Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
uncategorized

Kemensos Hapus 2 Juta Nama dari Daftar Bansos, Diganti Warga Miskin yang Lebih Berhak

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 22 September 2025 02:06 WIB
Kemensos Hapus 2 Juta Nama dari Daftar Bansos, Diganti Warga Miskin yang Lebih Berhak
NEWSREAL.ID - BANTUAN BERAS: Petugas melakukan perekaman data para penerima manfaat bantuan beras. Dalam waktu dekat, Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan beras kepada 18,27 juta warga. Setiap penerima manfaat akan mendapatkan 20 kg beras. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, BAYUWANGI- Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan langkah besar dalam pembenahan data penerima bantuan sosial (bansos). Sebanyak 2 juta orang resmi dicoret dari daftar penerima lantaran terindikasi masuk kategori mampu.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kemensos, Joko Widiarto, menegaskan bahwa pencoretan ini bukan berarti bantuan berkurang, melainkan dialihkan kepada warga miskin lain yang lebih berhak.

“Posisi 2 juta orang yang dicoret itu akan digantikan oleh masyarakat miskin yang sebelumnya belum mendapat bantuan,” ujarnya di Banyuwangi, Kamis (18/9).

DTSEN Rujukan

Meski sudah mencoret jutaan nama, Kemensos menekankan perbaikan data tidak berhenti di situ. Upaya pembaruan dilakukan dengan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penerima bansos mulai triwulan II tahun 2025. DTSEN kini menjadi rujukan lintas kementerian dalam program pengentasan kemiskinan, menggantikan sistem lama yang terpecah-pecah.

“Sekarang pemerintah punya satu data. Di situ sudah ada tingkat kesejahteraan masyarakat. Jadi yang memang mampu, kami keluarkan dari daftar penerima,” jelas Joko.

Lintas Kementerian

Selain itu, Kemensos juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan pemanfaatan teknologi digital. Joko menyebut digitalisasi akan mempercepat sekaligus memperluas jangkauan bansos. “Kalau berjalan sendiri, kita memang bisa cepat. Tapi kalau bersama-sama dan didukung digital, insyaallah kita bisa lebih cepat sekaligus lebih jauh,” tambahnya.

Masyarakat miskin yang belum terdaftar pun tetap bisa mengajukan bantuan melalui Dinas Sosial atau pemerintah desa. Proses pendaftaran kini dibuat lebih mudah dengan sistem digital, termasuk lewat aplikasi berbasis gawai. “Semua ini supaya bansos lebih tepat sasaran,” tegas Joko. (ct)

Berita Terbaru

KPK Selidiki Misteri 601 Kursi Perangkat Desa Kosong di Pati

NEWSREAL, ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut latar belakang kekosongan 601 jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga berkaitan dengan...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Menkeu Rotasi 70 Pegawai DJP Pekan Depan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan rotasi terhadap sekitar 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada pekan depan. Langkah ini...

Eks Sekjen Kemnaker Jadi Tersangka, KPK Duga Terima Rp12 Miliar dari Agen TKA

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Heri Sudarmanto menerima uang sedikitnya Rp12 miliar dari para agen tenaga kerja...

Kakorlantas: Angka Kematian Kecelakaan Turun 27 Persen

NEWSREAL.ID, BOGOR- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berjalan...

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemprov Jateng Siapkan Ratusan Armada

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan langkah awal penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis Lebaran 2026. Program tahunan ini kembali digarap serius...

Pusako Unand: Efisiensi Anggaran Tak Boleh Menggerus Demokrasi

NEWSREAL.ID, PADANG- Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, menegaskan bahwa efisiensi anggaran dan tingginya biaya politik tidak boleh dijadikan alasan...

Kemdiktisaintek-Singapura Pererat Kerja Sama Kampus dan Riset

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kolaborasi strategis di bidang pendidikan tinggi dan riset bersama Pemerintah Singapura. Penguatan kerja sama ini...

DPR Sahkan 10 Nama Hakim Agung dan Hakim Adhoc HAM

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan sepuluh nama calon Hakim Agung dan Hakim Adhoc Hak Asasi Manusia (HAM) yang lolos uji kelayakan...

Warga Karanganyar Gunung Didorong Terapkan Pilah Sampah Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2018), jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 284,8 juta jiwa pada 2025, dengan proyeksi produksi sampah nasional sebesar 71,1...

Erick Thohir Fokus Bangun Olahraga Nasional dan Kuatkan Peran Pemuda

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Erick Thohir kembali mendapat kepercayaan besar dari Presiden Prabowo Subianto. Kali ini, ia resmi dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito...

Rahayu Saraswati Bantah Mundur Demi Kursi Menpora

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menepis kabar bahwa dirinya mundur dari kursi anggota DPR RI demi memuluskan jalan menjadi Menteri...

Leave a comment