
SOLO, NEWSREAL.id– Wali Kota Solo Respati Ardi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Respati menegaskan siap mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku dan mendukung proses yang berjalan secara transparan.
“Iya, tentunya kami menghormati prosesnya. Kami akan mengikuti dan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Kami juga mendukung transparansi,” ujar Respati kepada wartawan di Balai Kota Solo, Jumat (3/7/2026), dilansir dari Antara.
Respati mengatakan tidak akan mengintervensi penanganan perkara tersebut. Menurutnya, seluruh proses sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.
“Kami menghormati mekanisme yang berlaku dan menyerahkan seluruh proses kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.
Baca Juga: Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi
Dilaporkan Koalisi Masyarakat Sipil
Seperti diketahui, sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil mendatangi Kejari Solo untuk melaporkan Walikota Respati, Jumat (3/7).
Salah satu aktivis LBH Mega Bintang, Rus Utaryono, mengatakan, pihaknya mendampingi sejumlah warga melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun Jokowi.
Menurut Rus, laporan tersebut berangkat dari dugaan penggunaan fasilitas milik Pemerintah Kota Solo beserta simbol resmi pemerintah daerah dalam pemasangan baliho.
Baca Juga: Kasus Penyekapan YTR, DPR Pastikan Negara Tak Tutup Mata
“Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau korupsi karena penggunaan fasilitas Pemkot dan simbol-simbol resmi, tetapi kemudian dinyatakan menggunakan dana pribadi,” kata Rus.
Ia menilai terdapat kejanggalan karena baliho yang disebut dibiayai secara pribadi justru dipasang menggunakan fasilitas publik dan menampilkan atribut resmi pemerintah daerah.
Menurutnya, hal tersebut perlu dikaji lebih lanjut oleh aparat penegak hukum untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.
Jadi Sorotan
Polemik baliho ucapan ulang tahun Jokowi sebelumnya sempat menjadi sorotan publik. Setelah menuai kritik dan mendapat teguran dari pihak tertentu, baliho-baliho tersebut akhirnya diturunkan.
Dalam penjelasannya, Respati menyebut pemasangan baliho dilakukan menggunakan dana pribadi. Namun, pernyataan itu memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak mengenai penggunaan fasilitas pemerintah dan simbol resmi daerah dalam pemasangan baliho tersebut.
Kini, laporan tersebut memasuki tahap awal penanganan di Kejari Solo. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengkaji secara objektif seluruh fakta dan dasar hukum terkait dugaan penggunaan fasilitas publik, sementara Respati menyatakan akan bersikap kooperatif dengan menghormati setiap tahapan proses hukum yang berlangsung. (ONG).
Sumber: Antara
TNI Buru Kelompok Elkius, OPM yang Serang Pesawat PT AMA di Yahukimo
JAKARTA, NEWSREAL.id– Tentara Nasional Indonesia (TNI) buru kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pimpinan Elkius Kobak. Kelompok Elkius disebut melakukan penyerangan terhadap...
Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru, 7 Kali Erupsi selama 4 Jam
LUMAJANG, NEWSREAL.id-Selama empat jam, Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, erupsi sebanyak tujuh kali pada Jumat pagi (3/7/2026). Menurut keterangan petugas Pos Pengamatan...
Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng
SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...
Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...
Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya
BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...
Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?
SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...
Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...
Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan
PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...
Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan
JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...
Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...
Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...
Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...