Nasional

Meski Dinonaktifkan Partai, Sahroni dkk Tetap Terima Gaji DPR

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 2 September 2025 18:16 WIB
Meski Dinonaktifkan Partai, Sahroni dkk Tetap Terima Gaji DPR
NEWSREAL.ID - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Status “nonaktif” yang diberikan partai politik kepada sejumlah anggota DPR belakangan ini ternyata tidak memengaruhi hak keuangan mereka di parlemen.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa kelima anggota dewan tersebut tetap menerima gaji penuh sebagai wakil rakyat. “Kalau dari sisi aspek itu ya tetap terima gaji,” kata Said di Kompleks Parlemen, Senin (1/9).

Menurut Said, secara hukum tidak ada istilah nonaktif dalam mekanisme DPR. Baik dalam Tata Tertib DPR maupun dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), status tersebut memang tidak dikenal.

Dengan demikian, keputusan partai politik yang menonaktifkan kadernya hanya berlaku secara internal, tanpa konsekuensi administratif terhadap kedudukan mereka di parlemen. “Nonaktif itu hanya istilah partai. Tidak ada dalam sistem keanggotaan DPR. Selama tidak ada pergantian antarwaktu (PAW), ya hak dan kewajiban mereka masih sama dengan anggota lain,” jelasnya.

Lima nama yang tengah menjadi sorotan publik itu antara lain Adies Kadir (Golkar), Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach (NasDem), serta Uya Kuya dan Eko Patrio (PAN). Mereka diputuskan “nonaktif” dari keanggotaan fraksi masing-masing setelah menuai kontroversi.

Tidak Sensitif

Sejumlah kontroversi yang menyeret nama mereka mencakup sikap membela kenaikan tunjangan anggota DPR hingga aksi berjoget yang viral di tengah situasi protes publik soal fasilitas dewan. Langkah itu dinilai partai sebagai tindakan yang tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat, sehingga memicu keputusan nonaktif.

Meski demikian, Said menegaskan kembali bahwa keputusan partai hanya berlaku sebatas hubungan organisasi politik dengan kadernya. Hak-hak sebagai anggota DPR tetap melekat sampai adanya mekanisme PAW yang resmi diputuskan dan disahkan.

“Selama belum ada surat keputusan penggantian dari KPU, status mereka tetap anggota DPR yang sah. Jadi, gaji tetap cair. Ini harus dipahami publik agar tidak salah persepsi,” ujarnya.

Isu ini menambah panjang daftar sorotan publik terhadap DPR, khususnya soal anggaran dan fasilitas yang dinilai berlebihan. Langkah partai yang menonaktifkan kadernya dianggap oleh sebagian pengamat sebagai strategi meredam amarah masyarakat, meski tidak berdampak signifikan terhadap status keanggotaan mereka di parlemen.

Publik juga menilai kasus ini menjadi ujian serius bagi DPR untuk menunjukkan komitmen pada transparansi dan integritas. Pasalnya, meski ada sanksi moral dari partai, hak finansial tetap mengalir tanpa hambatan.

Kontroversi ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian dalam beberapa waktu ke depan. Publik menunggu apakah langkah partai hanya sebatas simbolik atau akan berlanjut ke mekanisme formal di DPR melalui jalur PAW.

“Keputusan partai tentu punya bobot politik, tapi secara hukum dan administrasi DPR tetap berjalan dengan aturan yang berlaku. Jadi hak-hak anggota dewan tetap diberikan,” pungkas Said. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment