
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penunjukan Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dinilai bukan sekadar rotasi jabatan biasa. Di tengah tekanan global, ia langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah besar: membereskan kebocoran penerimaan negara.
Pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi menilai, tantangan utama justru berada di dalam negeri, khususnya di sektor kepabeanan. Ia menyoroti praktik kebocoran yang kerap terjadi di pintu-pintu masuk perdagangan seperti pelabuhan dan bandara.
“Masalah terbesar itu di pelabuhan. Banyak kebocoran dan ini bukan rahasia lagi,” ujarnya, Minggu (29/3/2026). Menurut Ibrahim, praktik tersebut sudah berlangsung secara sistemik. Ketika satu jalur pengawasan diperketat, jalur lain tetap berjalan. Bahkan dalam banyak kasus, pola permainan dilakukan secara kolektif, sehingga sulit diberantas jika hanya menyasar individu.
Ia menegaskan, pembenahan sistem menjadi kunci. Jika tata kelola kepabeanan dan perpajakan bisa diperbaiki, maka potensi peningkatan penerimaan negara dinilai sangat besar. “Kalau ini bisa dibenahi, penerimaan bisa naik signifikan. Kalau tidak, ya stagnan,” katanya.
Selain faktor eksternal, keberhasilan Sekjen baru juga dinilai sangat bergantung pada kemampuan mengelola internal birokrasi. Posisi Sekjen disebut sebagai “tangan kanan” Menteri Keuangan, dengan peran strategis dalam mengatur sumber daya manusia dan menjaga integritas lembaga.
Pembenahan Internal
Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai, Robert merupakan sosok yang tepat untuk mendampingi Menteri Keuangan Purbaya. Namun, ia menekankan bahwa fokus utama Sekjen tetap pada pembenahan internal, bukan isu geopolitik.
“Peran Sekjen lebih ke internal, terutama dalam memperbaiki tata kelola ASN di lingkungan Kemenkeu,” ujarnya. Diketahui, Robert memiliki rekam jejak panjang di bidang kebijakan fiskal dan kepabeanan.
Ia pernah berkarier di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, hingga menjabat Direktur Kepabeanan Internasional. Selain itu, ia juga sempat menjadi staf ahli Menteri Keuangan Sri Mulyani serta berkiprah di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Dengan peran sentral dalam pengelolaan SDM, Sekjen Kemenkeu memegang kendali atas data, rekam jejak, hingga proses seleksi pejabat di berbagai direktorat jenderal.
Posisi ini menjadi “filter utama” dalam memastikan pejabat yang menduduki jabatan strategis memiliki integritas dan kompetensi. Di tengah tantangan fiskal dan praktik kebocoran yang masih menghantui, publik kini menaruh harapan besar pada Sekjen baru untuk benar-benar membenahi sistem, bukan sekadar mengganti orang, tetapi memperbaiki cara kerja dari dalam. (tb)
Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari
JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...
Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal
JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...
Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia
NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...
KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun
NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...
Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...
Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...
Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Pertamina Tanggung Selisih Sementara
NEWSEAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetap stabil meski terjadi lonjakan harga minyak dunia. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh...
RI-Korsel Teken Sepuluh MoU Strategis, Kerja Sama Ekonomi hingga Energi Bersih
NEWSREAL.ID, SEOUL- Hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan kembali diperkuat melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis lintas sektor. Sebanyak 10 nota kesepahaman (Memorandum of...
Korsel-RI Perkuat Kemitraan Strategis
NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama strategis dengan Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks. Hal ini disampaikan...
Zulhas Ngebut PSEL: 30 Proyek Disiapkan, Sampah Mau Disulap Jadi Listrik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai tancap gas mempercepat pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di berbagai daerah. Total ada 30 proyek yang disiapkan untuk...
BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun MBG Langsung untuk Perbaikan Gizi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa sebagian besar anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialokasikan langsung untuk peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dari total anggaran...
Prabowo Kantongi Kerja Sama Rp370 Triliun dengan Jepang
NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senillai 22 miliar dollar AS atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya ke Tokyo,...

