Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Rencana Lucuti Hamas di Gaza Terungkap, Ada Skema Bertahap 8 Bulan

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 28 Maret 2026 15:54 WIB
Rencana Lucuti Hamas di Gaza Terungkap, Ada Skema Bertahap 8 Bulan
NEWSREAL.ID - SAYAP MILITER: Anggota pasukan Brigade Al Qassam, sayap militer kelompok perlawanan Hamas Palestina. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dokumen rencana pelucutan senjata kelompok Hamas di Jalur Gaza yang disusun Board of Peace (BoP) mulai terungkap ke publik. Skema tersebut mengusulkan proses bertahap selama delapan bulan dengan mekanisme timbal balik antara pihak Palestina dan Israel.

Rencana yang diajukan Direktur Jenderal BoP, Nickolay Mladenov mencakup pelucutan senjata kelompok bersenjata sebagai imbalan atas dibukanya akses bantuan kemanusiaan serta material rekonstruksi oleh Israel. Selain itu, administrasi Gaza direncanakan dialihkan kepada komite nasional bentukan BoP yang akan mengelola pemerintahan sementara di wilayah tersebut.

Pada fase awal, selama dua minggu pertama, seluruh operasi militer baik dari Hamas maupun Israel harus dihentikan. Bersamaan dengan itu, protokol kemanusiaan diberlakukan dan komite nasional mulai mengambil alih fungsi keamanan serta administrasi.

Memasuki fase kedua, proses pelucutan senjata mulai dijalankan. Hamas dan kelompok lain diwajibkan menarik serta menghancurkan senjata berat, termasuk jaringan terowongan, dalam kurun waktu hingga 90 hari. Sebagai bagian dari kesepakatan, Israel juga diwajibkan mengizinkan pembangunan hunian sementara serta meningkatkan arus bantuan ke Gaza.

Ditarik Bertahap

Jika tahapan berjalan sesuai rencana, pasukan Israel akan mulai ditarik secara bertahap dari wilayah Gaza. Proses pelucutan senjata ditargetkan selesai dalam waktu 251 hari, sebelum akhirnya masuk ke tahap rekonstruksi penuh. Namun, rencana ini masih menghadapi tantangan besar.

Hingga kini, Hamas menolak pelucutan senjata selama pendudukan Israel belum berakhir, dan menilai isu tersebut sebagai urusan internal Palestina. Di sisi lain, komitmen Israel untuk menarik pasukan dan membuka akses bantuan juga menjadi sorotan, mengingat konflik berkepanjangan yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan di Gaza sejak beberapa tahun terakhir.

Jika berhasil dijalankan, rencana ini berpotensi menjadi titik balik penting dalam mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza sekaligus membuka jalan bagi stabilitas kawasan. (dc)

Berita Terbaru

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....