Nasional

Geopolitik Terus Memanas, Menko Zulhas Optimistis Pangan RI Aman

Tim Redaksi, newsreal.id
Selasa, 7 April 2026 19:00 WIB
Geopolitik Terus Memanas, Menko Zulhas Optimistis Pangan RI Aman
NEWSREAL.ID - FOTO ILUSTRASI

NEWSREAL, Jakarta – Rivalitas intens antara AS-Tiongkok, konflik Rusia-Ukraina, dan ketegangan Timur Tengah (Iran-Israel) dan yang lain kian memanas belakangan ini. Dinamika geopolitik global, termasuk konflik di sejumlah kawasan, berdampak pada jalur distribusi dan biaya produksi di dalam negeri memengaruhi kondisi pangan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, logistik Indonesia tetap aman meski gejolak geopolitik global mempengaruhi distribusi logistik dan biaya bahan baku.

Menurutnya, gangguan logistik global menyebabkan waktu pengiriman barang meningkat signifikan sehingga berimbas pada biaya distribusi.

“Iya memang ada beberapa (harga pangan naik), saya akui dampak (geopolitik) itu terasa. Sekarang transportasi laut itu berputar, yang tadinya 20 hari sekarang bisa 60 hari lebih,” kata Zulkifli Hasan usai kegiatan silaturahmi di Jakarta, Selasa.

Dikatakan, kenaikan biaya energi juga turut mendorong peningkatan ongkos transportasi, termasuk harga avtur yang berdampak pada tarif angkutan udara.

Selain itu, kenaikan harga bahan baku seperti plastik turut mempengaruhi ketersediaan sarana distribusi, termasuk karung untuk gabah di sejumlah daerah.

“Misalnya sekarang plastik. Plastik itu luar biasa naiknya,” ungkapnya.

Meski demikian, Zulhas memastikan kondisi pangan nasional, khususnya beras, tetap dalam kondisi aman di tengah ketidakpastian global.

“Walaupun ada masalah di internasional, geopolitik, ada peperangan, tapi soal pangan kita aman,” ucap dia.

Harga Plastik

Ia menambahkan stok beras nasional dalam kondisi mencukupi dan relatif stabil. Pernyataan tersebut sejalan dengan keterangan Kementerian Pertanian yang menyebut cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional mencapai sekitar 4,6 juta ton pada 7 April 2026, atau menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan stok pangan nasional.

Dengan jumlah tersebut, pemerintah memperkirakan ketersediaan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 10 hingga 11 bulan ke depan, termasuk menghadapi tekanan geopolitik global dan potensi El Nino.

Di sisi lain, kenaikan harga bahan baku plastik juga telah menjadi perhatian pemerintah karena berdampak pada pelaku usaha.

Sebelumnya, pemerintah mencatat harga plastik di dalam negeri meningkat sekitar 30 hingga 80 persen akibat gangguan pasokan global yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Menurut Zulhas, kondisi pangan yang relatif terjaga tersebut didukung oleh langkah pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan, energi, dan hilirisasi sebagai bagian dari antisipasi ketidakpastian global. (Bn)

Berita Terbaru

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Gugun Gumilar: Indonesia Emas 2045 Memerlukan Pemuda yang Mampu Merawat Kerukunan

MANADO,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan Peta Jalan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda...

Berantas Korupsi, Diwa : Sinergitas TNI/Polri, Kejaksaan Dijaga demi Bangsa

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, mendorong sinergitas TNI, Polri dan Kejaksaan, untuk memberantas korupsi di Indonesia. Pernyataan itu muncul setelah Diwa, sapaan...

Leave a comment