
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik di banyak fasilitas publik belum memadai.
Angka partisipasi pendidikan dan ketenagakerjaan penyandang disabilitas masih jauh di bawah rata-rata nasional. Stigma sosial masih kerap menjadi tembok pemisah yang kokoh.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memandang kondisi ini sebagai krisis implementasi nilai.
“Jadi, bukan karena nilai-nilai Pancasila itu lemah, melainkan karena kita belum optimal dalam mentransformasikannya menjadi perilaku sosial dan kebijakan publik yang konkret,” tegas Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D saat menjadi pemateri kunci dalam Seminar Kebangsaan: Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila sebagai Norma dan Panduan Hidup Penyandang Disabilitas di Indonesia yang diselenggarkan Komisi Nasional Disabilitas dan Diwa Foundation di Gedung DPD RI Yogyakarta, 4 Juni 2026,
Yudian di hadapan seminar yang mengundang pemateri Ruddy Hermawan SH SIP dari Badan Cadangan Nasional Kemenhan, Dr Diasma Sandi Swandaru MH (Pusat Studi Pancasila UGM), Dr Sukinah MPd (Kepala PLB FIP UNY), Kikin P Tarigan (Komisioner KND) dan Diah Warih Anjari (Diwa Foundation) tak mau menutup-nutupi hal tersebut.
“Di sisi lain, kita juga harus jujur dalam menilai kondisi yang ada,” ungkapnya.
Oleh karena itu lanjut dia, melalui forum yang terhormat ini, BPIP mengajak pembicara, penyelenggara, peserta seminar untuk terlibat secara aktif, kritis, dan konstruktif.
Gotong Royong
Menurutnya seminar ini sebagai langkah awal dari gerakan panjang untuk mewujudkan Indonesia yang benar-benar inklusif.
“Indonesia yang setia pada janji Pancasila bahwa setiap warga negara, tanpa memandang kondisi fisik maupun mentalnya, berhak merasakan keadilan, kesetaraan, dan kesejahteraan,” ungkapnya.
Pihaknya mengajak berbagai pihak untuk bergotong royong, melakukan kolaborasi aktif dengan Komisi Nasional Disabilitas dan kementerian/lembaga terkait dalam penyusunan program-program pembinaan ideologi yang responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.
“Kita dorong terciptanya ekosistem sosial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, di mana setiap penyandang disabilitas diperlakukan sebagai warga negara yang bermartabat. Kita jadikan isu disabilitas sebagai bagian dari arus utama dalam narasi kebangsaan, sehingga inklusivitas menjadi kesadaran kolektif, bukan sekadar kewajiban regulative,” imbuhnya.
Pada bagian lain, panitia acara Faisal Mahbub menambahkan, seminar kebangsaan diisi beberapa pemateri. Diantaranya Ruddy Hermawan SH SIP dari Badan Cadangan Nasional Kemenhan, Dr Diasma Sandi Swandaru MH (Pusat Studi Pancasila UGM), Dr Sukinah MPd (Kepala PLB FIP UNY), Kikin P Tarigan (Komisioner KND) dan Diah Warih Anjari (Diwa Foundation). Peserta berasal dari dinas terkait di Yogyakarta. Perwakilan dari SIGAB, PR Yakkum, SAPDA, Dria Manunggal, PPDI, HWDI, Gerkatin, Pertuni PPDFI , Perhimpunan Jiwa Sehat Yogyakarta, dan guru SLB. (Bun)
Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...
Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...
Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan
JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...
Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan
PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....
Cegah Plastik, Besek Alternatif Wadah Daging Kurban Ala Masjid Agung Al-Azhar
Foto JAKARTA, NEWSREAL.id – Panitia sejumlah masjid dalam distribusi daging kurban menggunakan beragam cara untuk menghindari plastik. Salah satunya seperti diterpakan pengelola Masjid Agung Al-Azhar,...
Car Free Night Tegal Dihentikan, Kenapa ?
TEGAL,NEWSREAL.id – Pemerintah Kota Tegal Jawa Tengah menghentikan pelaksanaan car free night. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah setempat menerima berbagai masukan dari masyarakat. Penghentian dilakukan...
13 Orang Tewas, 789 Warga Mengungsi : Korban Perang Suku di Wamena
JAKARTA,NEWSREAL.id – Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terus terkadi dan mencekam hingga memakan korban jiwa dan luka-luka. Data dari aparat berwajib menyebutjan...
Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
TUBAN,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keamanan dan keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur,...
Naik Maung di Nganjuk, Prabowo Disambut Warga hingga Buruh
NGANJUK,NEWSREAL.id – Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, disambut hangat dan penuh antusiasme oleh masyarakat, para pelajar,...
Museum Ibu Marsinah Nganjuk Diresmikan Prabowo Hari Ini
JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto dan jajaran akan Nganjuk, Jawa Timur hari ini. Kehadiran presiden dalam rangka meresmikan langsung Museum Ibu Marsinah yang menjadi simbol perjuangan...
Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...
Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...