Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Bulog Gandeng BRIN, Stok Beras Dipoles Teknologi Biar Tahan Lama dan Bebas Kutu

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 29 Maret 2026 20:33 WIB
Bulog Gandeng BRIN, Stok Beras Dipoles Teknologi Biar Tahan Lama dan Bebas Kutu
NEWSREAL.ID - TEKEN MOU: Kepala BRIN, Arif Satria, dan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan Nota Kesepahaman (MoU) usai penandatanganan di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (Foto: BRIN)

NEWSRAL.ID, JAKARTA– Perum Bulog resmi menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat pengelolaan stok cadangan beras pemerintah (CBP). Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas beras, mencegah hama seperti kutu, hingga memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis teknologi.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi Bulog dalam mengelola rantai pasok pangan yang lebih modern dan efisien. “Melalui sinergi ini, Bulog tidak hanya menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan, tetapi juga mendorong pemanfaatan inovasi teknologi dalam pengelolaan logistik secara menyeluruh,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan adendum nota kesepahaman antara Bulog dan BRIN yang dilakukan bersama Kepala BRIN, Arif Satria pada Jumat (27/3/2026). Langkah ini sekaligus memperkuat kolaborasi yang telah terjalin sejak 2024.

Perluas Kerja Sama

Lewat kesepakatan terbaru ini, ruang lingkup kerja sama diperluas. Mulai dari pengembangan smart farming, modernisasi sistem pergudangan, hingga diversifikasi pangan dan penguatan jaringan distribusi. Tak hanya itu, kedua pihak juga mendorong pemanfaatan teknologi pengawetan pangan, termasuk riset teknologi radiasi untuk memperpanjang masa simpan beras dan meningkatkan efisiensi distribusi.

Rizal menegaskan, kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret untuk menciptakan sistem pangan nasional yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria menilai kerja sama ini penting untuk memastikan hasil riset tidak berhenti di laboratorium, melainkan bisa langsung diterapkan di sektor strategis seperti pangan.

“Kolaborasi ini memastikan inovasi benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung sistem pangan yang lebih modern dan efisien,” kata Arif. Dengan sinergi ini, pemerintah berharap pengelolaan stok beras nasional semakin kuat, bukan hanya dari sisi jumlah, tapi juga kualitas dan daya tahannya di tengah tantangan distribusi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. (tb)

Berita Terbaru

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...

Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...

Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Pertamina Tanggung Selisih Sementara

NEWSEAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetap stabil meski terjadi lonjakan harga minyak dunia. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh...