Internasional

Swedia Desak Uni Eropa Bekukan Kerja Sama Dagang dengan Israel

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 1 Agustus 2025 11:12 WIB
Swedia Desak Uni Eropa Bekukan Kerja Sama Dagang dengan Israel
NEWSREAL.ID - KELAPARAN: Warga Palestina yang kelaparan menunggu bantuan makanan di lingkungan Zeitoun, Kota Gaza, Kamis, (31/7). (Foto: Anadolu)

NEWSREAL.ID, STOCKHOLM- Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson menyerukan Uni Eropa agar segera membekukan kerja sama dagang dengan Israel. Desakan ini muncul sebagai respons atas agresi Israel yang semakin brutal di Jalur Gaza, yang menurut Kristersson telah menyebabkan krisis kemanusiaan parah dan pelanggaran kewajiban internasional.

Dalam pernyataan resminya, Kamis (31/7), Kristersson menegaskan bahwa Israel telah gagal memenuhi kewajiban dasar terhadap bantuan kemanusiaan. Ia menyatakan, situasi di Gaza saat ini sangat memprihatinkan dan tak dapat dibiarkan berlanjut.

“Israel gagal memenuhi kewajiban dasar dan kesepakatan terkait bantuan darurat,” ujar Kristersson seperti dikutip dari AFP. “Swedia kemudian menuntut Uni Eropa membekukan bagian perdagangan dari Perjanjian Asosiasi sesegera mungkin,” lanjutnya.

Perjanjian Asosiasi antara Uni Eropa dan Israel merupakan dasar hubungan dagang dan politik kedua pihak. Uni Eropa sendiri adalah mitra dagang terbesar Israel, mencakup sekitar sepertiga dari total perdagangan global negara tersebut, berdasarkan data resmi Uni Eropa.

Seruan Swedia ini menambah tekanan terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang kini makin terpojok di panggung internasional. Terlebih, dua hari sebelumnya, Belanda juga mengisyaratkan akan mendorong penangguhan kerja sama dagang serupa jika Israel tetap menghalangi distribusi bantuan ke Gaza.

Menteri Luar Negeri Belanda, Caspar Veldkamp, bahkan menegaskan bahwa negaranya akan mendorong langkah konkret dalam Uni Eropa apabila kewajiban kemanusiaan tak dipenuhi oleh Israel.

Kritik Internasional

Laporan Uni Eropa yang dirilis Juni lalu juga memperkuat kritik internasional terhadap Israel. Dalam laporan itu, disebutkan bahwa Israel kemungkinan besar telah melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia sebagaimana tertuang dalam kerja sama dengan Uni Eropa.

Langkah Swedia ini terjadi di tengah gempuran diplomatik terhadap Israel, terutama setelah Inggris, Prancis, dan Kanada mengumumkan niat mereka untuk mengakui Negara Palestina pada September mendatang. Inggris dan Prancis, sebagai dua kekuatan utama di Eropa, dinilai dapat mengubah arah kebijakan kawasan terkait konflik Israel-Palestina.

Krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk sejak agresi militer Israel dimulai pada Oktober 2023. Ribuan warga sipil menjadi korban, dengan lebih dari 60.000 orang dilaporkan tewas dan ratusan ribu rumah hancur. Kekurangan makanan dan akses kesehatan turut memicu kelaparan massal dan kematian akibat malnutrisi.

Desakan dari Swedia dan negara-negara lainnya menjadi sinyal kuat bahwa komunitas internasional mulai mengambil langkah politik dan ekonomi lebih tegas terhadap Israel, sebagai bentuk tekanan untuk menghentikan kekerasan dan membuka jalur bantuan ke Gaza. (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment