Ekonomi Bisnis

Rokok Ilegal Dominasi Pasar Gelap, Bea Cukai Selamatkan Triliunan Rupiah

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 18 Juli 2025 14:35 WIB
Rokok Ilegal Dominasi Pasar Gelap, Bea Cukai Selamatkan Triliunan Rupiah
NEWSREAL.ID - ROKOK ILEGAL: Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama memimpin konferensi pers dalam gelar perkara rokok ilegal di Kediri, Jumat (18/7).

NEWSREAL.ID, KEDIRI- Rokok ilegal masih menjadi ancaman utama dalam peredaran barang kena cukai di Indonesia. Hingga Juni 2025, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencatat telah melakukan 13.248 kali penindakan terhadap barang ilegal dengan nilai total mencapai Rp3,9 triliun. Dari jumlah itu, 61 persen berasal dari rokok ilegal.

Meski terjadi penurunan 4 persen dalam jumlah penindakan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah batang rokok ilegal yang berhasil diamankan justru naik tajam sebesar 38 persen.

“Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas pengawasan dan efektivitas dalam proses penindakan,” ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dalam konferensi pers di Kediri, Jumat (18/7).

Bea Cukai menegaskan bahwa upaya pemberantasan rokok ilegal tidak hanya berhenti di penindakan. Langkah-langkah lanjutan seperti penyidikan, pengenaan sanksi administratif, hingga pendekatan ultimum remidium terus dijalankan untuk memberikan efek jera dan memaksimalkan penerimaan negara.

Operasi Gurita

Salah satu upaya besar yang dilakukan adalah Operasi Gurita, yang digelar dari 28 April hingga 30 Juni 2025. Dalam operasi tersebut, dilakukan 3.918 penindakan, dengan hasil sitaan mencapai 182,74 juta batang rokok ilegal.

Dari operasi ini, juga dihasilkan 22 penyidikan, 10 sanksi administratif terhadap pabrik senilai Rp1,2 miliar, serta 347 kasus yang dikenakan ultimum remidium dengan nilai total Rp23,24 miliar.

Kinerja unit vertikal di daerah juga menunjukkan hasil signifikan. Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II mencatat 511 penindakan sepanjang 2025, dengan sitaan 54,6 juta batang rokok ilegal dan 18.134 liter minuman mengandung alkohol.

Total nilai barang mencapai Rp80 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp48 miliar.

Sementara itu, Bea Cukai Kediri berhasil melaksanakan 57 penindakan dan mengamankan lebih dari 29 juta batang rokok ilegal sepanjang tahun ini.

Tak hanya mengedepankan pendekatan represif, Bea Cukai juga menjalankan strategi sosio-kultural. Di Jawa Timur II, misalnya, pendekatan dilakukan melalui edukasi publik dengan menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk membangun kesadaran tentang bahaya dan dampak negatif peredaran barang ilegal.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran masyarakat, tokoh agama, dan pelaku usaha sangat krusial. Membeli barang ilegal sama saja dengan merugikan negara,” tegas Djaka.

Melalui kombinasi pendekatan hukum dan edukasi, Bea Cukai optimistis bisa menekan peredaran rokok ilegal yang selama ini mendominasi pasar gelap dan menggerus penerimaan negara. (ct)

Berita Terbaru

Ekspor Gas ke Negara tak Diperpanjang, HKI : Langkah Tepat

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menyampaikan rencana pemerintah untuk tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga sebagai langkah tepat guna memastikan kebutuhan energi industri...

36 Investor Global Dikumpulkan OJK, Ada Apa ?

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar rapat virtual dengan 336 investor regional dan global, pada Senin (19/10/2026) lalu, guna...

Operasional KDKMP 1 Oktober, BUMN Pendukung Teken PKS dengan Agrinas

JAKARTA,NEWSREAL.ID – PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah mitra BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang...

Era Prabowo Subianto Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Dilunasi

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan pemerintah telah menuntaskan pembayaran utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia...

Diwa Foundation Hadir di Gorontalo, Penuhi Undangan Bank Indonesia untuk Ramaikan Event HARFEST 2026

GORONTALO, NEWSREAL.ID – Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Pemprov Gorontalo dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Festival Kuliner dalam rangkaian Hulonthalo Art...

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Leave a comment