
NEWSREAL.ID, SANAA- Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Ansar Allah atau Houthi mengonfirmasi keterlibatan langsung dalam perang. Serangan rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman ke wilayah selatan Israel menjadi penanda eskalasi baru yang berpotensi berdampak global.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree menyatakan, pihaknya telah menargetkan fasilitas militer Israel sebagai bagian dari dukungan terhadap poros perlawanan yang melibatkan Iran dan kelompok di kawasan. “Kami menargetkan sasaran militer sensitif di wilayah selatan Palestina yang diduduki,” ujarnya dalam pernyataan yang disiarkan televisi.
Media Israel melaporkan sirene peringatan berbunyi di sejumlah wilayah selatan, termasuk Eilat dan kawasan Negev, setelah rudal terdeteksi meluncur dari arah Yaman. Militer Israel juga mengonfirmasi adanya ancaman tersebut.
Langkah Houthi ini disebut sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik, terutama setelah serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap target di Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran meluasnya konflik menjadi perang regional.
Tak hanya berdampak militer, keterlibatan Houthi juga berpotensi mengganggu jalur perdagangan global. Perhatian kini tertuju pada Laut Merah dan Terusan Suez, dua rute vital distribusi energi dan logistik dunia. Pengamat menilai, jika Houthi kembali melakukan blokade di wilayah strategis seperti Selat Bab al-Mandeb, maka akses menuju Laut Merah hingga Terusan Suez bisa terganggu. Dampaknya, distribusi barang dari Asia ke Eropa berpotensi tersendat dan biaya logistik melonjak.
Blokade Laut Merah
Sebelumnya, pada 2023, Houthi sempat memblokade Laut Merah dengan menyerang kapal-kapal yang menuju Israel. Aksi tersebut memaksa banyak kapal memutar jalur lebih jauh melalui Afrika, yang berdampak pada kenaikan biaya dan waktu pengiriman.
Situasi kini semakin kompleks karena potensi “double choke point” atau dua titik hambatan utama perdagangan global, yakni Selat Hormuz dan Terusan Suez. Jika keduanya terganggu, efeknya bisa meluas ke ekonomi global. Selain itu, serangan dari Yaman juga diperkirakan menambah tekanan terhadap sistem pertahanan udara Israel yang sebelumnya sudah menghadapi serangan dari berbagai arah, termasuk dari Lebanon dan Iran.
Di sisi lain, dinamika politik juga ikut memanas. Sejumlah analis menilai eskalasi ini bisa memperluas konflik yang melibatkan lebih banyak aktor kawasan, sekaligus meningkatkan ketidakpastian geopolitik global. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Teheran terkait keterlibatan terbaru Houthi.
Namun, hubungan keduanya selama ini dikenal cukup dekat, meski Houthi kerap menegaskan independensi dalam pengambilan keputusan militernya. Dengan keterlibatan langsung Houthi, konflik yang sebelumnya terpusat kini berpotensi melebar ke jalur laut strategis. Jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya tak hanya dirasakan di medan perang, tetapi juga pada stabilitas ekonomi dan perdagangan dunia. (tb)
Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz
TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....
Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz
JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....
Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang
TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....
Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo
*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...
Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...
Tiba di Rusia, Prabowo Pererat Kemitraan Kedua Negara
MOSKOW, newsreal.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat...
Trump Ancam Blokade Selat Hormuz Pasca-perundingan Gagal Total
JAKARTA,newsreal.id – Presiden Donald Trump berencana melakukan blokade di Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan Amerika Serikat usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran di...
Harga Minyak Langsung Naik, Usai AS & Iran Gagal Berunding
JAKARTA,newsreal.id – Perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad Pakistan gagal karena berbagai alasan. Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian dunia, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia....
Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus
MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...
Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz
NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...
Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan
TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...
Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...

