
SOLO, NEWSREAL.id – Tradisi Merti Desa yang digelar warga Bibis Kulon, Kelurahan Gilingan, Kota Solo, dinilai tidak sekadar menjadi agenda tahunan masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Jawa di tengah derasnya arus modernisasi.
Rangkaian Merti Desa Bibis Kulon berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juli 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya dan gotong royong masyarakat. Puncak acara akan ditandai dengan pagelaran wayang kulit bertajuk “Jumeneng Puntodewo” pada Selasa (7/7/2026) malam mulai pukul 20.00 WIB.
Hariono Gempil, seorang pemerhati seni dan budaya asal Solo, menjelaskan, penyelenggaraan tradisi seperti Merti Desa memiliki nilai strategis karena tidak hanya melestarikan ritual adat, tetapi juga menjadi media regenerasi pelaku seni tradisi.
“Di tengah perkembangan teknologi dan budaya populer, tradisi Merti Desa menjadi ruang yang mempertemukan nilai spiritual, gotong royong, dan kesenian rakyat. Tradisi seperti ini harus terus dijaga karena menjadi identitas budaya masyarakat Jawa,” ujarnya.
“Untuk pemkot kota solo diharapkan dapat menengok “kanan-kiri”, memperhatikan acara tahunan di Bibis Kulon, Gandekan, dan ada juga di daerah Laweyan. Pemkot harus ikut nyengkuyung demi masyarakat kota solo,” tambah Hariono, saat ditemui di lokasi, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari kehidupan sosial yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Senin (6/7/2026), warga mengawali kegiatan dengan kerja bakti membersihkan fasilitas umum dan makam leluhur, dilanjutkan kirab budaya tradisional serta pasar murah yang digelar di sepanjang Jalan Veteran, Kota Solo.
Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi Merti Desa atau bersih desa yang selama ini dikenal sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Jawa kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen, keselamatan, dan keberkahan yang diterima.
Dalam tradisi masyarakat Jawa, Merti Desa lazim diisi dengan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, kirab gunungan hasil bumi, doa bersama, hingga pertunjukan seni tradisional.
Di Bibis Kulon, rangkaian tradisi juga mencakup kegiatan Sendang Panguripan, Malam Midodaren, dan Mider Sendang Panguripan sebagai bagian dari pelestarian adat setempat.
Puncak perayaan akan menghadirkan pentas wayang kulit yang melibatkan tiga dalang, termasuk dalang cilik Uwais Al Rifqi Saputra. Kehadiran dalang muda tersebut dinilai menjadi simbol regenerasi seni pedalangan yang selama ini menjadi salah satu warisan budaya Jawa.
Pemerhati budaya menilai pelibatan generasi muda dalam pertunjukan wayang menjadi langkah penting agar seni tradisional tetap memiliki ruang hidup di tengah perubahan zaman.
Sementara itu, Lurah Gilingan dalam sambutannya berharap tradisi Merti Desa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana mempererat hubungan antarwarga.
“Kita berdoa bersama acara ini berjalan lancar dan tahun depan akan tetap bisa digelar. Acara ini ada kegiatan masyarakat agar bisa bertegur sapa dan semakin kompak,” ujarnya. (OBR).
Harga Telur Anjlok dan Peternak Terancam Gulung Tikar, Pemerintah Ungkap Pemicunya
JAYAPURA, NEWSREAL.id– Aksi protes terkait harga telur yang terus merosot terjadi di sejumlah daerah, Selasa (7/7/2026). Para peternak mengaku kondisi tersebut akan mengancam usaha mereka...
Update Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Warga Diminta Tetap Waspada
JAKARTA, NEWSREAL.id – Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunjukkan peningkatan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber...
Nobar Film “Langit Tetap Sama”, KPU Kendal Gaungkan Kesetaraan Disabilitas
KENDAL, NEWSREAL.id – Upaya membangun kesetaraan bagi penyandang disabilitas terus diperkuat di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Salah satunya melalui pemutaran film bertema inklusi Langit Tetap...
Kebutuhan Siswa Jadi Sorotan, DPRD Kendal Larang Sekolah Jual Seragam
KENDAL, NEWSREAL.id-Komisi D DPRD Kabupaten Kendal mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal segera menerbitkan surat edaran yang melarang praktik penjualan seragam di sekolah...
Merti Desa Bibis Kulon Solo, Upaya Gotong Royong Warga Lestarikan Budaya
SOLO,NEWSREAL.id-Upacara tradisional “merti desa” warga Bibis Kulon, Kota Solo, Jawa Tengah, berlangsung meriah. Ratusan warga mendatangi kirab budaya untuk memeriahkan acara tersebut. Merti desa atau...
Cerita Inspiratif, Pulih Usai Kecelakaan Maut, Diah Warih Tumbuhkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan...
Rusak Parah, Rumah ODGJ di Yogyakarta Terima Bantuan dari Diwa Foundation
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id-Salah satu ppenerima manfaat aksi bedah rumah Diwa Foundation adalah Mursiti (59), warga Jetisharjo, Cokrodiningratan, RT 11 RW 357, Kota Yogyakarta. Perempuan setengah baya...
Dilaporkan soal Baliho Ultah Jokowi, Wali Kota Solo Hormati Proses Hukum
SOLO, NEWSREAL.id– Wali Kota Solo Respati Ardi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo terkait pemasangan baliho ucapan ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 RI Joko Widodo...
TNI Buru Kelompok Elkius, OPM yang Serang Pesawat PT AMA di Yahukimo
JAKARTA, NEWSREAL.id– Tentara Nasional Indonesia (TNI) buru kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pimpinan Elkius Kobak. Kelompok Elkius disebut melakukan penyerangan terhadap...
Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru, 7 Kali Erupsi selama 4 Jam
LUMAJANG, NEWSREAL.id-Selama empat jam, Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, erupsi sebanyak tujuh kali pada Jumat pagi (3/7/2026). Menurut keterangan petugas Pos Pengamatan...
Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng
SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...
Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...