
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa.
Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN RI, Roy Hardi, mengatakan barang bukti tersebut berasal dari sembilan kasus dengan total 13 tersangka. “Jenis narkotika yang dimusnahkan meliputi sabu, ekstasi, dan mephedrone,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa, (17/3/2026).
Rinciannya mencakup 27,73 kg sabu, 1,83 kg ekstasi (3.916 butir), serta mephedrone dalam bentuk padatan dan cairan, termasuk sejumlah bahan kimia prekursor. Sebelum dimusnahkan, sebagian kecil barang bukti disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium.
Roy menjelaskan, pengungkapan kasus terbagi dalam tiga kategori utama. Pertama, jaringan pengiriman paket narkotika melalui jasa pos yang terdeteksi oleh Bea Cukai.
Salah satu kasus terjadi di kawasan Cikarang, di mana pelaku berinisial AZ ditangkap saat mengambil paket berisi ekstasi. Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku diperintah oleh seorang warga negara asing yang diduga bagian dari jaringan internasional.
Kurir Terbang
Kategori kedua melibatkan jaringan “kurir terbang” yang beroperasi melalui Bandara Soekarno-Hatta. Dalam periode 21 Februari hingga 4 Maret 2026, petugas mengungkap tujuh kasus dan menangkap 10 tersangka dengan barang bukti sabu.
Sementara kategori ketiga adalah pengungkapan laboratorium gelap narkotika di Gianyar. Operasi gabungan BNN bersama Bea Cukai dan Imigrasi berhasil membongkar praktik clandestine lab yang dijalankan warga negara asing asal Rusia.
Seorang perempuan berinisial NT diamankan saat memproduksi mephedrone, dengan bantuan pria berinisial ST. Pengungkapan ini berawal dari pengiriman paket mencurigakan dari China menggunakan identitas palsu, yang kemudian dikembangkan melalui penyelidikan mendalam.
BNN menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap jaringan narkotika, termasuk yang melibatkan sindikat internasional. (tb)
Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...
KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...
Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...
Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...
KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...
Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...
Sembilan OTT KPK Sepanjang 2026, Tiga Kasus Terjadi Selama Ramadan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan sembilan operasi tangkap tangan (OTT) sejak awal tahun 2026. Penangkapan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menjadi OTT...
KPK Sita Uang Tunai dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bersama 26 orang...
Menteri HAM Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras, Desak Polisi Usut Tuntas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Natalius Pigai selaku Menteri Hak Asasi Manusia mengutuk keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek Daerah
NEWSREAL.ID, CILACAP- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan di balik operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Penangkapan tersebut diduga berkaitan...
Yaqut Cholil Qoumas Ditahan, KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset bernilai lebih dari Rp100 miliar dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pembagian kuota tambahan haji yang diperkirakan...
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Menag Yaqut Tetap Berlaku
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menggugurkan status tersangkanya kandas di pengadilan. Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak seluruh permohonan...

