
NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menandatangani kesepakatan tarif dagang pada Kamis (19/2/2026) di AS. Penandatanganan ini menjadi kelanjutan dari kerangka kerja Perjanjian Perdagangan Timbal Balik yang sudah diumumkan kedua negara tahun lalu.
Kesepakatan tersebut pertama kali dirilis dalam pernyataan bersama Gedung Putih pada 22 Juli 2025. Dalam kerangka itu, Indonesia dan AS sepakat membuka akses pasar yang lebih luas dengan sejumlah penyesuaian tarif dan regulasi.
Berikut delapan poin utama dalam kerangka perjanjian dagang RI–AS: Pertama, Tarif Ekspor RI Dipatok 19 Persen. Seluruh produk ekspor Indonesia yang masuk ke pasar AS akan dikenakan tarif 19 persen. Angka ini lebih rendah dari rencana tarif awal 32 persen yang sempat diumumkan dan dijadwalkan berlaku 1 Agustus. Sebaliknya, produk ekspor AS yang masuk ke Indonesia dibebaskan dari tarif alias 0 persen.
Kedua, Produk AS Bebas Syarat TKDN. Indonesia akan melonggarkan sejumlah aturan impor bagi produk asal AS. Barang AS dikecualikan dari kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Indonesia juga menerima kendaraan berstandar AS dan mengakui sertifikasi makanan serta obat-obatan dari FDA.
Produk kosmetik, alat kesehatan, dan farmasi AS dibebaskan dari kewajiban sertifikasi tambahan di dalam negeri. Pembatasan lisensi impor, inspeksi prapengiriman, hingga verifikasi impor untuk produk manufaktur AS dan suku cadangnya juga dihapus.
Produk Pertanian
Ketiga, Impor Produk Pertanian AS Dipermudah. Produk makanan dan pertanian AS dibebaskan dari sejumlah aturan lisensi impor, termasuk kebijakan neraca komoditas. Indonesia juga mengakui pengawasan regulasi AS atas fasilitas daging sapi, ayam, dan susu, serta menerima sertifikat yang diterbitkan otoritas AS.
Keempat, Aturan Cegah ‘Titipan’ Negara Ketiga. Kedua negara akan menyusun aturan asal barang (rules of origin) guna memastikan perdagangan bilateral tidak dimanfaatkan negara ketiga untuk menghindari tarif.
Kelima, Komitmen di Sektor Digital dan Data. Indonesia dan AS sepakat merampungkan komitmen perdagangan digital, layanan, dan investasi. Indonesia mendukung moratorium bea cukai atas transmisi elektronik di WTO serta memberikan kepastian pemindahan data pribadi ke AS, yang dinilai memiliki perlindungan data memadai sesuai hukum Indonesia.
Keenam, Larangan Tenaga Kerja Paksa. Indonesia berkomitmen menerapkan larangan impor tenaga kerja asing secara paksa dan mencabut pembatasan terhadap kebebasan berserikat bagi pekerja.
Ketujuh, Ekspor Mineral ke AS Dibuka. Indonesia akan menghapus larangan ekspor komoditas tertentu ke AS, termasuk mineral penting yang telah diproses di dalam negeri. Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menegaskan ekspor yang dimaksud bukan bijih mentah, melainkan mineral hasil hilirisasi.
Kedelapan, Tambahan Impor dari AS. Sebagai bagian dari kesepakatan, Indonesia akan meningkatkan impor dari AS, terutama sektor energi, pertanian, dan dirgantara. Trump menyebut Indonesia berkomitmen membeli energi AS senilai US$15 miliar, produk pertanian senilai US$4,5 miliar, serta 50 pesawat buatan Boeing, banyak di antaranya tipe 777.
Kesepakatan ini digadang-gadang menjadi salah satu terobosan dagang terbesar kedua negara dalam beberapa tahun terakhir, dengan implikasi luas bagi industri, sektor digital, hingga perdagangan komoditas strategis. (tb)
Ekspor Gas ke Negara tak Diperpanjang, HKI : Langkah Tepat
JAKARTA,NEWSREAL.ID-Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menyampaikan rencana pemerintah untuk tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga sebagai langkah tepat guna memastikan kebutuhan energi industri...
36 Investor Global Dikumpulkan OJK, Ada Apa ?
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar rapat virtual dengan 336 investor regional dan global, pada Senin (19/10/2026) lalu, guna...
Operasional KDKMP 1 Oktober, BUMN Pendukung Teken PKS dengan Agrinas
JAKARTA,NEWSREAL.ID – PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah mitra BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang...
Era Prabowo Subianto Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Dilunasi
JAKARTA,NEWSREAL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan pemerintah telah menuntaskan pembayaran utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia...
Diwa Foundation Hadir di Gorontalo, Penuhi Undangan Bank Indonesia untuk Ramaikan Event HARFEST 2026
GORONTALO, NEWSREAL.ID – Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Pemprov Gorontalo dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Festival Kuliner dalam rangkaian Hulonthalo Art...
Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco
JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...
Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI
JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...
KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...
Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan
JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...
Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara
JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...
Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...
Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...