahayakan penghuninya,” kata Hasto saat meninjau rumah Mursiti yang menjadi salah satu penerima manfaat program.
Bagi Rohmawati, bantuan tersebut membawa harapan baru bagi putranya, Zaki, penyandang cerebral palsy yang selama ini harus merangkak menuju kamar mandi karena kondisi rumah yang tidak aksesibel.
Melalui renovasi yang dilakukan, kamar mandi akan diperbaiki agar dapat digunakan secara lebih aman dan nyaman sesuai kebutuhan penyandang disabilitas.
Meski baru dimulai di dua rumah, Diah berharap gerakan kemanusiaan tersebut dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat.
“Harapan kami, kebaikan ini menjadi kebaikan bersama. Kami ingin mengajak lebih banyak pihak ikut peduli,” pungkasnya.
Perjalanan Diah Warih menunjukkan bahwa keterpurukan tidak selalu menjadi akhir. Pengalaman nyaris kehilangan kemampuan berjalan justru menjadi titik balik yang melahirkan gerakan sosial bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan. Dari rasa sakit yang pernah dialaminya, kini tumbuh harapan baru bagi keluarga-keluarga penyandang disabilitas untuk menikmati kehidupan yang lebih layak dan bermartabat. (OBR).
Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...
Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar
JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...
Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara
JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...
Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini
SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...
Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas
INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...
Perkuat Pendidikan Inklusif, Pemerintah Percepat Revitalisasi SLB hingga Digitalisasi Pembelajaran
KENDAL, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Langkah tersebut menjadi bagian...
4 Juta Anak Belum Sekolah, Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat
JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah terus dipercepat. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan Presiden memberikan...
KPK Bergerak di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Terjaring OTT
SOLO,NEWSREAL.id– Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026). Namun demikian, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif dan belum...
Bupati Kendal Tegaskan Keterbukaan Informasi Wajib Jadi Budaya di Seluruh Sekolah Dasar
KENDAL, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan melalui penguatan budaya keterbukaan informasi di lingkungan sekolah dasar. Bupati Kendal Dyah...
AHY Siapkan Safari Politik, Demokrat Perkuat Komunikasi Lintas Partai Jelang HUT Ke-25
JAKARTA, NEWSREAL.id– Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyiapkan langkah politik melalui agenda safari ke berbagai tokoh nasional dan pimpinan partai politik di...
Pemkab Jepara Pastikan Anak Tak Putus Sekolah, Siapkan Beasiswa hingga Sekolah Gratis bagi Keluarga Kurang Mampu
JEPARA, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di daerah tersebut tetap mendapatkan hak pendidikan, tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga. Berbagai...
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang Proyek Jalur Kereta Api
JAKARTA, NEWSREAL.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)...
