Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Antisipasi El Nino, Bapanas Perkuat Cadangan Pangan dari Dalam Negeri

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 3 April 2026 22:25 WIB
Antisipasi El Nino, Bapanas Perkuat Cadangan Pangan dari Dalam Negeri
NEWSREAL.ID - PANEN JAGUNG: Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi diampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencoba memanen jagung menggunakan traktor (combine harvester) saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 dalam rangka Swasembada Jagung di Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Bekasi, Januari lalu. (Foto: Kementan)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP) berbasis produksi dalam negeri sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi tahun ini.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan pemerintah telah meningkatkan kewaspadaan sejak dini, terutama dalam menjaga ketahanan stok pangan nasional.

“Penguatan cadangan pangan menjadi ujung tombak mitigasi ketika ada potensi El Nino,” ujar Ketut, Jumat, (3/4/2026). Ia menjelaskan, langkah antisipasi menjadi krusial menjelang musim kemarau, mengingat dampak kekeringan dapat mengganggu produksi pangan di berbagai daerah.

Berdasarkan laporan Badan Riset dan Inovasi Nasional, fenomena El Nino diperkirakan mulai berdampak di Indonesia pada awal Mei 2026, khususnya di wilayah selatan garis ekuator seperti Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

Penyerapan Gabah

Untuk menjaga ketersediaan pangan, Bapanas terus memperkuat stok CPP seiring upaya Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam menjaga produksi nasional. Melalui penugasan kepada Perum Bulog, penyerapan gabah petani ditingkatkan guna diolah menjadi beras sebagai bagian dari cadangan pemerintah.

Selain beras, penguatan stok juga mencakup komoditas lain seperti jagung pakan dan minyak goreng sebagai bantalan menghadapi potensi gangguan produksi. “Dengan penguatan cadangan, ketika terjadi kekeringan yang berdampak pada produksi, ketersediaan pangan tetap bisa terjaga,” kata Ketut.

Per 2 April 2026, stok CPP tercatat meliputi beras sebesar 4,4 juta ton, jagung pakan 168 ribu ton, minyak goreng 121 ribu kiloliter, gula pasir 49 ribu ton, daging sapi 8 ribu ton, serta daging kerbau 3 ribu ton.

Sementara itu, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan langkah mitigasi terus dipercepat. Ia optimistis stok cadangan beras pemerintah dapat meningkat hingga 5 juta ton dalam waktu dekat. “Persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” ujar Amran. (tb)

Berita Terbaru

Polemik POUK Tesalonika Teluknaga, Gugun Gumilar Dorong Dialog Damai

NEWSREAL.ID, TANGERANG- Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar meminta polemik penyegelan Kantor Yayasan Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang diselesaikan...

Din Syamsuddin Serukan Persatuan Umat Islam demi Perdamaian Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Tokoh cendekiawan Muslim Indonesia yang juga mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengajak umat Islam untuk memperkuat persatuan sebagai langkah penting dalam mewujudkan...

Insentif Rp6 Juta per Hari Dihentikan Jika SPPG Tak Penuhi Standar

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan menghentikan insentif sebesar Rp6 juta per hari bagi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi...

Pemerintah Ubah Skema MBG, Kini Hanya Dibagikan Saat Hari Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memutuskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya diberikan pada hari aktif sekolah, tidak lagi disalurkan saat hari libur. Kebijakan ini diambil setelah...

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Keanggotaan BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace...

Survei: 83 Persen Warga Indonesia Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hasil survei gabungan dari Lembaga Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia menolak serangan yang...

Indonesia Berpotensi Jadi Contoh Global South dalam Pembatasan Medsos Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pakar Teknologi Informasi Ismail Fahmi menilai Indonesia berpeluang menjadi tolok ukur bagi negara-negara Global South dalam menerapkan kebijakan pembatasan media sosial bagi anak....

Diwa Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kekhawatiran terhadap dampak dunia digital pada anak kian mengemuka. Arus informasi yang begitu deras, tanpa batas yang jelas, dinilai berpotensi mengganggu kesehatan mental...

Rusia: Serangan ke Pasukan Perdamaian Tak Boleh Dianggap Wajar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia sekaligus menegaskan...

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Minta TNI dan PBB Bersikap Tegas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak adanya ketegasan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait gugurnya sejumlah...

Di Tengah Geopolitik Memanas, Diah Warih Anjari Apresiasi Presiden Tak Naikkan Harga BBM

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum Ormas G-Nesia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan pemerintah yang tidak...

WFH Setiap Jumat Resmi Berlaku, ASN Diminta Hemat Energi dan Kurangi Mobilitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat. Kebijakan ini diambil sebagai langkah...