
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, pada September mendatang.
Kehadiran ini akan melengkapi keaktifan Indonesia dalam berbagai forum internasional sejak awal masa pemerintahannya. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyatakan bahwa Sidang Umum PBB menjadi satu-satunya forum global tertinggi yang belum dihadiri Prabowo sejak resmi menjabat.
“Insya Allah Presiden juga akan hadir di sana,” kata Hasan di Jakarta, Kamis (17/7). Selama sembilan bulan terakhir, Prabowo telah tampil di berbagai forum penting dunia, seperti KTT G20, APEC, BRICS, ASEAN, D-8, hingga Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF). Kehadirannya dinilai bukan hanya simbolik, tetapi juga berdampak strategis terhadap posisi Indonesia di kancah global.
“Presiden dan pemerintah kita mendapat respek yang tinggi dari dunia internasional,” ujar Hasan. Menurutnya, keaktifan Indonesia di forum-forum tersebut telah membuka pintu kerja sama baru, khususnya dalam bidang investasi dan perdagangan.
Langkah Diplomasi
Hasan menambahkan bahwa langkah diplomasi yang dilakukan langsung oleh Presiden membawa manfaat konkret bagi kepentingan nasional. “Kepemimpinan Bapak Presiden mampu memainkan peran penting dan membawa hasil nyata, mulai dari peningkatan kerja sama hingga peluang ekonomi yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja di dalam negeri,” pungkasnya.
Dengan kehadiran di Sidang Umum PBB, Prabowo diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam percaturan global dan menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang di forum tertinggi dunia tersebut.
Sejak kemerdekaan, hingga saat ini baru ada tiga Presiden Indonesia yang hadir pada sidang umum yang diselenggarakan persatuan bangsa-bangsa tersebut. Pertama adalah Presiden Soekarno.
Presiden ke-1 RI tersebut menghadiri Sidang Umum PBB ke-15 dan menyampaikan pidato fenomenal berjudul “To Build the World Anew”. Dalam pidato ini, ia mengkritik keras ketimpangan dunia internasional dan menyerukan tatanan dunia baru yang adil.
Kedua Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden SBY cukup aktif menghadiri Sidang Umum PBB yakni pada tahun 2005, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, dan 2013.
Ketiga adalah Presiden Joko Widodo yang hadir pada 2023. Jokowi menghadiri Sidang Umum PBB ke-78 secara langsung, meski sebelumnya pada 2020 ia juga menyampaikan pidato secara virtual di Sidang Umum PBB ke-75, karena pandemi Covid-19. (tb)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...