Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Indonesia Stop Impor, Harga Beras Dunia Melunak

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 16 Desember 2025 17:22 WIB
Indonesia Stop Impor, Harga Beras Dunia Melunak
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memberi keterangan kepada media di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (16/12). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keputusan Indonesia untuk menahan diri dari impor beras ternyata berdampak sampai ke pasar global. Bukan cuma stok dalam negeri yang aman, harga beras dunia pun ikut turun setelah Indonesia berhenti jadi “langganan belanja” beras internasional.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyebut kebijakan penghentian impor beras memberi pengaruh signifikan terhadap harga beras dunia. Pasalnya, Indonesia sebelumnya dikenal sebagai salah satu pembeli beras terbesar di pasar global.

Baca juga: Mentan Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman, Swasembada Beras Bisa Lebih Cepat

“Dulu waktu saya Menteri Perdagangan, harga beras dunia sekitar 650 dolar AS per ton. Sekarang karena kita tidak belanja beras, harganya turun di bawah 400 dolar AS per ton. Pengaruhnya ke harga dunia luar biasa,” ujar Zulhas di Jakarta, Selasa, (16/12).

Pada 2024, Indonesia masih mengimpor sekitar 4,5 juta ton beras. Namun situasinya berubah drastis pada 2025. Produksi beras nasional justru surplus hingga 4,7 juta ton. Saat ini, cadangan beras di gudang Bulog juga tembus 3,7 juta ton.

Produksi Meningkat

Data Kemenko Pangan mencatat produksi beras Indonesia sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai 34,77 juta ton, naik 13,54 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Tak hanya beras, produksi jagung juga meningkat menjadi 16,55 juta ton atau naik 9,34 persen.

Zulhas menilai lonjakan produksi ini tak lepas dari pemangkasan regulasi, terutama dalam pengadaan pupuk bersubsidi. Jika sebelumnya terdapat sekitar 148 aturan, kini disederhanakan menjadi hanya 33 aturan.

Baca juga: Mentan Pastikan Stok Melimpah, RI Bebas Impor Beras hingga Akhir 2025

“Sekarang pupuk sudah sampai sebelum tanam. Petani tidak lagi menunggu. Dampaknya ke produksi beras itu besar sekali,” kata Zulhas.

Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis Indonesia sudah berada di jalur swasembada beras. Zulhas bahkan menyebut pengumuman resmi soal swasembada beras akan disampaikan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan oleh Menteri Pertanian. “Dalam satu tahun ini kita sudah swasembada. Nanti akan diumumkan secara resmi,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment