
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mendorong pemerintah membuka peluang ekspor beras dan jagung setelah Indonesia dinyatakan mencapai swasembada dua komoditas pangan strategis tersebut.
Hal itu disampaikan Titiek saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 dalam rangka Swasembada Jagung yang dipusatkan di Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, dan diikuti secara daring dari Jakarta, Kamis.
“Jadi ini kita sudah swasembada beras dan jagung. Mudah-mudahan ke depan kita bisa ekspor, bahkan tahun ini kita sudah bisa ekspor,” ujar Titiek.
Menurutnya, capaian swasembada membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menembus pasar ekspor, sekaligus meningkatkan perekonomian petani dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Karena itu, ia mendorong peningkatan produktivitas pertanian agar ketahanan pangan tetap terjaga dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat.
Titiek juga memotivasi para petani jagung agar bangga atas keberhasilan nasional tersebut dan terus menjaga semangat mempertahankan swasembada, sembari meningkatkan kualitas produksi agar mampu bersaing di pasar global.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas pencanangan swasembada beras dan jagung, serta kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas capaian strategis nasional yang dinilai sangat penting bagi kesejahteraan rakyat.
Swasembada Jagung
Selain itu, Titiek turut mengapresiasi kontribusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung terwujudnya swasembada jagung. Ia menyebutkan, dari total produksi jagung nasional sebesar 16,1 juta ton, sekitar 20 persen di antaranya berasal dari dukungan Polri dalam program pangan nasional strategis.
Dengan konsumsi jagung nasional sekitar 15,6 juta ton, Indonesia mencatat surplus sekitar 0,5 juta ton yang dapat menjadi modal awal untuk ekspor jagung pada 2026, berdasarkan data resmi pemerintah.
Dalam dialog daring pada kegiatan panen raya tersebut, Titiek juga berinteraksi dengan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian Jayadi untuk menanyakan perkembangan produksi jagung di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subiyanto mengumumkan Indonesia resmi mencapai swasembada pangan, khususnya beras, pada 2025. Pengumuman itu disampaikan Presiden saat menghadiri panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Rabu 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo sambil menumbukkan alu ke dalam lesung sebagai simbol keberhasilan swasembada beras. (tb)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...