Hukum Kriminal

Penyelundupan 123 Ton Bawang Bombay di Semarang Dibongkar

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 10 Januari 2026 23:59 WIB
Penyelundupan 123 Ton Bawang Bombay di Semarang Dibongkar
NEWSREAL.ID - BAWANG ILEGAL: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, didampingi jajaran terkait saat mengecek ribuan karung bawang bombay ilegal yang diamankan aparat di sebuah gudang di Kota Semarang, Sabtu (10/1/2026). (Foto: Kementan)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tak akan memberi toleransi terhadap praktik penyelundupan bawang bombay ilegal yang terungkap di Kota Semarang. Ia meminta aparat mengusut kasus tersebut hingga ke akar agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Ini harus diusut tuntas. Kami minta Polisi Militer mendampingi, Kapolres juga turun, bongkar sampai ke akar-akarnya. Harus ada efek jera,” tegas Amran saat meninjau ribuan karung bawang bombay ilegal yang diamankan di sebuah gudang di Semarang, Sabtu, (10/1/2026).

Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat melalui layanan WhatsApp Lapor Pak Amran. Mendapat informasi adanya bawang bombay ilegal yang hendak masuk Semarang, Amran langsung berkoordinasi dengan Polisi Militer, Dandim, Kapolrestabes Semarang, hingga petugas karantina untuk mencegah barang tersebut beredar di pasar.

Dari hasil pengamanan, aparat menyita total 6.172 karung atau sekitar 123 ton bawang bombay ilegal. Namun, menurut Amran, persoalan utama bukan sekadar jumlah.

“Dalam pertanian, satu ton dengan seribu ton itu sama saja kalau membawa penyakit. Dampaknya bisa sangat berbahaya,” ujarnya.

Dirancang Matang

Amran menduga kuat penyelundupan ini sudah dirancang matang. Enam unit truk yang disiapkan untuk mengangkut bawang bombay tersebut juga turut diamankan aparat. “Mobilnya sudah siap semua, tapi tidak ada surat-surat. Ini jelas sekongkol. Tidak boleh ada ampun,” katanya dengan nada tegas.

Ia menambahkan, dampak penyelundupan bawang bombay tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berpotensi membawa bakteri berbahaya yang mengancam komoditas lokal dan mematahkan semangat petani dalam negeri.

“Ini akan dimusnahkan. Tidak ada distribusi, tidak ada lelang. Untung berhasil dicegah sebelum sampai ke masyarakat,” ujar Amran.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djoko Julianto menyatakan penyidikan kasus ini masih terus berjalan. Polisi telah mengamankan enam sopir truk ekspedisi sebagai saksi, menyita ribuan karung bawang bombay, serta enam unit kendaraan pengangkut.

“Untuk sementara kami periksa para sopir ekspedisi. Dari pemeriksaan ini akan ditelusuri asal-usul dokumen barang, kendaraan, dan pihak-pihak terkait lainnya,” jelas Djoko.

Saat ini, para sopir masih berstatus saksi karena mengaku hanya bertugas mengangkut barang dan bersikap kooperatif selama pemeriksaan.

“Mereka mengaku hanya mengantar barang ke Semarang. Informasi soal perusahaan dan asal barang akan kami sampaikan setelah pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Jabatan Silmy Karim Dicopot, Perintah Presiden Prabowo

JAKARTA,NEWSREAL.id – Buntut Silmy Karim menjadi tersangka KPK, jabatannya langsung dicopot. Sikap tegas ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi atas perintah dari Presiden...

Peran Wamen Imipas Silmy Karim Hingga Ditahan KPK

JAKARTA,NEWSREAL.id – Peran Wamen Imipas nonaktif Silmy Karim (SK) dalam kasus dugaan pemerasan terkait izin tinggal warga negara asing (WNA) di Kemekum Imipas pada rentang...

Posko Pengaduan Kekerasan Seksual Santriwati Dibuka di Pekalongan

PEKALONGAN,NEWSREAL.id – Bagi para santriwati yang pernah menjadi korban kekerasan seksual segera mengadukan ke posko yang dibuka Polresta Pekalongan. Posko ini dibuka sebagi respons atas...

Anggota HIPMI Kehilangan Mobil Rocky Orange B-1336-HKC, Hilang Dicuri Saat Menepi Di Tol Km 3,8 Jakbarhipmi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Nasib nahas menimpa seorang pengusaha muda yang juga anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat Angkatan ke-24, Rudy Alexsander Tinambunan. Niat hati...

Divonis 14 Tahun Penjara, Ini Hukuman Buat Bos Sritex Iwan Lukminto

SEMARANG,NEWSREAL.id – Ketua Majelis Hakim Rommel Franciskus Tampubolon dalam sidang putusan kasus korupsi kredit PT Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Kecamatan Semarang Barat menjatuhkan vonis...

Napi singgah kedai kopi, Dipindahkan ke Lapas Pengamanan Maksimum Nusakambangan

JAKARTA, NEWSREAL.id – Lapas dengan pengamanan maksimum di Nusakambangan menjadi lokasi pemindahan narapidana korupsi bernama Supriadi. Nama napi Nn yang viral di internet dan media...

BPA Fair 2026, Terobosan Perdana Lelang Libatkan Menkeu dan Bank Himbara

JAKARTA, NEWSREAL.id – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung RI melakukan terobosan perdana dalam penjualan lelang yang transparan dan akuntabel. Dalam acara BPA Fair 2026 digelar...

Korupsi Fasilitas Kredit Tuntutan 16 Penjara Tahun bagi Dua Bos Sritex

JAKARTA,NEWSREAL.id – Duo bersaudara yang juga bos PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, dituntut hukuman 16 tahun penjara dalam kasus korupsi fasilitas...

Jaksa Agung Larang Kriminalisasi Kepala Desa, Ini Penyebabnya

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kepala Desa di Indonesia agar tidak ditersangkakan. Mereka dipilih dari orang-orang yang tadinya tidak tahu apa yang dinamakan dengan administrasi pemerintahan. Para...

Penusukan Ketua DPD Golkar Maltra Bermotif Masalah Pribadi

JAKARTA, newsreal.id – Polisi akhirnya mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36), dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan terhadap Ketua...

Nus Kei Ditusuk Atlet MMA, Golkar Meminta Kader tidak Terprovokasi

MALUKU, newsreal.id – Sebuah peristiwa mengejutkan viral di media sosial beberapa saat lalu. Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia ditusuk orang dikenal di area...

Viral Napi Ngopi di Kedai, Kepala Rutan Kendari Langsung Dinonaktifkan

KENDARI, newsreal.id – Kepala Rutan Kelas II A Kendari Rikie Umbaran harus menjalani sanksi keras dengan dinonaktifkan buntut dari narapidana kasus korupsi Supriadi kedapatan ngopi....