
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara soal desakan sejumlah pihak agar pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis (MBG).
Luhut menegaskan, program andalan Presiden Prabowo Subianto itu tidak perlu disetop hanya karena ada persoalan teknis di lapangan.
Baca : Sinergitas TNI-POLRI untuk Pengamanan KTT G20 Panen Pujian, Luhut : Saya Puas!
“Ya enggak usah dihentikan. Kita sudah lihat, bagus kok, apanya yang dihentikan?” tegas Luhut usai bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Kantor DEN, Jakarta, Jumat (3/10).
Menurut Luhut, MBG justru menunjukkan perkembangan positif sejak dijalankan pada Januari 2025. Ia mencontohkan serapan anggaran yang lebih baik, perputaran ekonomi yang makin terasa, hingga penciptaan lapangan kerja baru.
“Perputaran uang dari MBG sudah menciptakan 380 ribu lapangan kerja di seluruh Indonesia. Itu sangat membantu masyarakat di tengah ekonomi global yang tidak menentu,” ujarnya.
Meski begitu, Luhut mengakui masih ada kekurangan dalam implementasi MBG, termasuk kasus keracunan yang sempat berujung status kejadian luar biasa (KLB) di sejumlah daerah. Ia mengaku prihatin, tapi menekankan bahwa perbaikan terus berjalan.
“Kita kadang-kadang tuh pengin cepat buahnya, seperti gigit cabai harus langsung pedas, ya enggak bisa gitu lah! Yang penting prosesnya kita lihat bagus, jalan. Kalau kurang di sana-sini, kita perbaiki,” katanya.
Anggaran MBG
Ia pun meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak lagi mengancam pemangkasan anggaran MBG, sebab program tersebut dinilai sudah berada di jalur yang tepat. “Tentu masih ada yang kurang, tapi sudah makin akurat. Jadi, kita jangan buru-buru kritik sana-sini,” lanjutnya.
Baca : DPR Semprot Kepala BGN: Jangan Anggap Korban Keracunan MBG Cuma Angka
Kepala BGN Dadan Hindayana menambahkan, pemerintah segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola MBG. Aturan itu akan memperjelas pembagian tugas antar kementerian/lembaga (K/L) serta peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan program.
“Dengan adanya perpres itu, masing-masing pihak tidak akan lagi gamang karena sudah ada perannya masing-masing. Semua akan dikoordinasikan oleh tim koordinasi,” kata Dadan.
Seperti diketahui, desakan penghentian sementara MBG sebelumnya datang dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). Keduanya menilai kasus keracunan yang muncul menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap program ini.
Namun Luhut menegaskan kembali, evaluasi harus berjalan tanpa perlu mematikan program. “Saya kira kita jangan berharap dalam enam bulan semua beres. Tapi kalau tiga bulan ke depan, saya yakin jauh lebih baik dari sekarang,” pungkasnya. (tb)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, PT Kilang Pertamina Internasional RU III Gandeng...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...