Pendidikan

DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Lagi demi Efisiensi

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 24 Maret 2026 20:51 WIB
DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Lagi demi Efisiensi
NEWSREAL.ID - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wacana mengembalikan sistem pembelajaran daring bagi siswa mulai April 2026 sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi menuai penolakan dari parlemen.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti menegaskan ketidaksetujuannya terhadap rencana tersebut karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius bagi dunia pendidikan.

Menurut Esti, pengalaman selama pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa sistem pembelajaran jarak jauh menyisakan berbagai persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan hingga kini. Oleh karena itu, ia meminta agar wacana tersebut dikaji secara lebih matang sebelum diambil sebagai kebijakan nasional.

“Pembelajaran daring pernah kita jalankan saat pandemi, dan kita tahu dampaknya tidak sederhana bagi pendidikan kita,” ujar Esti dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).

Ia menyoroti sejumlah tantangan yang muncul selama penerapan sekolah daring, mulai dari menurunnya kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran, masalah kedisiplinan, hingga hambatan dalam pembentukan karakter.

Selain itu, kendala teknis seperti keterbatasan akses teknologi dan kualitas jaringan juga menjadi faktor yang memperparah ketimpangan pendidikan. Salah satu dampak paling signifikan dari pembelajaran daring, lanjut Esti, adalah fenomena learning loss.

Kondisi ini merujuk pada penurunan kemampuan belajar siswa akibat berkurangnya intensitas dan kualitas pembelajaran, yang pada akhirnya membuat peserta didik cenderung kehilangan motivasi dan keterikatan dengan sekolah.

Esti menjelaskan bahwa gejala penurunan kemampuan kognitif siswa pascapandemi telah terlihat dari berbagai hasil pemantauan tumbuh kembang anak di Indonesia. Tidak hanya berdampak pada aspek akademik, pembelajaran daring juga dinilai memengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan fisik siswa.

Aspek Afektif

“Sistem daring sulit untuk menyentuh aspek afektif seperti pembentukan kepribadian, sikap, dan karakter. Ini yang menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan tidak boleh menjadi korban dari kebijakan efisiensi, termasuk yang berkaitan dengan penghematan energi di tengah dinamika global. Menurutnya, pemerintah perlu mencari alternatif solusi lain yang tidak mengorbankan kualitas pembelajaran.

Wacana penerapan kembali sekolah daring sendiri muncul seiring upaya pemerintah melakukan penghematan energi di berbagai sektor, menyusul potensi kenaikan harga minyak dunia akibat situasi geopolitik global. Namun, Esti menilai pendekatan tersebut tidak tepat jika diterapkan pada sektor pendidikan.

“Pasti ada langkah alternatif lain yang lebih bijak untuk menghadapi tekanan ekonomi global tanpa harus mengorbankan masa depan pendidikan anak-anak kita,” katanya.

Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga pun mendorong pemerintah untuk mengedepankan kebijakan yang berimbang antara efisiensi dan kualitas layanan publik. Terlebih, dampak jangka panjang dari penurunan kualitas pendidikan dinilai jauh lebih besar dibandingkan manfaat jangka pendek dari penghematan energi.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, DPR berharap kebijakan terkait sistem pembelajaran tetap mengutamakan kepentingan siswa sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan proses pendidikan berjalan optimal dan berkelanjutan di tengah tantangan global. (tb)

Berita Terbaru

Presiden Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

JAKARTA,NEWSREAL,ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan HUT...

Stafsus Menag: Madrasah Tak Boleh Tertinggal dalam Pemerintahan Prabowo

SEMARANG,NEWSREAL.ID — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pemerataan kualitas pendidikan, termasuk penguatan madrasah dan peningkatan kualitas guru. Staf Khusus Menteri Agama menyebut madrasah...

Hadiri Orientasi Maru Pascasarjana UHN Sugriwa, Gugun Gumilar : Ilmuwan Bisa Salah, Tapi Tidak Boleh Bohong

DENPASAR,NEWSREAL.id– Pendidikan dan riset menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan dunia kerja. Hal tersebut disampaikan H. Gugun...

Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren 2026 Dibuka, Berikut Informasinya

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2026. Pengajuan bantuan dibuka dari 1 – 4 September 2026. Direktur...

Staf Khusus Menag RI bicara Capaian Gagasan Pendidikan Presiden Prabowo Lewat Guru Madrasah

BOGOR,NEWSREAL.id — Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerukunan, Pelayanan dan Pengawasan Keagamaan, serta Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, menghadiri Puncak Hari Lahir...

Sempat Berdiskusi 30 Menit, Wamentan Bantah Kabur Diskusi di UGM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono membantah tentang tuduhan kabur saat berdiskusi dengan mahasisa di UGM Yogyakarta. Ia juga membantah jalannya diskusi panas dan...

KND-Diwa Foundation Gelar Seminar Kebangsaan Mantapkan Ideologi untuk kesetaraan Penyandang Disabilitas

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Penyandang disabilitas di Indonesia sebanyak 8,5% dari jumlah penduduk Indonesia, dengan jumlah terbanyak pada usia lanjut menurut Kemenko PMK. Mereka membutuhkan membutuhkan intervensi...

Daftar Beasiswa Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei, Cek Informasinya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Peluang studi internasional kembali dibuka bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, dan alumni pendidikan keagamaan. Pendaftaran terbuka sampai 31 Mei 2026 melalui Program...

Tantangan bagi Akademisi, Proyek Giant Sea Wall Libatkan Kampus

JAKARTA, NEWSREAL.id – Terobosan besar diambil pemerintah sekarang dalam melaksanakan program infrastruktur strategis yakni pelibatan penuh dunia pendidikan tinggi. Realisasinya adalah arahan langsung pelibatan akademisi...

Kemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun, Fokus Perbaikan Madrasah hingga Digitalisasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp24,8 triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia. Usulan ini difokuskan pada pemerataan...

Dukung Hemat Energi, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengimbau para murid untuk berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, khususnya bagi yang tinggal di jarak...

Tujuh Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerbitkan pedoman penggunaan kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tujuh menteri. Langkah ini menjadi...