
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dokumen rencana pelucutan senjata kelompok Hamas di Jalur Gaza yang disusun Board of Peace (BoP) mulai terungkap ke publik. Skema tersebut mengusulkan proses bertahap selama delapan bulan dengan mekanisme timbal balik antara pihak Palestina dan Israel.
Rencana yang diajukan Direktur Jenderal BoP, Nickolay Mladenov mencakup pelucutan senjata kelompok bersenjata sebagai imbalan atas dibukanya akses bantuan kemanusiaan serta material rekonstruksi oleh Israel. Selain itu, administrasi Gaza direncanakan dialihkan kepada komite nasional bentukan BoP yang akan mengelola pemerintahan sementara di wilayah tersebut.
Pada fase awal, selama dua minggu pertama, seluruh operasi militer baik dari Hamas maupun Israel harus dihentikan. Bersamaan dengan itu, protokol kemanusiaan diberlakukan dan komite nasional mulai mengambil alih fungsi keamanan serta administrasi.
Memasuki fase kedua, proses pelucutan senjata mulai dijalankan. Hamas dan kelompok lain diwajibkan menarik serta menghancurkan senjata berat, termasuk jaringan terowongan, dalam kurun waktu hingga 90 hari. Sebagai bagian dari kesepakatan, Israel juga diwajibkan mengizinkan pembangunan hunian sementara serta meningkatkan arus bantuan ke Gaza.
Ditarik Bertahap
Jika tahapan berjalan sesuai rencana, pasukan Israel akan mulai ditarik secara bertahap dari wilayah Gaza. Proses pelucutan senjata ditargetkan selesai dalam waktu 251 hari, sebelum akhirnya masuk ke tahap rekonstruksi penuh. Namun, rencana ini masih menghadapi tantangan besar.
Hingga kini, Hamas menolak pelucutan senjata selama pendudukan Israel belum berakhir, dan menilai isu tersebut sebagai urusan internal Palestina. Di sisi lain, komitmen Israel untuk menarik pasukan dan membuka akses bantuan juga menjadi sorotan, mengingat konflik berkepanjangan yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan di Gaza sejak beberapa tahun terakhir.
Jika berhasil dijalankan, rencana ini berpotensi menjadi titik balik penting dalam mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza sekaligus membuka jalan bagi stabilitas kawasan. (dc)
Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus
MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...
Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...
Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel
NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...
Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza
NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...
Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon
NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...
Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...
Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...
Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS
NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...
Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Kena Ledakan di Lebanon
NEWSREAL.ID, BEIRUT- Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan...
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...

