Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 15 Januari 2026 02:34 WIB
Kepala BNN: Karier Tanpa Batas Berawal dari Hidup Sehat dan Bebas Narkoba
NEWSREAL.ID - SAMBUTAN BNN: Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto memberikan sambutan saat membuka kegiatan Career Day Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) DKI Jakarta yang diikuti ribuan pelajar SMP dan SMA se-DKI Jakarta di Balai Samudera, Jakarta, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa masa depan dan karier tanpa batas hanya dapat diraih dengan gaya hidup sehat serta menjauhi narkoba.

Pesan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Career Day Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) DKI Jakarta yang diikuti ribuan pelajar SMP dan SMA se-DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Samudera, Jakarta Utara, Selasa (13/1), dan menjadi ajang edukasi bagi pelajar untuk mempersiapkan masa depan sekaligus meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba.

Dalam sambutannya, Suyudi mengutip pepatah Romawi kuno Mens Sana in Corpore Sano yang berarti jiwa yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat. Menurutnya, kesehatan fisik dan mental merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

“Narkoba merusak kesehatan, baik fisik maupun mental, dan pada akhirnya menghancurkan masa depan,” tegas Kepala BNN RI di hadapan para peserta. Ia juga menyinggung peluang besar Indonesia untuk meraih visi Indonesia Emas melalui momentum bonus demografi.

Bonus Demografi

Namun, peluang tersebut, menurutnya, hanya dapat terwujud jika generasi muda mampu membentengi diri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Bonus demografi akan menjadi kekuatan besar apabila dikelola dengan baik. Salah satunya dengan memastikan generasi muda kita menjauhi narkoba,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suyudi memaparkan bahwa tantangan pemberantasan narkoba ke depan semakin kompleks. Mulai dari transformasi digital yang membuat jaringan narkotika semakin canggih, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, tekanan ekonomi, hingga derasnya arus informasi digital yang belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi digital yang memadai.

Mengakhiri sambutannya, Kepala BNN RI mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya dunia pendidikan, orang tua, dan peserta didik, untuk aktif melakukan pencegahan narkoba sejak dini. Ia juga mendorong keberanian masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

“Setiap pilihan hari ini akan menentukan kualitas hidup di masa depan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari narkoba,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...