Nasional

Menteri HAM: Negara Berhak Larang Pengibaran Bendera Fiksi One Piece di Hari Kemerdekaan

Tim Redaksi, Admin
Senin, 4 Agustus 2025 02:03 WIB
Menteri HAM: Negara Berhak Larang Pengibaran Bendera Fiksi One Piece di Hari Kemerdekaan
NEWSREAL.ID - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan bahwa negara memiliki kewenangan penuh untuk melarang pengibaran bendera fiksi, seperti bendera bajak laut dalam anime One Piece, terutama jika dilakukan berdampingan dengan Bendera Merah Putih dalam perayaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Pelarangan pengibaran bendera tersebut adalah upaya penting menjaga simbol-simbol nasional sebagai wujud penghormatan terhadap negara,” ujar Pigai dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (3/8).

Ia menegaskan bahwa pengibaran bendera nonresmi atau fiksi dalam konteks kenegaraan berpotensi dikategorikan sebagai pelanggaran hukum, bahkan dapat dipandang sebagai bentuk makar simbolik.

Oleh karena itu, menurutnya, negara memiliki landasan hukum dan legitimasi moral untuk mengambil tindakan pelarangan demi menjaga integritas nasional. Pigai juga menjelaskan bahwa langkah pelarangan tersebut sejalan dengan prinsip hukum internasional, khususnya Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik yang telah diratifikasi melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005.

Kovenan tersebut memberikan ruang bagi negara untuk melakukan pembatasan atas kebebasan berekspresi dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban umum, serta stabilitas nasional. “Langkah ini menunjukkan bagaimana hukum nasional dan internasional saling bersinergi dalam menjaga stabilitas negara,” ujarnya.

Kepentingan Nasional

Ia juga menekankan bahwa larangan tersebut bukanlah bentuk pembatasan kebebasan berekspresi warga negara secara sewenang-wenang, melainkan bagian dari perlindungan terhadap kepentingan nasional utama (core of national interest).

“Sikap pemerintah adalah demi menjaga kehormatan simbol negara. Kebebasan berekspresi bukan berarti tanpa batas,” tambahnya.

Sebelumnya, publik sempat ramai memperdebatkan tindakan sekelompok warga yang mengibarkan bendera fiksi bajak laut dari serial One Piece dalam momen yang berdekatan dengan perayaan kemerdekaan.

Hal ini memicu sorotan dan kritik dari berbagai kalangan, terutama terkait etika serta ketepatan konteks pengibaran bendera tersebut.

Pigai berharap masyarakat dapat memahami konteks pelarangan sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan bangsa, terlebih dalam momentum yang bersifat simbolik dan historis seperti Hari Kemerdekaan RI. (tb)

Berita Terbaru

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Melalui operasi darat hingga udara, upaya penanganan...

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Leave a comment