
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Militer Iran menyatakan siap menyerang infrastruktur vital, termasuk energi dan fasilitas penyedia air bersih, jika serangan terhadap wilayahnya terus berlanjut.
Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Komando Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, yang menegaskan bahwa fasilitas desalinasi dan infrastruktur teknologi informasi akan menjadi sasaran potensial.
Ancaman ini muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran. Trump meminta Teheran membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur energi utama.
“Jika Iran tidak membuka Selat Hormuz sepenuhnya, Amerika Serikat akan menghancurkan fasilitas energinya,” tulis Trump dalam pernyataannya di media sosial.
Menanggapi tekanan tersebut, Iran memperingatkan bahwa serangan terhadap pembangkit listriknya akan dibalas dengan langkah yang jauh lebih luas, termasuk melumpuhkan pasokan air dan energi di kawasan Teluk. Bahkan, peringatan sebelumnya dari tokoh keamanan Iran menyebutkan bahwa seluruh wilayah bisa mengalami pemadaman dalam waktu singkat jika jaringan listrik Iran diserang.
Situasi ini mempertegas eskalasi konflik sejak serangan 28 Februari 2026 ke Iran, yang memicu rangkaian aksi balasan dari Teheran. Iran sebelumnya telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan, yang dilaporkan menewaskan sejumlah personel militer.
Tidak hanya itu, Iran juga sempat merealisasikan ancamannya dengan menutup Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi global yang berdampak signifikan terhadap lonjakan harga minyak dunia hingga mendekati 150 dolar AS per barel.
Ketegangan Meningkat
Ketegangan semakin meningkat setelah serangan terhadap ladang gas Iran di Pars Selatan pada 19 Maret lalu, yang kemudian dibalas Teheran dengan menyerang fasilitas energi di Qatar, Arab Saudi, dan Kuwait. Salah satu dampak terbesar terjadi di kompleks gas alam cair (LNG) Ras Laffan di Qatar, yang mengalami kerusakan serius.
Kondisi tersebut memaksa perusahaan energi negara Qatar, QatarEnergy, menetapkan status force majeure pada kontrak jangka panjangnya. Dampaknya meluas hingga ke sejumlah negara mitra seperti Italia, Belgia, Korea Selatan, dan Tiongkok yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan tersebut.
Selain sektor energi, ancaman Iran terhadap fasilitas desalinasi menjadi perhatian serius. Di kawasan Teluk yang minim sumber air tawar, instalasi desalinasi menjadi tulang punggung penyediaan air bersih.
Lebih dari 400 pabrik desalinasi beroperasi di sepanjang pesisir Teluk Arab, memasok sebagian besar kebutuhan air di negara-negara seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman, dan Arab Saudi.
Sebagai gambaran, sekitar 90 persen pasokan air di Kuwait dan lebih dari 70 persen di Arab Saudi bergantung pada teknologi ini. Jika fasilitas tersebut terganggu, dampaknya tidak hanya pada kebutuhan domestik, tetapi juga terhadap stabilitas ekonomi dan sosial di kawasan.
Eskalasi terbaru juga ditandai dengan serangan balasan Iran terhadap target di Israel, termasuk wilayah Dimona dan Arad, yang dilaporkan menyebabkan ratusan warga mengalami luka-luka. Serangan tersebut diklaim berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel.
Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah pada titik rawan konflik yang lebih luas. Ancaman terhadap infrastruktur vital seperti energi dan air dinilai dapat memicu krisis kemanusiaan dan ekonomi yang tidak hanya berdampak regional, tetapi juga global.
Sejumlah pengamat menilai, jika eskalasi ini terus berlanjut tanpa adanya jalur diplomasi, maka risiko gangguan pasokan energi dunia dan krisis air di kawasan Teluk akan semakin besar. (dc)
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....
IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...
Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...
Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...
Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied
NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...
Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...
Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak
NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...
AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...
Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan
NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...
Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...
Eropa Kompak Tolak Ajakan AS Kirim Pasukan ke Selat Hormuz
NEWSREAL.ID, BRUSSELS- Negara-negara Eropa menolak seruan Amerika Serikat untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri...

