Regional

Pemkab Jepara Pastikan Anak Tak Putus Sekolah, Siapkan Beasiswa hingga Sekolah Gratis bagi Keluarga Kurang Mampu

Tim Redaksi, Wildan Abdul Rahman
Kamis, 9 Juli 2026 10:16 WIB
Pemkab Jepara Pastikan Anak Tak Putus Sekolah, Siapkan Beasiswa hingga Sekolah Gratis bagi Keluarga Kurang Mampu
NEWSREAL.ID - SEKOLAH RAKYAT: Suasana pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 Bantul, Yogyakarta, Kamis (6/11). (Foto: Ist)

JEPARA, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di daerah tersebut tetap mendapatkan hak pendidikan, tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga. Berbagai skema bantuan, mulai dari beasiswa, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), disiapkan agar tidak ada anak yang putus sekolah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jepara Witiarso Utomo saat meninjau proyek peningkatan Jalan Bendanpete–Buaran, Senin (6/7/2026). Menurutnya, pemerintah daerah tidak akan membiarkan anak-anak kehilangan kesempatan belajar hanya karena tidak mampu membayar biaya pendidikan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan wali murid di Jepara, apabila anaknya belum bisa masuk sekolah negeri dan orang tuanya tidak mampu membiayai sekolah swasta, segera menghubungi kepala desa, camat, maupun kepala dinas agar dapat diajukan. Anak-anak ini jangan sampai putus sekolah,” ujar Witiarso, dilansir dari Jatengprov.go.id.

Baca Juga: Harga Telur Anjlok dan Peternak Terancam Gulung Tikar, Pemerintah Ungkap Pemicunya

Bupati menegaskan, apabila kendala utama adalah persoalan biaya, pemerintah siap memberikan berbagai bentuk bantuan melalui program beasiswa, CSR perusahaan, maupun Baznas.

“Jangan sampai anak-anak kita, baik jenjang SMP maupun SMA, putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya pendidikan. Kita akan berikan beasiswa dan bantuan melalui CSR maupun Baznas,” katanya.

Menurut Witiarso, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dengan memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang layak. Bahkan apabila seorang anak telah terlanjur putus sekolah, pemerintah tetap akan memfasilitasi melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) maupun program pendidikan kesetaraan agar mereka tetap memperoleh ijazah.

Selain memperluas akses pendidikan, Pemerintah Kabupaten Jepara juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 12 Juli 2026.

Program tersebut akan membuka tiga rombongan belajar untuk masing-masing jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas sekitar 30 siswa setiap kelas atau sekitar 90 peserta didik per jenjang.

Namun hingga pekan lalu, kuota jenjang SD baru terisi 66 calon siswa sehingga masih membutuhkan sekitar 24 peserta didik yang memenuhi persyaratan.

Bupati menjelaskan, program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat berpenghasilan terendah.

“Syaratnya adalah masyarakat desil 1 dan desil 2. Sekolahnya bagus, fasilitasnya lengkap, dan semuanya gratis. Bahkan nantinya jenjang SMP hingga SMA juga gratis sehingga masyarakat tidak harus selalu berebut masuk sekolah negeri,” jelasnya.

Tak hanya itu, Jepara juga mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menghadirkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), sekolah berasrama bagi siswa berprestasi yang konsepnya menyerupai Taruna Nusantara, namun tidak berbasis pendidikan militer.

Pada tahap awal akan dibuka dua rombongan belajar untuk tingkat SMP dan dua rombongan belajar untuk SMA, masing-masing berkapasitas 20 siswa. Selama pembangunan gedung permanen berlangsung, kegiatan belajar sementara akan menggunakan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK).

Pembangunan SNT dijadwalkan dimulai pada Oktober 2026 di atas lahan seluas 10 hektare yang telah dihibahkan Pemerintah Kabupaten Jepara kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Proses seleksi peserta didik dilaksanakan langsung oleh kementerian sepanjang Juli dengan target pembelajaran dimulai sekitar Agustus.

“Ini seperti sekolah Taruna Nusantara, tetapi bukan sekolah militer,” ujar Witiarso.

Menurutnya, SNT tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar asal Jepara, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa berprestasi dari daerah sekitar seperti Kudus, Pati, dan Demak. Di Jawa Tengah, sekolah tersebut hanya dibangun di tiga daerah, yakni Jepara, Cilacap, dan Purbalingga.

Sementara itu, bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Jepara tetap difokuskan untuk membebaskan biaya sekolah siswa yang membutuhkan.

“Mengenai beasiswa dari Pemkab Jepara, pembayarannya langsung ke sekolah sehingga sekolah menjadi gratis bagi siswa. Yang terpenting anak-anak tetap bisa sekolah, urusan administrasi akan kami bantu,” tegas Bupati.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. (OBR).

Berita Terbaru

Bupati Kendal Tegaskan Keterbukaan Informasi Wajib Jadi Budaya di Seluruh Sekolah Dasar

KENDAL, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan melalui penguatan budaya keterbukaan informasi di lingkungan sekolah dasar. Bupati Kendal Dyah...

AHY Siapkan Safari Politik, Demokrat Perkuat Komunikasi Lintas Partai Jelang HUT Ke-25

JAKARTA, NEWSREAL.id– Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyiapkan langkah politik melalui agenda safari ke berbagai tokoh nasional dan pimpinan partai politik di...

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang Proyek Jalur Kereta Api

JAKARTA, NEWSREAL.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)...

Komitmen Pemkab Kendal Lindungi Pekerja Rentan, Ribuan Warga Dapat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

KENDAL, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya pekerja rentan, melalui Program Perlindungan Masyarakat atau Pekerja Rentan (Permata). Program tersebut menjadi...

Bantuan Budidaya Rumput Laut Rp 9 M Siap Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pesisir Karimunjawa

JEPARA, NEWSREAL.id – Pemerintah terus memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan budidaya rumput laut di Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bantuan...

Harga Telur Anjlok dan Peternak Terancam Gulung Tikar, Pemerintah Ungkap Pemicunya

JAYAPURA, NEWSREAL.id– Aksi protes terkait harga telur yang terus merosot terjadi di sejumlah daerah, Selasa (7/7/2026). Para peternak mengaku kondisi tersebut akan mengancam usaha mereka...

Update Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Warga Diminta Tetap Waspada

JAKARTA, NEWSREAL.id – Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunjukkan peningkatan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber...

Nobar Film “Langit Tetap Sama”, KPU Kendal Gaungkan Kesetaraan Disabilitas

KENDAL, NEWSREAL.id – Upaya membangun kesetaraan bagi penyandang disabilitas terus diperkuat di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Salah satunya melalui pemutaran film bertema inklusi Langit Tetap...

Kebutuhan Siswa Jadi Sorotan, DPRD Kendal Larang Sekolah Jual Seragam

KENDAL, NEWSREAL.id-Komisi D DPRD Kabupaten Kendal mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal segera menerbitkan surat edaran yang melarang praktik penjualan seragam di sekolah...

Pemerhati Budaya: Merti Desa Bibis Kulon Bukti Nyata Pelestarian Tradisi di Tengah Arus Modernisasi

SOLO, NEWSREAL.id – Tradisi Merti Desa yang digelar warga Bibis Kulon, Kelurahan Gilingan, Kota Solo, dinilai tidak sekadar menjadi agenda tahunan masyarakat, tetapi juga memiliki...

Merti Desa Bibis Kulon Solo, Upaya Gotong Royong Warga Lestarikan Budaya

SOLO,NEWSREAL.id-Upacara tradisional “merti desa” warga Bibis Kulon, Kota Solo, Jawa Tengah, berlangsung meriah. Ratusan warga mendatangi kirab budaya untuk memeriahkan acara tersebut. Merti desa atau...

Cerita Inspiratif, Pulih Usai Kecelakaan Maut, Diah Warih Tumbuhkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan...