Nasional

Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 10 Maret 2026 01:53 WIB
Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan
NEWSREAL.ID - PENANAMAN JAGUNG: Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (lima dari kiri) bersma Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumsel, Sabtu (7/3/2026). (Foto: Kementan)

NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung nasional sekaligus mendukung target swasembada pangan.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan keberhasilan pembangunan sektor pertanian bergantung pada empat faktor utama, yakni ketersediaan benih berkualitas, irigasi yang memadai, pupuk yang mudah diakses, serta kepastian harga hasil panen bagi petani.

“Dalam pertanian ada empat hal yang menjadi pokok penting, yaitu benih, air atau irigasi, pupuk, dan setelah panen harganya harus dibeli dengan harga yang baik,” ujar Sudaryono dalam kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan keempat komponen tersebut dapat terpenuhi. Salah satunya dengan menyediakan benih jagung gratis bagi petani yang akan ditanam di lahan seluas 1 juta hektare dari total sekitar 2,5 juta hektare lahan jagung nasional.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat dukungan infrastruktur pertanian melalui program revitalisasi jaringan irigasi secara nasional. Program tersebut sebelumnya telah dianggarkan sebesar Rp12 triliun untuk memperbaiki jaringan irigasi primer, sekunder, hingga tersier.

Mekanisme Distribusi

Di sektor pupuk, pemerintah melakukan penyederhanaan mekanisme distribusi pupuk bersubsidi sekaligus memberikan tambahan insentif berupa penurunan harga sekitar 20 persen. Pemerintah juga menjamin harga pembelian hasil panen agar tetap menguntungkan bagi petani. Harga pembelian panen ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram untuk padi dan Rp5.500 per kilogram untuk jagung.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyatakan program penanaman jagung serentak merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperkuat kemandirian pangan di tengah dinamika global.

Menurutnya, hingga saat ini penanaman jagung secara nasional telah mencapai lebih dari 600 ribu hektare dengan potensi produksi sekitar 3,9 hingga 4 juta ton. Ke depan, pemerintah menargetkan perluasan penanaman hingga 1 juta hektare bahkan lebih.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat, pemerintah daerah, serta para petani, program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani. (tb)

Berita Terbaru

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Next...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Dituduh “Diselundupkan” Aparat, Mama Sinta Tegaskan Datang ke Jakarta Mandiri

JAKARTA,NEWSREAL.id – Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta, membantah telah menerima fasilitas dari pihak tertentu untuk...