Sepakbola

Perancis Tembus Semifinal Piala Dunia 2026, Deschamps Puji Mental Anak Asuhnya

Tim Redaksi, Wildan Abdul Rahman
Jumat, 10 Juli 2026 16:02 WIB
Perancis Tembus Semifinal Piala Dunia 2026, Deschamps Puji Mental Anak Asuhnya
NEWSREAL.ID - Pesepak bola Prancis, Kylian Mbappe (kiri), melakukan selebrasi bersama pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps (kedua kiri), usai mencetak gol ke gawang Swedia pada pertandingan babak 32 besar ajang Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Selasa (30/06/2026) waktu setempat. Les Blues Prancis lolos menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang telak 3-0 atas Swedia. ANTARA FOTO/Xinhua/Lui Siu Wai/kye

BOSTON, NEWSREAL.id – Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps menilai keberhasilan Les Bleus menembus semifinal Piala Dunia 2026 untuk ketiga kalinya secara beruntun merupakan bukti kematangan tim, bukan semata-mata karena kualitas individu para pemain bintang.

Prancis memastikan tempat di empat besar setelah mengalahkan Maroko dengan skor 2-0 di Boston Stadium, Kamis (10/7/2026). Dua gol kemenangan dicetak oleh Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

Hasil tersebut memperpanjang catatan impresif Prancis yang selalu mencapai babak semifinal sejak Piala Dunia 2018. Menurut Deschamps, pencapaian itu lahir dari pengalaman, kekompakan, serta kemampuan para pemain menghadapi tekanan di turnamen besar.

“Ini merupakan sebuah pembuktian dan kami bangga bisa berada di semifinal untuk ketiga kalinya secara beruntun,” kata Deschamps seusai pertandingan.

Meski meraih kemenangan meyakinkan, Deschamps mengakui timnya sebenarnya belum tampil maksimal, terutama pada babak pertama ketika gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas, termasuk penalti yang tidak berbuah gol.

“Melihat jalannya babak pertama, kami melewatkan beberapa peluang, termasuk penalti. Dalam hal penyelesaian akhir kami belum berada di level terbaik. Namun lawan terus dipaksa bekerja keras hingga kelelahan, sehingga ruang permainan mulai terbuka. Kami mampu membatasi pergerakan mereka dan akhirnya bisa bermain lebih menyerang,” ujarnya.

Sepanjang babak pertama, Prancis memang menciptakan banyak peluang dan memaksa kiper Maroko, Yassine Bounou, melakukan sejumlah penyelamatan penting. Namun, Deschamps menegaskan timnya tetap percaya diri meski gagal mengonversi peluang-peluang tersebut menjadi gol.

Salah satu sorotan pertandingan adalah Kylian Mbappe yang sempat gagal mengeksekusi penalti. Namun sang kapten mampu bangkit dengan mencetak gol pembuka bagi Prancis, sekaligus menambah koleksi golnya di putaran final Piala Dunia menjadi 20 gol.

“Kalau itu Kylian, tidak ada masalah. Dia tidak pernah meragukan dirinya sendiri,” ujar Deschamps.

Lebih jauh, pelatih berusia 57 tahun itu menilai pengalaman menjadi pembeda utama dibandingkan ketika Prancis pertama kali mencapai semifinal pada Piala Dunia 2018.

“Pengalaman adalah perbedaan terbesar antara semifinal pertama pada 2018 dengan sekarang. Kami tidak sekadar mengulang apa yang pernah dilakukan karena situasinya berbeda. Tetapi kami tahu apa yang dibutuhkan untuk menghadapi pertandingan seperti ini,” katanya.

Menurut Deschamps, kekuatan utama Prancis justru terletak pada mentalitas kolektif yang dimiliki seluruh anggota tim, termasuk pemain yang tidak selalu mendapat kesempatan tampil.

“Ada pemain yang tidak banyak bermain, tetapi saya bersama mereka setiap hari. Semuanya bekerja untuk kepentingan tim. Mereka memahami bahwa menjadi bagian dari Timnas Prancis adalah bentuk tanggung jawab kepada negara, para pendukung, dan generasi muda,” jelasnya.

Deschamps juga membantah anggapan bahwa Mbappe merupakan pemain yang hanya mementingkan diri sendiri. Ia menilai sang kapten justru menjadi teladan dalam menjaga kekompakan tim.

“Banyak yang mengira Kylian hanya memikirkan dirinya sendiri. Itu sama sekali tidak benar. Sebagai kapten, dia memberikan contoh yang luar biasa. Ketika Dembele mencetak hattrick, Kylian ikut bergembira seolah dia sendiri yang mencetak gol,” ungkap Deschamps.

Ia menegaskan bahwa kepentingan tim selalu menjadi prioritas utama bagi seluruh pemain Prancis.

“Tim selalu menjadi yang utama. Semua pemain memiliki komitmen yang sama, baik yang bermain di lapangan maupun yang berada di bangku cadangan,” tegasnya.

Prancis selanjutnya akan menghadapi pemenang laga antara Spanyol dan Belgia pada babak semifinal untuk memperebutkan tiket menuju partai final.

Meski telah mencapai empat besar, Deschamps mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri.

“Kami memang sudah berada di semifinal, tetapi belum berada di final. Kami masih memiliki satu pertandingan yang sangat berat. Target kami adalah melangkah ke final, satu langkah demi satu langkah. Kami tahu apa yang ingin kami capai,” pungkasnya.(OBR).

Sumber: xinhua

Berita Terbaru

Jelang Perancis Vs Maroko, Deschamps Fokus Pertajam Lini Depan

JAKARTA, NEWSREAL.id – Tim Nasional Prancis terus mematangkan persiapan menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko. Pelatih Didier Deschamps meminta anak asuhnya tampil...

Ronaldo Akhiri Perjalanan di Panggung Piala Dunia, Enam Edisi Turnamen Tegaskan Status Sang Legenda

DALLAS, NEWSREAL.id – Mega bintang sepak bola asal Portugal, Cristiano Ronaldo, memastikan Piala Dunia FIFA 2026 menjadi turnamen terakhirnya bersama Tim Nasional Portugal. Hal itu...

Arsenal Terpuruk Lagi !

JAKARTA,NEWSREAL.id – Arsenal terpuruk lagi di final Liga Champion ! Arsenal harus puas menjadi runner up Liga Champions 2025/2026 setelah kalah adu penalti dari Paris...

Siap Libas Arsenal, PSG Dahaga Gelar Liga Champion

PARIS,NEWSREAL.id– Klub sepakbola Paris Saint-Germain masih terus haus gelar. Juara Prancis ini bertekad mempertahankan gelar Liga Champions. Hal ini ditegaskan Ousmane Dembele seperti dikutip dari...

Sebegini Bangga Lampard Bawa Coventry City ke Kasta Tertinggi Liga Inggris

COVENTRY, newsreal.id – Sebuah pencapaian besar bagi klub-klub di Inggris yang bisa mencicipi Premier League. Tentu saja persaingan, drama, berjibaku akan dihadapi klub-klub yang bisa...

Raih Gelar Keempat, Real Sociedad Kampiun Piala Raja setelah

JAKARTA, newsreal.id – Setelah mengalahkan Atletico Madrid di partai final melalui adu tendangan penalti (4-3) di Stadion de La Cartuja, Sevilla, Sabtu waktu setempat. Real...

Berita Duka Eks Kiper Arsenal Meninggal Dunia usai Ditabrak KA

SALZBURG, newsreal.id – Nasib apes tidak bisa dihindari. Demikian pula umur seseorang di dunia ini. Seperti nasib yang dialami Eks kiper Arsenal dan Juventus. Seperti...

Rontok di Liga Champions, Nasib Alvaro Arbeloa di Tangan Petinggi Real Madrid

MUNICH, newsreal.id – Klub Real Madrid kalah menyesakkan 3-4 dari Bayern Munich di leg kedua, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB dan terhenti di perempatfinal. Madrid...

Tumbang di Bernabeu, Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun

NEWSREAL, Madrid – Club Real Madrid tumbang saat menjamu lawan dikandang sendiri saat panggung Liga Champions. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos julukan Real Madrid...

FIFA Beri Sinyal: Laga Iran di Piala Dunia 2026 Tetap di AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA– FIFA mengisyaratkan tidak akan memindahkan pertandingan timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026 ke Meksiko, meski ada kekhawatiran keamanan akibat konflik geopolitik terbaru....

FIFA Sanksi Israel: Denda hingga Kampanye Anti-Diskriminasi di Stadion

NEWSREAL.ID, ZURICH- FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) menyusul aduan dari Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) dalam Kongres FIFA ke-74. Dalam...

Finalissima Batal, Argentina Pilih Uji Coba Lawan Guatemala Jelang Piala Dunia 2026

NEWSREAL.ID, BUENOS ARIES- Rencana laga akbar Finalissima 2026 antara Timnas Argentina dan Timnas Spanyol resmi dibatalkan. Sebagai gantinya, skuad asuhan Lionel Scaloni akan menggelar uji...