
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menegaskan arah baru pengelolaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia dan riset unggulan nasional.
Dana abadi kini difokuskan pada delapan sektor industri strategis yang tertuang dalam Asta Cita, sebagai bagian dari transformasi besar sistem beasiswa dan riset nasional.
Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto menyampaikan hal itu dalam Rapat Dewan Penyantun LPDP yang digelar di Kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kamis (31/7). Rapat dipimpin Menko PMK Pratikno dan dihadiri sejumlah menteri strategis seperti Menkeu Sri Mulyani, Menag Nasaruddin Umar, dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
“Kita harus mengubah pola pikir. LPDP bukan semata mengirim ke luar negeri, tetapi bagaimana menjadikan universitas dalam negeri bagian dari jaringan pendidikan global,” ujar Brian. Ia mendorong perluasan skema double degree dan joint supervision untuk memacu kolaborasi internasional.
Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto, melaporkan bahwa total dana abadi yang dikelola hingga Juli 2025 mencapai Rp154,11 triliun. Capaian LPDP antara lain telah menjangkau 669.144 penerima manfaat beasiswa, mendanai 3.460 proyek riset, serta mendukung 928 program kebudayaan.
Desain Program
Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan bahwa efektivitas LPDP harus dinilai dari outcome jangka panjang, bukan hanya jumlah penerima. “Desain program harus kuat secara substansi. Tambahan anggaran akan disesuaikan dengan urgensi dan dampaknya terhadap transformasi SDM dan riset,” ujarnya.
Selain fokus pada bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika), Menteri Brian menyatakan perlunya ruang bagi bidang non-STEM yang memiliki kontribusi terhadap inovasi berbasis sains.
Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menambahkan pentingnya afirmasi terhadap lembaga pendidikan agama, terutama dalam mendukung calon ulama perempuan. “Persyaratan bahasa asing perlu ditinjau agar tidak menjadi hambatan utama,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, LPDP akan menyusun rencana teknis bersama Kemendiktisaintek, Kementerian Agama, dan BRIN untuk mempercepat program SDM unggulan, riset kolaboratif, serta skema pendanaan bersama internasional. Rencana ini ditargetkan rampung akhir Agustus 2025 dan akan dituangkan dalam Keputusan Dewan Penyantun.
Transformasi LPDP ini menjadi tonggak penting menuju pembangunan SDM unggul dan peningkatan daya saing global Indonesia. Pemerintah menegaskan bahwa dana abadi pendidikan bukan sekadar alat pendukung studi, melainkan investasi strategis untuk masa depan bangsa. (tb)
Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026
NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...
Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...
Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...
Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...
Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan
NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...
Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa
NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...
Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...
Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...
DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...
Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....
Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...
Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah
BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

