
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas adalah istimewa dan wajib dipenuhi oleh semua.
Hal ini disampaikan dua nara sumber yakni Dr Diasma Sandi Swandaru MH (Pusat Studi Pancasila UGM), dan Dr Sukinah MPd (Kepala PLB FIP UNY).
Dalam presentasinya, Dr Diasma Sandi Swandaru MH menyatakan, nilai-nilai Pancasila merupakan jaminan keistimewaan dan kesetaraan hak bagi para penyandang disabilitas. Pelindungan terhadap kelompok rentan bukanlah hal baru bagi bangsa Indonesia.
Oleh karenanya negara segera merevitalisasi semangat inklusivitas peninggalan leluhur Nusantara ke dalam sistem hukum dan kebijakan masa kini. Diasma menyatakan bahwa untuk mengakselerasi jaminan kesetaraan tersebut di era modern, dirinya mendorong terwujudnya kebijakan publik yang inklusif melalui tiga langkah konkret.
Dalam penelitiannya menyebutkan, penyandang disabilitas telah diakui dan diberikan tempat istimewa di tengah masyarakat.
“Berdasarkan temuan sejarah dari relief Candi Sukuh, Candi Borobudur, hingga prasasti abad ke-9 dan Kitab Kakawin Negarakertagama era Majapahit. Di dalam prasasti Sima dan hukum pada masa itu, ditetapkan bahwa orang-orang yang buta, pincang, atau lumpuh karena sakit dibebaskan dari pajak. Bahkan, hukum pidana zaman dahulu menetapkan denda dua kali lipat bagi siapa saja yang menzalimi penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Kondisi disabilitas di masa itu tidak dipandang sebagai aib, melainkan difasilitasi oleh negara. Apabila dikaitkan lagi warisan toleransi sejarah tersebut dengan fondasi negara, yakni Pancasila dan UUD 1945.
Kewajiban Bersama
Sementara itu, Dr Sukinah MPd (Kepala PLB FIP UNY) dalam konteks bela negara. Penyandang disabilitas memiliki peran pokok yang berbeda dengan mereka yang memiliki tubuh dan jiwa sempurna. Namun demikian, kehadiran penyandang disabilitas ini harus disampaikan kepada siapa saja, terutama keluarga.
“Tentu dimulai dari penanaman sejak dini (tentang penyandang disabilitas-red) di keluarga,” ungkapnya.
Sukiniah mengatakan, seluruh eleman masyarakat memiliki peran Bersama dalam memberikan hak-hak kepada penyandang disabilitas ini.
“Bagimana peran semua, tentunya masyarakat dan tidak lepas dari kepedeluain pemangku kepentingan. Terkait dengan bagaimana suksesnya penyandnag disabilitas diberikan kesempatan dan pemenuhan hak. Pemerintah dan keluraga punya kewajiban akan hal ini,” ungkapnya.
Pada bagian lain, panitia acara Faisal Mahbub menambahkan, seminar kebangsaan diisi beberapa pemateri. Diantaranya Ruddy Hermawan SH SIP dari Badan Cadangan Nasional Kemenhan, Dr Diasma Sandi Swandaru MH (Pusat Studi Pancasila UGM), Dr Sukinah MPd (Kepala PLB FIP UNY), Kikin P Tarigan (Komisioner KND) dan Diah Warih Anjari (Diwa Foundation). Peserta berasal dari dinas terkait di Yogyakarta. Perwakilan dari SIGAB, PR Yakkum, SAPDA, Dria Manunggal, PPDI, HWDI, Gerkatin, Pertuni PPDFI , Perhimpunan Jiwa Sehat Yogyakarta, dan guru SLB. (Bun)
Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas
YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...
Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...
Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan
JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...
Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan
PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....
Cegah Plastik, Besek Alternatif Wadah Daging Kurban Ala Masjid Agung Al-Azhar
Foto JAKARTA, NEWSREAL.id – Panitia sejumlah masjid dalam distribusi daging kurban menggunakan beragam cara untuk menghindari plastik. Salah satunya seperti diterpakan pengelola Masjid Agung Al-Azhar,...
Car Free Night Tegal Dihentikan, Kenapa ?
TEGAL,NEWSREAL.id – Pemerintah Kota Tegal Jawa Tengah menghentikan pelaksanaan car free night. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah setempat menerima berbagai masukan dari masyarakat. Penghentian dilakukan...
13 Orang Tewas, 789 Warga Mengungsi : Korban Perang Suku di Wamena
JAKARTA,NEWSREAL.id – Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terus terkadi dan mencekam hingga memakan korban jiwa dan luka-luka. Data dari aparat berwajib menyebutjan...
Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
TUBAN,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keamanan dan keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur,...
Naik Maung di Nganjuk, Prabowo Disambut Warga hingga Buruh
NGANJUK,NEWSREAL.id – Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, disambut hangat dan penuh antusiasme oleh masyarakat, para pelajar,...
Museum Ibu Marsinah Nganjuk Diresmikan Prabowo Hari Ini
JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto dan jajaran akan Nganjuk, Jawa Timur hari ini. Kehadiran presiden dalam rangka meresmikan langsung Museum Ibu Marsinah yang menjadi simbol perjuangan...
Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...
Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...