Ekonomi Bisnis

Sukses Kendalikan Stok LNG, 2025 Impor Dipastikan Nol

Tim Redaksi, Admin
Senin, 24 November 2025 17:14 WIB
Sukses Kendalikan Stok LNG, 2025 Impor Dipastikan Nol
NEWSREAL.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan Indonesia tidak perlu mengimpor liquefied natural gas (LNG) pada 2025 setelah berhasil menata ulang pasokan dan kebutuhan domestik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa upaya pengaturan stok tersebut mampu menutup proyeksi defisit hingga 50 kargo LNG.

“Awalnya defisit 50 kargo, tapi kami atur sedemikian rupa sampai akhirnya tidak perlu impor,” kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin, (24/11). Menurut Bahlil, defisit LNG yang muncul tahun ini terjadi karena permintaan dalam negeri meningkat melebihi perencanaan pemerintah.

Pada saat yang sama, pengelola wilayah kerja (WK) gas yang memproduksi LNG sudah terikat kontrak ekspor sejak periode plan of development (POD). Dalam fase POD, kata Bahlil, kontrak ekspor memang diperlukan untuk memastikan pasar bagi produksi LNG karena pasar domestik belum siap menyerap seluruh volume. “Kontrak itu tidak bisa dibatalkan sepihak. Kalau mundur, risiko kita bisa di-blacklist secara global,” tegasnya.

Kedaulatan Energi

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kedaulatan energi, termasuk pengurangan ketergantungan impor. Hal ini menjadi dasar pemerintah mencari solusi yang tetap menjaga keamanan pasokan tanpa melanggar kontrak internasional.

Untuk menyeimbangkan kebutuhan, pemerintah memutuskan menunda sejumlah kargo ekspor ke 2026 agar stok LNG di dalam negeri tetap aman pada 2025. Secara paralel, langkah teknis lainnya dilakukan oleh SKK Migas, termasuk mengalihkan ekspor gas dari Sumatera untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menjelaskan bahwa ekspor dari Natuna tetap dimaksimalkan ke Singapura, sementara sebagian kargo ekspor dari wilayah lain dialihkan ke pasar dalam negeri. “Itu kami divert untuk ekspor tahun berikutnya,” ujar Djoko.

Terkait kebutuhan LNG pada 2026, Djoko menyebut pembahasannya masih berlangsung. Namun ia optimistis pendekatan pengelolaan stok yang sama bisa kembali diterapkan. “Insya Allah kami atur dengan cara yang sama,” katanya.

Dengan strategi kombinasi antara penataan kontrak ekspor, pengalihan pasokan, dan prioritas kebutuhan domestik, pemerintah berupaya menjaga stabilitas energi nasional sekaligus memperkuat kemandirian sektor migas. (tb)

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Leave a comment