JAKARTA,NEWSREAL.id – Staf Khusus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menghadiri Seminar “Al-Qur’an: Kitab Suci Yang Abadi” di ICC Jakarta, Jumat, (29/5/2026).
Seminar yang digelar oleh Konsulat Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Islam Iran dalam rangka mengenang Syahid Ebrahim Raisi. Hadir dalam kesempatan itu Dubes Iran YM. Mohammad Boroujerdi memberikan sambutan. Serta pembicara Jamileh Sadat Alamolhoda, Ph.D (Istri Almarhum Syahid Raisi), Ust. Husein Shahab, MA (Ketua Dewan Syura ABI)
Gugun dalam keterangan istagram pribadinya, Senin (1/6/2026) menyambut baik acara tersebut.
“Hari ini kita gas lagi.. dan menyusuri ruang ruang yang belum pernah disentuh oleh pemerintah (Pemerintah RI-red). Dan bertemu teman-teman Muslim Syiah di Islamic Cultural Center, Jakarta,” dalam memulai narasinya.
Pendiri dan Direktur NGO Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia ini menyatakan, perbedaan pandangan, termasuk antara Sunni dan Syiah merupakan bagian dari fitrah. Hal itu sebagai dinamika sejarah dan keberagaman dalam kehidupan umat.
Ia pun berpandangan perbedaan tersebut semestinya disikapi dengan kedewasaan, saling menghormati, dan semangat persaudaraan, bukan dijadikan alasan untuk saling memusuhi.
“Stop menjelekan orang orang Syiah! Stop menghujat orang Syiah! Stop saling klaim kebeneran ! Stop membakar rumah ibadah orang Syiah !,” tegas dosen Studi Islam dan Agama di Dublin City University, Inggris.
Bagi umat muslim, Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang mengajarkan nilai-nilai kedamaian dan hidup berdampingan dengan sesama.

Foto Dok
Jaga Persatuan
Dan sebagai bangsa yang hidup di bawah naungan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kerukunan dan persatuan. Dalam kehidupan berbangsa, setiap warga negara memiliki hak dan kedudukan yang sama di hadapan hukum.
“Pada akhirnya, Tuhan tidak hanya melihat identitas dan perbedaan manusia, tetapi juga ketulusan hati dan amal perbuatan kita,” tegasnya.
Pada bagian akhir Gugun mengajak seluruh elemen bangsan agar jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah umat dan bangsa. Indonesia menjadi kuat bukan karena keseragaman, melainkan karena kemampuannya merawat persatuan dalam keberagaman.
“Ayo bangkit Umat Islam. Kita bangkit dari keterbelakangan. Kita bangkit dan maju Bersama. Saya bilang Tidak ada Sunni dan Syiah !! We are brother and sister in Islam. We are Muslim !”. (Bun)
Cerita Inspiratif, Pulih Usai Kecelakaan Maut, Diah Warih Tumbuhkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan...
Gugun Gumilar Tekankan Kebebasan Beragama dan Beribadah sebagai Hak Konstitusional
BANDUNG,NEWSREAL.id – Stafsus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menggelar pertemuan dengan Jemaat Rumah Doa Methodis Injili Jemaat...
Stafsus Menag terima Patriot Garda Indonesia Hibahkan Koleksi Buku Kristen ke Perpustakaan Masjid Istiqlal
JAKARTA,NEWSREAL.id-Dalam upaya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dan memperkaya khazanah literasi lintas iman, PGI (Patriot Garda Indonesia) secara resmi menyerahkan bantuan hibah berupa 181 eksemplar...
Stafsus Menteri Agama : Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
JAKARTA, NEWSREAL.id – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat semangat perubahan, memperluas wawasan, serta menghadirkan kontribusi...
Kunjungi Solo, Ini yang disampaikan Gugun Gumilar
SOLO, NEWSREAL.id – Stafsus Menang Gugun Gumilar mengunjungi Kota Solo, Jumat sore. Tujuan kehadiran Gugun untuk mendengar langsung kondisi lapangan. “Sore hari ini saya tiba...
Kemenag Perkenalkan Reconnect, Pendekatan Keagamaan untuk Rehabilitasi Mantan Napiter
JAKARTA,NEWSREAL.id – Tantangan utama dalam proses kembalinya mantan napiter menjadi warga negara karena minimnya pendekatan berbasis keagamaan yang menyentuh akar rumput. Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng...
Stafsus Menag Gugun Gumilar Hadir di GKA Solo, Ajak Umat beragama kompak Jaga Persatuan
SOLO,NEWSREAL.id – Seluruh umat beragama di Indonesia diajak terus mempererat kekompakan untuk merawat dan menjaga persatuan kesatuan bangsa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara...
Pembubaran Ibadah di Bantul DIY, Stafsus Kemenag Siap Turun ke Jogja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Aksi pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026), langsung mendapatkan respons. Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar...
Kisah Ikon Global Haji 2026, Nenek Jumariah yang Sebatang Kara
DADA Jumariah berdebar kencang saat kakinya melangkah memasuki pelataran Masjidil Haram, Minggu (10/5/2026). Di bawah terik langit Makkah, perempuan lanjut usia itu berulang kali mengusap...
Staf Khusus Menag RI Rayakan Hardiknas bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Pembinaan dan Beasiswa
JAKARTA,NEWSREAL.id — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mengunjungi kegiatan belajar anak-anak di Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia...
Disambut Gembira Ria, RUU PPRT Disahkan sebagai Undang-undang
JAKARTA,newsreal.id – DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi Undang-Undang. Pengesahan ini disambut antusias oleh PRT yang...
Peringatan 67 Tahun Pengabdian Sangha Agung Indonesia, Menag : Rumah Ruang Menemukan Ketenangan
JAKARTA,newsreal.id — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya memaknai rumah ibadah sebagai ruang untuk membangun ketenangan batin, refleksi diri, dan pendalaman nilai-nilai spiritual. Hal tersebut...
