Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

WFH Tinggal Diumumkan, Menkeu: Keputusan Sudah Final!

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 25 Maret 2026 19:15 WIB
WFH Tinggal Diumumkan, Menkeu: Keputusan Sudah Final!
NEWSREAL.ID - MEMIMPIN SIDANG: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat memimpin sidang Debottlenecking di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa kebijakan work from home (WFH) telah diputuskan oleh pemerintah dan akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Meski begitu, ia menegaskan bahwa bukan dirinya yang akan menyampaikan keputusan tersebut kepada publik.

“Sudah diputuskan, nanti diumumkan. Bukan saya yang ngomong, nanti Pak Menko Perekonomian,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pernyataan tersebut mengarah pada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang disebut akan menjadi pihak resmi yang mengumumkan kebijakan WFH tersebut.

Terkait tujuan kebijakan, pemerintah sebelumnya menargetkan WFH dapat menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hingga 20 persen. Namun, Purbaya menilai dampak kebijakan ini tidak bisa dilihat secara sederhana hanya dari sisi penghematan energi.

Menurutnya, ada potensi efek berantai yang justru menguntungkan perekonomian. Aktivitas ekonomi yang meningkat bisa mendorong pertumbuhan bisnis, konsumsi masyarakat, hingga berdampak pada kenaikan penerimaan pajak negara.

“Hemat BBM mungkin iya, tapi kalau ekonomi aktif, bisnis naik cepat, konsumsi naik, pajak juga ikut naik. Itu kan tetap menguntungkan,” jelasnya. Sebagai Bendahara Negara, Purbaya menekankan bahwa pemerintah menggunakan pendekatan menyeluruh dalam menghitung dampak kebijakan. Artinya, keuntungan dan kerugian tidak dilihat secara parsial, melainkan dari keseluruhan efek terhadap ekonomi nasional.

Pemilihan Hari

Salah satu skema yang sempat disampaikan adalah penerapan WFH pada hari Jumat. Menurut Purbaya, pemilihan hari tersebut bukan tanpa alasan. Jumat dinilai sebagai hari kerja dengan durasi paling pendek, sehingga potensi penurunan produktivitas dianggap paling kecil.

“Kalau diliburkan, dipilih yang dampaknya paling kecil ke produktivitas. Jumat kan jam kerjanya paling pendek,” tambahnya. Meski keputusan sudah diambil, masih ada sejumlah hal teknis yang belum sepenuhnya jelas, terutama terkait penerapan di sektor swasta.

Purbaya mengaku belum bisa memastikan apakah kebijakan WFH nantinya bersifat wajib atau hanya berupa imbauan bagi perusahaan. Ia juga menegaskan bahwa tidak semua sektor dapat menerapkan kebijakan ini, terutama sektor industri seperti pabrik yang membutuhkan kehadiran fisik pekerja.

“Yang jelas pabrik-pabrik itu tidak ikut. Swasta wajib atau tidak, mungkin imbauan. Pemerintahan wajib,” ujarnya. Kebijakan WFH ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam merespons berbagai dinamika ekonomi, termasuk upaya efisiensi energi di tengah tekanan global terhadap harga minyak.

Selain itu, fleksibilitas kerja juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap keseimbangan produktivitas dan mobilitas masyarakat. Dengan keputusan yang sudah final, publik kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Apakah skemanya wajib, sebagian, atau hanya imbauan, yang jelas, pola kerja di Indonesia bersiap memasuki babak baru. (tb)

Berita Terbaru

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...

Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...

Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Pertamina Tanggung Selisih Sementara

NEWSEAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetap stabil meski terjadi lonjakan harga minyak dunia. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh...

RI-Korsel Teken Sepuluh MoU Strategis, Kerja Sama Ekonomi hingga Energi Bersih

NEWSREAL.ID, SEOUL- Hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan kembali diperkuat melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis lintas sektor. Sebanyak 10 nota kesepahaman (Memorandum of...

Korsel-RI Perkuat Kemitraan Strategis

NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama strategis dengan Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks. Hal ini disampaikan...

Zulhas Ngebut PSEL: 30 Proyek Disiapkan, Sampah Mau Disulap Jadi Listrik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai tancap gas mempercepat pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di berbagai daerah. Total ada 30 proyek yang disiapkan untuk...

BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun MBG Langsung untuk Perbaikan Gizi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa sebagian besar anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialokasikan langsung untuk peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dari total anggaran...

Prabowo Kantongi Kerja Sama Rp370 Triliun dengan Jepang

NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senillai 22 miliar dollar AS atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya ke Tokyo,...

Kemendag Genjot Kerja Sama Dagang Global Lewat Forum WTO di Kamerun

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat hubungan perdagangan dan investasi internasional melalui serangkaian pertemuan bilateral dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 World Trade Organization yang...