
NEWSREAL.ID, Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kebijakan kontroversial Israel soal hukuman mati menuai kecaman luas. Liga Arab mendesak dunia internasional segera turun tangan sebelum situasi kian memanas.
Liga Arab mendesak komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan Keamanan, serta Mahkamah Pidana Internasional, untuk segera mengambil langkah tegas terkait undang-undang vonis mati bagi tahanan Palestina yang disahkan parlemen Israel, Knesset.
Dalam pernyataan resminya, Liga Arab menilai kebijakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional. Mereka juga menegaskan bahwa aturan itu mencerminkan praktik diskriminatif terhadap warga Palestina, serta berpotensi masuk dalam kategori kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Organisasi tersebut turut meminta agar pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebijakan ini diadili, sekaligus menyerukan adanya jaminan perlindungan internasional bagi para tahanan Palestina.
Liga Arab juga memperingatkan bahwa penerapan undang-undang tersebut dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan, sekaligus menghambat upaya menciptakan stabilitas regional yang selama ini terus diupayakan.
Penolakan PBB
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui juru bicaranya, Stéphane Dujarric, kembali menegaskan penolakan terhadap hukuman mati dalam bentuk apa pun. Ia menyampaikan bahwa Sekretaris Jenderal António Guterres meminta pemerintah Israel untuk mencabut kebijakan tersebut dan tidak menerapkannya.
Di sisi lain, Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, sebelumnya menyatakan bahwa parlemen Israel telah menyetujui undang-undang hukuman mati bagi pelaku terorisme.
Namun, laporan media Israel menyebutkan bahwa aturan tersebut berpotensi diterapkan secara selektif, terutama kepada individu yang terlibat dalam pembunuhan bermotif nasionalisme atau rasisme. Hal ini memicu kekhawatiran luas karena dinilai berpotensi hanya menyasar warga Palestina, sementara pelaku dari kelompok lain tidak diperlakukan setara.
Desakan Liga Arab menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan ini tidak hanya berdampak domestik, tetapi juga berpotensi memperburuk dinamika geopolitik kawasan, sekaligus menguji komitmen dunia internasional dalam menegakkan prinsip hak asasi manusia. (tb)
Mufti Oman Soroti Diamnya Dunia Islam, Puji Perlawanan Iran terhadap Israel
NEWSREAL.ID, SANA- Mufti Agung Kesultanan Oman, Ahmed bin Hamad Al-Khalili melontarkan kritik keras terhadap sikap dunia Islam dan komunitas internasional yang dinilai pasif atas penderitaan...
Israel Geram Disudutkan Spanyol Soal TNI Tewas di Lebanon, Balik Tuding Hizbullah
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Ketegangan diplomatik mencuat setelah Israel merespons keras pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez terkait tewasnya prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di...
Prabowo dan PM Jepang Sepakat Siap Jadi Mediator, Dorong Perdamaian Global
NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyepakati penguatan kemitraan strategis kedua negara, sekaligus menegaskan komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga...
Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Pesawat AWACS hingga A32B Dilaporkan Hancur
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Iran melancarkan serangan ke sejumlah aset militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk di Arab Saudi dan...
Spanyol Tutup Total Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran, Tolak Fasilitas Militer AS
NEWSREAL.ID, MADRID- Pemerintah Spanyol mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi penerbangan yang terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kebijakan...
Houthi Yaman Ultimatum Israel: Serangan Tak Akan Berhenti Selama Konflik Berlanjut
NEWSREAL.ID, DOHA– Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Kelompok Ansar Allah atau Houthi Yaman menegaskan akan terus melancarkan serangan terhadap Israel selama agresi ke...
Iran Siapkan Satu Juta Kombatan Hadapi Potensi Invasi AS
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Pemerintah Iran dikabarkan telah menyiapkan lebih dari satu juta kombatan untuk menghadapi kemungkinan invasi darat...
Gelombang “No Kings” Memanas, Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Trump
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gelombang penolakan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump kembali memuncak. Jutaan warga Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan turun ke jalan dalam aksi demonstrasi besar-besaran...
Houthi Resmi Turun ke Medan Perang, Jalur Laut Global Terancam Tersendat
NEWSREAL.ID, SANAA- Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Ansar Allah atau Houthi mengonfirmasi keterlibatan langsung dalam perang. Serangan rudal balistik yang diluncurkan dari...
Lebih dari 200 Keluarga Terancam Terusir, Yerusalem Timur Kian Memanas
NEWSREAL.ID, RAMALLAH- Ancaman pengusiran massal kembali membayangi warga Palestina di wilayah Yerusalem Timur. Pemerintah Palestina menyerukan intervensi internasional untuk mencegah penggusuran paksa yang berpotensi menimpa...
Rencana Lucuti Hamas di Gaza Terungkap, Ada Skema Bertahap 8 Bulan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dokumen rencana pelucutan senjata kelompok Hamas di Jalur Gaza yang disusun Board of Peace (BoP) mulai terungkap ke publik. Skema tersebut mengusulkan proses...
Iran Izinkan Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Malaysia memastikan kapal tanker minyaknya akan kembali diizinkan melintasi Selat Hormuz setelah mendapat persetujuan dari Iran di tengah ketegangan kawasan. Perdana Menteri...

