
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam kondisi aman dan terkendali. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut, keputusan menghentikan impor solar menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Menurut Bahlil, sejak awal 2026 Indonesia sudah tidak lagi bergantung pada impor solar. Kebijakan ini membuat pasokan dalam negeri lebih stabil dan tidak terdampak langsung oleh gejolak global.
“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa solar kita aman. Kita sudah tidak impor lagi, jadi kondisinya clear,” ujar Bahlil saat melakukan inspeksi mendadak di Jawa Tengah.
Keputusan menghentikan impor solar tidak lepas dari beroperasinya proyek besar pengolahan minyak dalam negeri, yakni Refinery Development Master Plan Kilang Balikpapan. Proyek milik PT Pertamina (Persero) ini telah meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan.
Peresmian peningkatan kapasitas kilang tersebut dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan kapasitas mencapai 360 ribu barel per hari, menjadikannya salah satu kilang terbesar di Indonesia. Dengan kapasitas tersebut, kebutuhan solar domestik kini dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.
Seiring dengan itu, pemerintah juga tidak lagi mengeluarkan izin impor solar, termasuk bagi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta. Seluruh penyedia BBM kini diwajibkan mengambil pasokan dari Pertamina sebagai bagian dari penguatan distribusi energi nasional.
Namun demikian, untuk BBM jenis bensin, Indonesia masih belum sepenuhnya mandiri. Saat ini, sekitar 50 persen kebutuhan bensin masih dipenuhi melalui impor, sementara sisanya berasal dari produksi dalam negeri.
Alternatif Impor
Untuk mengantisipasi ketergantungan tersebut, pemerintah tengah mencari alternatif sumber impor minyak mentah dari berbagai negara. Beberapa negara yang menjadi opsi di antaranya Angola, Brasil, Amerika Serikat, hingga Rusia.
Selain itu, tantangan juga masih terlihat pada sektor gas, khususnya LPG. Bahlil mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen kebutuhan LPG nasional masih bergantung pada impor. Meski begitu, ia memastikan kondisi energi nasional secara umum tetap stabil.
Di tengah situasi global yang memanas, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Bahlil secara tegas meminta masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan energi.
“Nggak usah panic buying. Gunakan energi secukupnya, tidak perlu berlebihan,” tegasnya. Kekhawatiran terhadap pasokan energi global memang meningkat seiring konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut melibatkan Israel, memicu gangguan pada jalur distribusi energi dunia.
Salah satu titik krusial adalah Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak global, terutama bagi negara-negara Asia. Penguasaan jalur tersebut oleh Iran meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi internasional.
Meski demikian, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kondisi dalam negeri masih aman dan terkendali. Dengan penguatan kapasitas produksi dalam negeri serta diversifikasi sumber impor, Indonesia dinilai cukup siap menghadapi dinamika global. (tb)
Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal
JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...
Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia
NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...
KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun
NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...
Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...
Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...
Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Pertamina Tanggung Selisih Sementara
NEWSEAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetap stabil meski terjadi lonjakan harga minyak dunia. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh...
RI-Korsel Teken Sepuluh MoU Strategis, Kerja Sama Ekonomi hingga Energi Bersih
NEWSREAL.ID, SEOUL- Hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan kembali diperkuat melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis lintas sektor. Sebanyak 10 nota kesepahaman (Memorandum of...
Korsel-RI Perkuat Kemitraan Strategis
NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama strategis dengan Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks. Hal ini disampaikan...
Zulhas Ngebut PSEL: 30 Proyek Disiapkan, Sampah Mau Disulap Jadi Listrik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai tancap gas mempercepat pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di berbagai daerah. Total ada 30 proyek yang disiapkan untuk...
BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun MBG Langsung untuk Perbaikan Gizi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa sebagian besar anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialokasikan langsung untuk peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dari total anggaran...
Prabowo Kantongi Kerja Sama Rp370 Triliun dengan Jepang
NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senillai 22 miliar dollar AS atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya ke Tokyo,...
Kemendag Genjot Kerja Sama Dagang Global Lewat Forum WTO di Kamerun
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat hubungan perdagangan dan investasi internasional melalui serangkaian pertemuan bilateral dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 World Trade Organization yang...

