Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Spanyol Tutup Total Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran, Tolak Fasilitas Militer AS

Tim Redaksi, Admin
Senin, 30 Maret 2026 20:39 WIB
Spanyol Tutup Total Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran, Tolak Fasilitas Militer AS
NEWSREAL.ID - Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MADRID- Pemerintah Spanyol mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi penerbangan yang terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Kebijakan ini sekaligus menegaskan sikap Madrid yang menolak keterlibatan dalam konflik tersebut.

Perdana Menteri Pedro Sánchez menyatakan bahwa negaranya tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer di Rota (Cádiz) dan Morón de la Frontera (Sevilla) untuk mendukung operasi yang disebut sebagai “Operasi Epic Fury”.

“Kami telah menolak penggunaan pangkalan Rota dan Morón untuk perang ilegal ini. Semua rencana penerbangan yang terkait operasi di Iran telah ditolak,” ujar Sánchez seperti dikutip media Spanyol.

Selain menutup akses pangkalan, Spanyol juga menolak penggunaan wilayah udaranya bagi pesawat militer AS, termasuk yang berangkat dari negara lain seperti Inggris dan Prancis. Namun, pengecualian tetap diberikan untuk kondisi darurat, seperti pendaratan mendesak.

Meski demikian, aktivitas militer AS yang berada dalam kerangka kerja sama bilateral tetap berjalan, termasuk dukungan logistik bagi sekitar 80 ribu personel militer AS di Eropa.

Harus Dipidahkan

Keputusan ini berdampak pada strategi militer AS. Sejumlah pesawat tanker seperti KC-135 yang sebelumnya ditempatkan di Spanyol harus dipindahkan ke negara lain, seperti Prancis dan Jerman, untuk mendukung operasi udara.

Di sisi lain, AS akhirnya mengalihkan penempatan pesawat pengebom ke pangkalan di Inggris, termasuk RAF Fairford. Langkah ini diambil setelah rencana penggunaan pangkalan di Spanyol tidak mendapat persetujuan.

Pemerintah Spanyol menegaskan bahwa mereka tidak dapat mendukung operasi militer yang tidak berada di bawah payung organisasi multilateral seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, NATO, atau Uni Eropa, serta tidak sesuai dengan hukum internasional.

Sikap ini mencerminkan posisi Spanyol yang cenderung menjaga netralitas di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang kian meluas, sembari tetap mempertahankan komitmen terhadap prinsip hukum internasional dan stabilitas global. (tb)

Berita Terbaru

Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus

MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...

Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...

Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan

TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...

Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...

Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel

NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...

Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza

NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...

Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon

NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Global 2,4 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan harga pangan global mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen pada Maret 2026. Lonjakan ini dipicu meningkatnya biaya energi akibat...

Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Konflik Kian Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran dilaporkan menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk melakukan gencatan senjata selama 48 jam di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur...

Macron Ajak Negara Dunia Kurangi Ketergantungan pada AS

NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan sejumlah negara untuk bersatu dan membangun kemandirian global tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Seruan tersebut disampaikan saat ia...

Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Kena Ledakan di Lebanon

NEWSREAL.ID, BEIRUT- Kabar duka kembali datang dari misi perdamaian Indonesia di Lebanon. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dilaporkan...

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serang Iran

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer terhadap Iran. Penolakan ini didasarkan pada prinsip netralitas militer yang...