Internasional

UNRWA Peringatkan Israel, Gaza Perlu Bantuan Kemanusiaan

Tim Redaksi, Admin
Senin, 12 Januari 2026 19:53 WIB
UNRWA Peringatkan Israel, Gaza Perlu Bantuan Kemanusiaan
NEWSREAL.ID - TENDA PENGUNGSI: Anak-anak Palestina memasak makanan di antara tenda-tenda untuk para pengungsi sementara serangan Israel terhadap Gaza terus berlanjut. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, NEW YORK- Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan dampak serius dari kebijakan Israel yang mencabut izin operasional organisasi-organisasi internasional yang menjalankan misi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan pers pada Minggu (11/1/2026), Direktur Komunikasi UNRWA Jonathan Fowler mengatakan pembatasan tersebut berpotensi menghambat penyaluran bantuan di saat kondisi kemanusiaan di Gaza masih sangat memprihatinkan.

“Gaza membutuhkan lebih banyak bantuan kemanusiaan, bukan pembatasan yang justru menghalangi kerja organisasi-organisasi kemanusiaan,” tegas Fowler.

Israel diketahui telah memutuskan mencabut izin operasional puluhan organisasi internasional pada Desember 2025. Organisasi-organisasi tersebut diminta menghentikan seluruh kegiatan mereka di Gaza paling lambat Maret mendatang.

Fowler menyebut situasi di Gaza belum membaik meski terdapat perjanjian gencatan senjata. Warga sipil masih terus menjadi korban, pasokan bantuan tidak mencukupi, dan penderitaan penduduk semakin bertambah.

Kondisi kemanusiaan di wilayah kantong Palestina itu, lanjut Fowler, juga diperparah oleh badai musim dingin serta merebaknya penyakit pernapasan akibat cuaca ekstrem, sebagaimana dilaporkan Anadolu.

Paling Terdampak

Ia menekankan bahwa anak-anak menjadi kelompok paling terdampak dalam krisis ini. Bahkan, tingkat amputasi di kalangan anak-anak Gaza disebut sebagai yang tertinggi di dunia.

Sejak Oktober 2023, UNRWA masih berupaya memberikan layanan pendidikan serta dukungan psikososial bagi warga Gaza. Namun, Fowler mengakui bantuan tersebut belum mampu mengimbangi dampak jangka panjang konflik yang terus berlangsung.

Terkait pencabutan izin oleh Israel, Fowler menilai kebijakan itu semakin mempersulit operasi kemanusiaan di lapangan. Ia menegaskan bahwa hukum internasional mewajibkan Israel untuk memfasilitasi, bukan menghambat, kerja kemanusiaan.

Ia juga mengingatkan bahwa Jalur Gaza bukan bagian dari wilayah Israel, melainkan wilayah Palestina yang berada di bawah pendudukan. Menutup pernyataannya, Fowler kembali menegaskan bahwa Gaza sangat membutuhkan peningkatan bantuan kemanusiaan, sejalan dengan harapan yang muncul dari dimulainya gencatan senjata. (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...