Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Sri Mulyani Siapkan Rp600 Triliun untuk Bayar Bunga Utang Tahun Depan

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 19 Agustus 2025 17:05 WIB
Sri Mulyani Siapkan Rp600 Triliun untuk Bayar Bunga Utang Tahun Depan
NEWSREAL.ID - KONFRENSI PERS RAPBN: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers tentang RAPBN dan Nota Keuangan di Jakarta pada Jumat (15/8). Pemerintah menyiapkan anggaran hampir Rp600 triliun untuk membayar bunga utang pada tahun depan. (Foto: Kemenkeu RI)

NEWESREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah kembali mengalokasikan anggaran jumbo untuk pembayaran bunga utang. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan dana hampir Rp600 triliun khusus untuk membiayai kewajiban tersebut.

Berdasarkan dokumen Buku II Nota Keuangan RAPBN 2026, total pembayaran bunga utang tahun depan diperkirakan mencapai Rp599,44 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari bunga utang luar negeri sebesar Rp60,7 triliun serta bunga utang dalam negeri Rp538,7 triliun.

Pembayaran bunga utang mencakup kewajiban kupon Surat Berharga Negara (SBN), bunga pinjaman, serta biaya lain yang timbul dalam rangka pengelolaan utang negara.

Dibandingkan tahun sebelumnya, anggaran bunga utang 2026 mengalami kenaikan 8,6 persen dari outlook pembayaran bunga utang 2025. Meski meningkat, laju pertumbuhan tersebut lebih rendah jika dibandingkan tahun 2025 yang tumbuh 13 persen dari realisasi 2024.

Tepat Waktu

Dalam dokumen RAPBN, pemerintah menegaskan bahwa pembayaran bunga utang diarahkan untuk menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara dengan memastikan kewajiban dipenuhi tepat waktu dan tepat jumlah.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga mendorong efisiensi pembayaran bunga melalui strategi pengelolaan portofolio yang lebih optimal. Langkah ini antara lain dilakukan dengan penerbitan utang secara fleksibel, baik dari sisi jumlah, waktu, tenor, mata uang, maupun instrumen yang digunakan.

“Pemerintah juga mendorong pendalaman pasar SBN agar tercipta pasar yang lebih dalam, aktif, dan likuid,” demikian tertulis dalam dokumen tersebut.

Alokasi pembayaran bunga utang yang terus meningkat mencerminkan besarnya beban pembiayaan negara di tengah kebutuhan fiskal lain yang juga mendesak. Namun, pemerintah menegaskan strategi pengelolaan utang tetap diarahkan agar rasio utang terhadap PDB tetap terjaga pada tingkat yang sehat dan berkelanjutan. (tb)

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment