uncategorized

Kasus Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Diwa: Ada Ujian bagi Negara Hukum dan Keadilan

Tim Redaksi, Wildan Abdul Rahman
Minggu, 26 Juli 2026 15:40 WIB
Kasus Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok, Diwa: Ada Ujian bagi Negara Hukum dan Keadilan
NEWSREAL.ID - Founder Diwa Foundation dan Ketua Ormas G-Nesia, Diah Warih Anjari. (Foto: Ist)

SOLO, NEWSREAL.id-Peristiwa di Tabanan menjadi pengingat bahwa tindakan main hakim sendiri bukanlah jalan keluar. Selain berpotensi melanggar hukum, tindakan tersebut dapat menimbulkan korban baru dan meninggalkan luka yang berkepanjangan bagi keluarga.

Keadilan tidak lahir dari kemarahan sesaat. Keadilan dibangun melalui proses hukum yang objektif, menghormati hak setiap orang, sekaligus memberikan kepastian bagi korban maupun masyarakat.

“Negara hukum yang kuat diukur dari bagaimana ia memeluk dan melindungi warga yang paling rentan. Keadilan sejati bukan milik yang berkuasa, ia harus hadir membela mereka yang tak punya suara,” kata Diah Warih, pendiri Diwa Foundation.

Seperti diberitakan sebelumnya, KD, warga Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, tewas dikeroyok massa usai dituduh mencuri ayam aduan.

Awalnya warga sempat mengamankan KD karena diduga hendak mencuri ayam milik salah satu warga. Namun situasi berubah menjadi aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi. Sepeda motor yang diduga digunakan KD juga dibakar massa.

Setelah itu sebuah video saat anak KD terekam menangis histeris saat pemakaman menjadi viral di media sosial.

Diwa pun menyayangkan peristiwa tragis itu. Menurutnya negara hukum yang kuat diukur dari bagaimana ia memeluk dan melindungi warga yang paling rentan.

Sebab keadilan sejati bukan milik mereka yang paling kuat atau paling berkuasa, melainkan harus hadir untuk memastikan setiap orang memperoleh perlindungan hukum yang sama dan setiap persoalan diselesaikan melalui proses hukum yang adil, bukan melalui kekerasan.

Sikap Polisi

AKBP Rina Isriana Dewi, Kepala Subbidang Penmas Bidang Humas Polda Bali, dugaan pencurian tersebut terjadi di tengah keresahan warga akibat maraknya pencurian hewan ternak dalam beberapa waktu terakhir.

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan dugaan tindak pidana dengan tindakan kekerasan. Setiap dugaan pelanggaran hukum harus diserahkan kepada aparat penegak hukum melalui mekanisme yang berlaku.

Senada dengan itu, Perbekel Desa Sidatapa, I Made Sutama, menyayangkan peristiwa yang merenggut nyawa salah seorang warganya. Menurutnya, apa pun dugaan kesalahan seseorang, penyelesaiannya harus melalui jalur hukum.

“Kalau memang bersalah, laporkan ke pihak berwajib. Jangan melakukan main hakim sendiri sampai menghilangkan nyawa orang hanya gara-gara mencuri ayam,” katanya.

Berita Terbaru

4 Juta Anak Belum Sekolah, Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah terus dipercepat. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan Presiden memberikan...

Bila Indonesia Impor Minyak Mentah Rusia, Pertamina Pastikan Siap Mengolahnya

JAKARTA,newsreal.id – Perusahaan palt merah RI yang berkecimpung di perminyakan yakni Pertamina sedang berbenah untuk menerima minyak dari negara asing. Negera yang disebut itu adalah...

Hujan Lebat Mengintai Jateng

NEWSREAL.ID, CILACAP- Curah hujan tinggi masih membayangi Jawa Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sejumlah wilayah di provinsi ini berstatus siaga pada Dasarian...

Menkeu Rotasi 70 Pegawai DJP Pekan Depan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan rotasi terhadap sekitar 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada pekan depan. Langkah ini...

Eks Sekjen Kemnaker Jadi Tersangka, KPK Duga Terima Rp12 Miliar dari Agen TKA

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Heri Sudarmanto menerima uang sedikitnya Rp12 miliar dari para agen tenaga kerja...

Kakorlantas: Angka Kematian Kecelakaan Turun 27 Persen

NEWSREAL.ID, BOGOR- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berjalan...

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemprov Jateng Siapkan Ratusan Armada

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan langkah awal penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis Lebaran 2026. Program tahunan ini kembali digarap serius...

Pusako Unand: Efisiensi Anggaran Tak Boleh Menggerus Demokrasi

NEWSREAL.ID, PADANG- Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, menegaskan bahwa efisiensi anggaran dan tingginya biaya politik tidak boleh dijadikan alasan...

Kemdiktisaintek-Singapura Pererat Kerja Sama Kampus dan Riset

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kolaborasi strategis di bidang pendidikan tinggi dan riset bersama Pemerintah Singapura. Penguatan kerja sama ini...

DPR Sahkan 10 Nama Hakim Agung dan Hakim Adhoc HAM

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan sepuluh nama calon Hakim Agung dan Hakim Adhoc Hak Asasi Manusia (HAM) yang lolos uji kelayakan...

Warga Karanganyar Gunung Didorong Terapkan Pilah Sampah Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2018), jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 284,8 juta jiwa pada 2025, dengan proyeksi produksi sampah nasional sebesar 71,1...

Kemensos Hapus 2 Juta Nama dari Daftar Bansos, Diganti Warga Miskin yang Lebih Berhak

NEWSREAL.ID, BAYUWANGI- Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan langkah besar dalam pembenahan data penerima bantuan sosial (bansos). Sebanyak 2 juta orang resmi dicoret dari daftar penerima lantaran...