Regional

Harga Telur Anjlok dan Peternak Terancam Gulung Tikar, Pemerintah Ungkap Pemicunya

Tim Redaksi, Wildan Abdul Rahman
Selasa, 7 Juli 2026 17:17 WIB
Harga Telur Anjlok dan Peternak Terancam Gulung Tikar, Pemerintah Ungkap Pemicunya
NEWSREAL.ID - ilustrasi ayam petelur-pexel

JAYAPURA, NEWSREAL.id– Aksi protes terkait harga telur yang terus merosot terjadi di sejumlah daerah, Selasa (7/7/2026). Para peternak mengaku kondisi tersebut akan mengancam usaha mereka jika pemerintah tidak segera turun tangan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menjelaskan penurunan harga yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, dilansir dari Antara.

Menurutnya, ketika pasokan melimpah sementara permintaan menurun, harga di tingkat peternak otomatis mengalami penurunan.

Karena itu, Kementerian Pertanian terus menyiapkan langkah jangka pendek, menengah, dan panjang untuk menjaga keseimbangan antara suplai dan permintaan agar harga tidak kembali berada di bawah biaya pokok produksi.

“Jika kondisi ini terus berlangsung, keberlanjutan usaha peternak akan terganggu dan produksi nasional juga terancam,” jelas Agung.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap kesejahteraan peternak semakin meningkat, harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat, serta ketahanan pangan nasional terus terjaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Seperti diketahui, puluhan peternak ayam pedaging dan petelur di Soloraya menggelar aksi damai mandi telur dan bagi-bagi ayam di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Selasa (7/7).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas anjloknya harga pokok produksi (HPP) telur dan ayam saat ini.

Dilansir dari kumparan, aksi dimulai dengan orasi secara bergantian oleh para peternak. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan “Suara Rakyat Suara Sejati, Ganti Segera Mentan dan Bentuk Kementerian Peternakan”.

“Jadi ayam hidup itu sampai mencapai Rp 13.000 per kilogram. Terus telur mencapai Rp 17.000-Rp 18.000 per kilogram dari peternak. Sudah dua bulan ini peternak Soloraya rugi dan ruginya nggak main-main, sampai ratusan juta juga bahkan kalau yang besar saya yakin mencapai angka miliaran,” ujar Parjuni, Selasa (7/7). (OBR).

Sumber: Antara

Berita Terbaru

Pengungsi Bencana di NTT Dapat 954 Ton Bantuan Logistik, Disalurkan BNPB

JAKARTA,NEWSREAL.ID— Sejak 15 hingga 22 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mendistribusikan 954 ton bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di...

Mengejutkan ! Data Pemkab Bandung 1.066 ASN Terindikasi Judi Daring

BANDUNG,NEWSREAL.ID – Ancaman perjudian kian hari kian memprihatinkan. Dikutip dari Antara, sebanyak 1.066 aparatur sipil negara (ASN) terverifikasi data bermain judi daring. Kendati data tersebut...

GKR Hemas Terkesan Kegiatan Diwa Foundation di Yogyakarta, Angkat Inklusivitas dan Kesetaraan

YOGYAKARTA, NEWSREAL.ID— Ketua Pelaksana Suara Inklusi untuk Semua 2026, Diah Warih Anjari bertemu dengan GKR Hemas di Gedung DPD RI, Kamis (20/8/2026) untuk menyampaikan laporan...

Warga Bibis Baru Solo Desak STOP Operasional Tower BTS, Diwa : Nyawa dan Keselamatan Warga Lebih Berharga

SOLO,NEWSREAL.id — Kantor Satpol Kota Solo, Jawa Tengah di geruduk belasan warga dari Kampung Bibis Baru, Nusukan RT 01 dan RT 02, RW 24, Banjarsari,...

Soroti Kasus Pencuri Tewas Dikeroyok Massa, Diwa Foundation: Tegakkan Hukum dan Keadilan

DiwaJAKARTA, NEWSREAL.com– Di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian publik, tangis seorang anak menjadi pengingat bahwa setiap tindak kekerasan meninggalkan dampak panjang bagi keluarga yang...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...

Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar

JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...

Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...

Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini

SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...

Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas

INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...

Perkuat Pendidikan Inklusif, Pemerintah Percepat Revitalisasi SLB hingga Digitalisasi Pembelajaran

KENDAL, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Langkah tersebut menjadi bagian...