
NEWSREAL.ID, PADANG- Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, menegaskan bahwa efisiensi anggaran dan tingginya biaya politik tidak boleh dijadikan alasan untuk mengorbankan capaian demokrasi yang telah dibangun selama ini.
Direktur Pusako Fakultas Hukum Unand, Charles Simabura, menilai pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung yang berlangsung sejak 2004 merupakan tonggak penting dalam proses demokratisasi Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut tidak semestinya dikorbankan hanya demi alasan efisiensi.
“Pilkada langsung yang berjalan sejak 2004 adalah capaian penting demokrasi yang tidak boleh dikorbankan atas nama efisiensi semata,” ujar Charles di Padang, Sabtu, (3/1/2026).
Baca juga: Nasdem Nilai Pilkada via DPRD Sah Secara Konstitusi dan Demokratis
Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi kembali menguatnya wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Charles menegaskan, kedaulatan rakyat merupakan prinsip fundamental dalam Konstitusi Indonesia, dan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung adalah wujud nyata dari prinsip tersebut.
Lebih lanjut, Pusako menilai wacana pilkada melalui DPRD bertentangan dengan semangat otonomi daerah dan demokratisasi yang telah dibangun sejak era reformasi. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kata dia, secara tegas menempatkan DPRD dan kepala daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang sama-sama memperoleh mandat langsung dari rakyat.
“Keduanya dipilih melalui mekanisme demokratis, sehingga tidak ada yang lebih tinggi kedudukannya,” ujarnya.
Mengganggu Keseimbangan
Charles menjelaskan DPRD memiliki fungsi pembentukan peraturan daerah, penganggaran, dan pengawasan. Sementara itu, kepala daerah menjalankan fungsi eksekutif dalam melaksanakan peraturan dan kebijakan daerah. Relasi tersebut dibangun dalam kerangka checks and balances yang hanya dapat berjalan optimal jika kedua institusi memiliki legitimasi yang setara dari rakyat.
Menurut dia, jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka keseimbangan tersebut akan terganggu. Kepala daerah berpotensi berada dalam posisi lebih lemah dan bergantung pada DPRD, sehingga prinsip checks and balances tidak berjalan efektif.
Baca juga: Gerindra Buka Alasan Dukung Pilkada Lewat DPRD
Pusako juga menyinggung data Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mencatat pada 2004 terdapat 239 kasus korupsi, dengan 102 di antaranya melibatkan anggota DPRD. Data tersebut, kata Charles, menunjukkan bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung justru lahir sebagai koreksi atas kegagalan sistem pemilihan melalui DPRD.
“Oleh karena itu, pembahasan soal efisiensi anggaran tidak boleh mengabaikan prinsip demokrasi dan kedaulatan rakyat yang menjadi fondasi bernegara,” tutupnya. (tb)
Hujan Lebat Mengintai Jateng
NEWSREAL.ID, CILACAP- Curah hujan tinggi masih membayangi Jawa Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sejumlah wilayah di provinsi ini berstatus siaga pada Dasarian...
Menkeu Rotasi 70 Pegawai DJP Pekan Depan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan rotasi terhadap sekitar 70 pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada pekan depan. Langkah ini...
Eks Sekjen Kemnaker Jadi Tersangka, KPK Duga Terima Rp12 Miliar dari Agen TKA
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Heri Sudarmanto menerima uang sedikitnya Rp12 miliar dari para agen tenaga kerja...
Kakorlantas: Angka Kematian Kecelakaan Turun 27 Persen
NEWSREAL.ID, BOGOR- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berjalan...
Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemprov Jateng Siapkan Ratusan Armada
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan langkah awal penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis Lebaran 2026. Program tahunan ini kembali digarap serius...
Kemdiktisaintek-Singapura Pererat Kerja Sama Kampus dan Riset
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kolaborasi strategis di bidang pendidikan tinggi dan riset bersama Pemerintah Singapura. Penguatan kerja sama ini...
DPR Sahkan 10 Nama Hakim Agung dan Hakim Adhoc HAM
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan sepuluh nama calon Hakim Agung dan Hakim Adhoc Hak Asasi Manusia (HAM) yang lolos uji kelayakan...
Warga Karanganyar Gunung Didorong Terapkan Pilah Sampah Rumah Tangga
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2018), jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 284,8 juta jiwa pada 2025, dengan proyeksi produksi sampah nasional sebesar 71,1...
Kemensos Hapus 2 Juta Nama dari Daftar Bansos, Diganti Warga Miskin yang Lebih Berhak
NEWSREAL.ID, BAYUWANGI- Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan langkah besar dalam pembenahan data penerima bantuan sosial (bansos). Sebanyak 2 juta orang resmi dicoret dari daftar penerima lantaran...
Erick Thohir Fokus Bangun Olahraga Nasional dan Kuatkan Peran Pemuda
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Erick Thohir kembali mendapat kepercayaan besar dari Presiden Prabowo Subianto. Kali ini, ia resmi dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito...
Rahayu Saraswati Bantah Mundur Demi Kursi Menpora
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menepis kabar bahwa dirinya mundur dari kursi anggota DPR RI demi memuluskan jalan menjadi Menteri...
Erick Thohir: Main di Qatar atau Saudi, Kami Siap !
NEWSREAL, JAKARTA- Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa Timnas Indonesia siap bertanding di mana pun, termasuk jika babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 digelar...

