Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Soal WFH, Mendagri Pastikan Layanan Penting Tetap Jalan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 25 Maret 2026 19:21 WIB
Soal WFH, Mendagri Pastikan Layanan Penting Tetap Jalan
NEWSREAL.ID - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menegaskan, penerapan work from home (WFH) tidak akan mengganggu layanan esensial di daerah.

Pemerintah pusat bahkan akan melakukan sosialisasi khusus kepada pemerintah daerah agar pelaksanaan kebijakan ini tetap berjalan optimal. Menurut Tito, skema WFH bukan hal baru bagi pemerintah.

Pengalaman saat pandemi Covid-19 menjadi bukti bahwa sistem kerja fleksibel tersebut pernah diterapkan dan berjalan cukup baik. “Tidak ada masalah. Pemda juga sudah punya pengalaman. Hanya saja, karena ada kepala daerah baru, nanti akan kita jelaskan lagi,” ujar Tito usai konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, sektor-sektor vital tidak boleh terpengaruh oleh kebijakan ini. Layanan seperti transportasi umum, penanganan darurat, rumah sakit, hingga kebersihan lingkungan wajib tetap beroperasi penuh.

“Hal-hal yang esensial seperti angkutan, layanan emergensi, rumah sakit, kebersihan harus tetap jalan,” tegasnya. Lebih lanjut, Tito mengungkapkan bahwa wacana penerapan WFH sebelumnya telah dibahas bersama sejumlah kementerian dan lembaga.

Namun, keputusan final masih menunggu laporan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto. Salah satu skema yang mengemuka adalah penerapan WFH selama satu hari dalam sepekan.

Meski demikian, hari pelaksanaannya belum dipastikan dan masih menunggu keputusan tingkat pusat. “Tapi hari apa yang akan diambil, nanti diputuskan. Hasil rapat akan dilaporkan dulu ke Presiden,” jelas Tito.

Strategi Penghematan

Sebelumnya, pemerintah menggulirkan rencana WFH pasca-Lebaran sebagai bagian dari strategi penghematan energi, khususnya di tengah kenaikan harga minyak dunia. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan mobilitas harian masyarakat dan berdampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar.

Rencana tersebut juga telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menyebutkan bahwa kebijakan WFH akan berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan diimbau untuk diikuti sektor swasta.

Meski arah kebijakan sudah mulai terlihat, pemerintah tetap berhati-hati dalam implementasinya, terutama untuk memastikan tidak ada gangguan pada pelayanan publik. Koordinasi antara pusat dan daerah menjadi kunci agar fleksibilitas kerja bisa berjalan seiring dengan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dengan pengalaman sebelumnya dan persiapan yang matang, pemerintah optimistis skema WFH bisa diterapkan tanpa mengorbankan pelayanan esensial. Artinya, meski sebagian ASN nanti bekerja dari rumah, layanan publik tetap harus “on” seperti biasa, tidak ada alasan untuk ikut offline. (tb)

Berita Terbaru

BGN Tutup Sementara SPPG yang Pemiliknya Viral Joget-joget

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup sementara dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik seorang mitra yang viral...

Menhaj Pastikan Haji 2026 Tetap Sesuai Jadwal

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf memastikan keberangkatan jamaah haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal, meskipun situasi geopolitik global tengah...

Kepala BNN Dorong Pendekatan Berimbang Tangani Narkotika

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional RI Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya pendekatan berimbang dalam penanganan narkotika, yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga...

BGN Bentuk Tim Khusus Awasi Sertifikasi SPPG, Jaga Mutu Program Makan Gratis

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk tim internal khusus untuk mengawasi sertifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas program...

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Setor Rp17 Triliun ke Dewan Perdamaian Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun untuk bergabung...

Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos)...

Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Polri Imbau WFA untuk Hindari Penumpukan Kendaraan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai potensi kemacetan saat arus balik Lebaran 2026. Langkah...

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...