Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Polisi Sita Ijazah Asli Jokowi, Kuasa Hukum: Untuk Buktikan Tak Ada Pemalsuan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 23 Juli 2025 14:20 WIB
Polisi Sita Ijazah Asli Jokowi, Kuasa Hukum: Untuk Buktikan Tak Ada Pemalsuan
NEWSREAL.ID - TIBA DI MAPORESTA: Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo tiba di Mapolresta Solo untuk menjalani pemeriksaan, Rabu (23/7)/ (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SOLO- Ijazah asli Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sarjana Kehutanan milik Presiden Joko Widodo resmi disita pihak kepolisian sebagai bagian dari proses penyidikan dugaan fitnah terkait tudingan ijazah palsu.

Penyitaan ini dilakukan saat Jokowi menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo, Rabu (23/7). Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyatakan bahwa penyitaan tersebut merupakan langkah hukum untuk memperkuat bukti autentikasi dokumen pendidikan Jokowi.

Ia menegaskan ijazah itu akan menjadi bukti penting dalam persidangan. “Ijazah asli SMA dan kuliah sudah disita secara resmi oleh penyidik. Ini menjadi bukti konkret yang akan ditunjukkan di pengadilan,” ujar Yakup kepada media usai pemeriksaan.

Selama proses pemeriksaan, Jokowi disebut mendapat sekitar 45 pertanyaan dari penyidik yang berkaitan dengan tudingan pemalsuan ijazah, termasuk pendalaman seputar masa kuliah, kegiatan KKN, dan nama dosen pembimbing.

Dugaan Fitnah

Namun Yakup menambahkan, pihaknya belum memperoleh informasi terkait siapa tersangka dalam kasus dugaan fitnah ini. Ia menyebut proses hukum masih terus berjalan. “Pemeriksaan lanjutan kami siap ikuti. Pak Jokowi sebagai warga negara yang taat hukum akan selalu kooperatif,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi datang langsung ke Mapolresta Surakarta sekitar pukul 10.16 WIB. Mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Jokowi tidak memberikan pernyataan kepada awak media, namun sempat melemparkan senyum sebelum masuk ke dalam gedung.

Kuasa hukum lainnya, Firmanto Laksana, menuturkan bahwa Jokowi membawa sejumlah dokumen penting termasuk ijazah asli sebagai bentuk keseriusannya dalam menghadapi proses hukum.

“Beliau datang dengan itikad baik, membawa dokumen yang relevan, termasuk ijazah asli yang telah diserahkan kepada penyidik,” jelas Firmanto.

Kasus dugaan pemalsuan ijazah Presiden Jokowi mencuat dari laporan sejumlah pihak yang menuding kepala negara menggunakan dokumen palsu selama mencalonkan diri dalam kontestasi pemilu. Namun hingga kini, belum ada bukti yang menguatkan tuduhan tersebut.

Dengan disitanya dokumen asli pendidikan Jokowi, pihak kuasa hukum berharap proses hukum dapat segera mengungkap fakta yang objektif dan menghentikan narasi fitnah yang selama ini beredar. (tb)

Berita Terbaru

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek Daerah

NEWSREAL.ID, CILACAP- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Penangkapan tersebut diduga berkaitan...

Yaqut Cholil Qoumas Ditahan, KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset bernilai lebih dari Rp100 miliar dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembagian kuota tambahan haji yang diperkirakan...

Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Menag Yaqut Tetap Berlaku

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menggugurkan status tersangkanya kandas di pengadilan. Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak seluruh permohonan...

KPK Periksa Budi Karya, Bedah Proses Tender Proyek Rel hingga Dugaan Keterkaitan Anggota DPR

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait proses pengadaan proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA)...

Wamendagri Sentil Bupati Pekalongan: Kepala Daerah Tak Boleh Ngaku Tak Paham Hukum

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengecam pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang mengaku tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan setelah ditetapkan...

Praperadilan Bergulir, Kubu Yaqut Nilai KPK Tak Konsisten Terapkan Hukum Acara di Kasus Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tim kuasa hukum mantan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mempersoalkan penerapan hukum acara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus dugaan...

KPK Bongkar Aliran Duit Keluarga Fadia Arafiq

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Drama pengadaan outsourcing di Pemkab Pekalongan akhirnya meledak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap keluarga Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diduga menikmati Rp19 miliar dari...

Terjaring OTT, Fadia Klaim Tak Pahami Aturan karena Berlatar Belakang Musisi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pernyataan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang mengaku tidak memahami aturan pengadaan barang dan jasa karena berlatar belakang sebagai...

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Operasi Ketujuh Sepanjang 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, giliran Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang diamankan dalam operasi senyap di...

Isu Mark Up Bahan MBG Mencuat, KPK Mulai Petakan Titik Rawan Korupsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tengah melakukan kajian untuk memetakan potensi kerawanan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul munculnya dugaan mark...

Tiga Kali Absen, KPK Buka Opsi Jemput Paksa Budi Karya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan melihat kebutuhan penyidik sebelum memutuskan langkah penjemputan paksa terhadap Budi Karya Sumadi sebagai saksi kasus dugaan korupsi...

Eks Dirut Gas Pertamina: Kesaksian Ahok Bikin Kasus LNG Makin Terang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Direktur Gas PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014, Hari Karyuliarto, menilai kesaksian Komisaris Utama Pertamina periode 2019-2024, Basuki Tjahaja Purnama, memberi titik terang dalam...

Leave a comment