Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 3 April 2026 22:20 WIB
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran
NEWSREAL.ID - ANTI PERANG: Para demonstran mengecam perang AS-Israel terhadap Iran selama unjuk rasa di Times Square untuk Hari al-Quds di Manhattan, Kota New York, AS, Jumat, (13/3/2026). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang telah lama dianut Austria.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Austria, Kamis (2/4/2026) mengonfirmasi adanya sejumlah permintaan dari Washington, sebagaimana dilaporkan penyiar publik ORF. Namun, jumlah pasti permintaan tersebut tidak diungkapkan.

Meski menolak, pemerintah Austria tidak memberlakukan larangan total terhadap seluruh penerbangan AS. Setiap permintaan akan tetap ditinjau secara individual sesuai dengan kebijakan netralitas yang berlaku.

Sikap ini juga mendapat dukungan dari partai oposisi Partai Sosial Demokrat Austria. Ketua SPO di Austria Hilir, Sven Hergovich mendesak pemerintah agar konsisten menolak seluruh bentuk dukungan militer, termasuk penerbangan logistik.

Sikap Eropa

Ia juga menyinggung langkah serupa yang diambil sejumlah negara Eropa seperti Spanyol, Prancis, Italia, dan Swiss dalam merespons konflik tersebut.

Sebelumnya, Spanyol dilaporkan telah menutup wilayah udaranya untuk penerbangan militer terkait konflik, sementara Italia menolak permintaan pendaratan pesawat AS di pangkalan militernya di Sisilia.

Konflik kawasan memanas sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke sejumlah negara di kawasan, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Eskalasi ini memicu korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan penerbangan internasional. (dc)

Berita Terbaru

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....