Humaniora

Stafsus Menag Gugun Gumilar Hadir di GKA Solo, Ajak Umat beragama kompak Jaga Persatuan

Tim Redaksi, newsreal.id
Minggu, 31 Mei 2026 13:29 WIB
Stafsus Menag Gugun Gumilar Hadir di GKA Solo, Ajak Umat beragama kompak Jaga Persatuan
NEWSREAL.ID - Stafsus Menag RI Gugun Gumilar saat memberi materi di di hadapan jemaat Gereja Keluarga Allah (GKA) Solo., Minggu (31/5/2026). (Foto: istimewa)

SOLO,NEWSREAL.id – Seluruh umat beragama di Indonesia diajak terus mempererat kekompakan untuk merawat dan menjaga persatuan kesatuan bangsa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara aktif terus menjaga semangat kerukunan antar umat beragama.

Staf Khusus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menuturkan, semangat kerukunan adalah fondasi utama bangsa. Keberagaman iman, suku, dan budaya harus dirawat sebagai kekuatan, bukan alasan untuk terpecah.

Indonesia Emas 2045 hanya bisa kita wujudkan kalau umat beragama kompak menjaga persatuan. Beda iman tidak membuat kita berbeda sebagai anak bangsa. Justru di situlah kekuatan kita,” ujar saat memberikan materi di di hadapan jemaat Gereja Keluarga Allah (GKA) Widuran Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2026)

Alumni Hartford International University of Peace and Religion Amerika Serikat ini menyampaikan ketika tokoh agama dan jemaat dari keyakinan berbeda duduk bersama membicarakan masa depan bangsa, itu bukti Pancasila hidup.

Alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung itu menyampaikan apresiasi terbuka kepada GKA Solo yang membuka ruang dialog kebangsaan. Sehingga dialog lintas iman dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045 bisa terlaksanakan dengan baik dan lancar.

Pendidikan Karakter Kebangsaan

Lebih lanjut Duta Muda PBB 2013-2016 ini menyorot peran pendidikan dalam mencetak generasi emas. Ia menekankan sekolah, keluarga, dan rumah ibadah punya tugas sama: menanamkan cinta tanah air, toleransi, dan etika.

“Generasi 2045 harus cerdas, tapi juga berkarakter. Harus jago teknologi, tapi tidak kehilangan nilai kemanusiaan,” katanya.

“Kalau anak-anak kita dibesarkan dalam lingkungan yang mengajarkan saling menghormati, baik di sekolah maupun di rumah ibadah, maka 2045 bukan sekadar angka. Itu masa depan yang pasti kita raih bersama,” sambung pria kelahiran Purwakarta yang pernah menjadi salah satu pembicara di Forum Internasional G20.

Gugun menyebut GKA Solo sebagai contoh rumah ibadah yang moderat dan inklusif. Tradisi Solo yang guyub dan toleran dinilai jadi modal penting membangun kohesi sosial nasional.

Pesan penutupnya untuk jemaat, Gugun meminta untuk merawat kerukunan yang dimulai dari hal kecil.

“Tegur sapa tetangga beda keyakinan, lawan hoaks di grup WhatsApp keluarga, dan ajarkan anak untuk bangga jadi Indonesia,” pesan pendiri Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia itu.(Bun)

Berita Terbaru

Peringatan Maulid Nabi 2026, Menag : Teladani Nabi dan Kembangkan Potensi Diri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada seremoni. Momentum tersebut perlu menjadi kesempatan untuk mengenali dan mengembangkan berbagai...

Doa Lintas Agama Perkuat Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada...

Kunjungi Umat Buddha di Lampung, Staf Khusus Menag RI Tegaskan Kerukunan Jadi Fondasi Visi Presiden Prabowo

LAMPUNG,NEWSREAL.id – Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar melakukan kunjungan silaturahmi ke Amurwa Bhumi Graha Temple, Lampung. Kunjungan ini sebagai bagian dari penguatan...

Gugun Gumilar Dukung Pendidikan Agama Hindu yang Inovatif dan Berakar pada Nilai Kerukunan

JAKARTA,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, menghadiri peluncuran Program Studi Magister Pendidikan Agama Hindu (PAH) STAH Dharma Nusantara Jakarta, Jumat (24/7). Kehadirannya menjadi...

Cerita Inspiratif, Pulih Usai Kecelakaan Maut, Diah Warih Tumbuhkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan...

Gugun Gumilar Tekankan Kebebasan Beragama dan Beribadah sebagai Hak Konstitusional

BANDUNG,NEWSREAL.id – Stafsus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menggelar pertemuan dengan Jemaat Rumah Doa Methodis Injili Jemaat...

Stafsus Menag terima Patriot Garda Indonesia Hibahkan Koleksi Buku Kristen ke Perpustakaan Masjid Istiqlal

JAKARTA,NEWSREAL.id-Dalam upaya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dan memperkaya khazanah literasi lintas iman, PGI (Patriot Garda Indonesia) secara resmi menyerahkan bantuan hibah berupa 181 eksemplar...

Stafsus Menteri Agama : Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global

JAKARTA, NEWSREAL.id – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat semangat perubahan, memperluas wawasan, serta menghadirkan kontribusi...

Kunjungi Solo, Ini yang disampaikan Gugun Gumilar

SOLO, NEWSREAL.id – Stafsus Menang Gugun Gumilar mengunjungi Kota Solo, Jumat sore. Tujuan kehadiran Gugun untuk mendengar langsung kondisi lapangan. “Sore hari ini saya tiba...

Kemenag Perkenalkan Reconnect, Pendekatan Keagamaan untuk Rehabilitasi Mantan Napiter

JAKARTA,NEWSREAL.id – Tantangan utama dalam proses kembalinya mantan napiter menjadi warga negara karena minimnya pendekatan berbasis keagamaan yang menyentuh akar rumput. Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng...

Perbedaan Sunni – Syiah Bagian Fitrah, Gugun Gumilar : We are brother and sister in Islam. We are Muslim !

JAKARTA,NEWSREAL.id – Staf Khusus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menghadiri Seminar “Al-Qur’an: Kitab Suci Yang Abadi” di...

Pembubaran Ibadah di Bantul DIY, Stafsus Kemenag Siap Turun ke Jogja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Aksi pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026), langsung mendapatkan respons. Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar...

Leave a comment